5 Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa

Diposting pada

Tahukan Anda Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa? Dewasa ini susu kambing mulai terkenal di masyarakat.

5 Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa
5 Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa

Susu yang dihasilkan dari jenis kambing peranakan etawa semakin dicari – cari oleh konsumen berkat khasiatnya yang bisa mengatasi berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.

Dengan semakin meningkatnya konsumen susu kambing ini maka akan membuat bisnis atau usaha beternak kambing peranakan etawa ini tampak menjanjikan.

Sehingga telah banyak peternak kambing etawa yang bersaing untuk meningkatkan produksi susu kambing etawa peliharaannya.

Baca Juga : Ciri Kambing Peranakan Etawa (Pe) Mandul

Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa

Dalam budidaya kambing peranakan etawa (PE) yang fokus pada produksi susu, maka terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Berikut ini adalah beberapa Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa :

1. Usia Kambing

Kambing PE akan bisa berproduksi secara maksimal pada di usia laktasi ke-3 sampai laktasi ke-7.

Biasanya jika dibawah laktasi ke-3, produksi susu yang dihasilkan belum maksimal. Untuk hasil produksi yang dihasilkan selama ini terbanyak lebih kurang sebanyak 1 liter/ekor/hari.

Namun, jika kambing telah mencapai usia diatas 7 kali dari masa laktasi maka produksi susu biasanya juga akan mulai menurun.

Hal ini bisa terjadi karena faktor usia pada masing – masing ternak yang berbeda. Jika menginginkan hasil yang maksimal dengan cara yang cepat, disarankan untuk membeli kambing saat usia laktasi yang ke-2, sehingga nantinya tidak akan menunggu waktu yang lama agar bisa mendapatkan hasil susu yang maksimal.

2. Makanan Kambing

Selain faktor usia pada kambing PE, faktor makanan juga memegang peranan hampir 90% dalam usaha budidaya kambing etawa ini.

Agar hasil susu kambing yang dihasilkan bisa maksimal maka kambing etawa sebaiknya diberikan makanan yang sifatnya alami atau makanan tambahan.

Untuk makanan alami biasanya terdiri dari berbagai macam jenis daun seperti daun pepaya atau daun katuk. Dedaunan ini sangat efektif untuk meningkatkan jumlah produksi susu harian yang dihasilkan oleh kambing PE.

Untuk dosis pemberian daun ini tidak perlu terlalu banyak, tetapi usahakan harus ada saat waktu pemberian makan.

Selain dengan memberikan makanan jenis dedaunan, makanan eksternal atau ektra fooding juga bisa digunakan sebagai pemacu agar produksi susu kambing PE menjadi semakin meningkat karena didalamnya terdapat kandungan protein yang tinggi, seperti kedelai, kulit kedelai, ampas bir, ampas tahu dan kulit gandum atau polard.

Jika peternak kambing PE memperhatikan jenis makanan yang diberikan untuk hewan ternaknya, maka susu yang dihasilkan nantinya juga semakin bagus kualitasnya.

Kambing PE akan memproduksi susu dengan maksimal saat usia laktasi hari ke-1 sampai hari ke-60. Sementara pada hari ke-61 nya akan terjadi penurunan jumlah produksi susu hingga akan berjalan stabil seiring berjalannya waktu.

Berikut ini beberapa makanan kambing terbaik yang bisa diberikan :

  • Daun orok-orok

Makanan jenis daun orok-orok  dapat menaikan produktivitas susu kambing etawa sekitar 3,4 liter susu dalam setiap harinya.

Perlu diingat bahwa jumlah tersebut tentunya jauh lebih banyak dibandingkan jumlah sebelu diberi makanan daun orok orok karena biasanya hanya menghasilkan sekitar 2 liter susu saja.

Daun ini mengandung protein yang terbilang sangat tinggi mencapai 25-27 persen. Untuk pemberian pakannya bisa dengan cara mencampurkannya dengan kosentrat.

  • Daun Tarum

Pemberiannya bisa dicampurkan dengan bahan pakan lainnya seperti singkong. Komposisi yang digunakan adalah 3 kg daun tarum, 1 kg daun singkong, 1 kg ampas tahu, 1,5 kg konsentrat dan 2 kg rumput gajah.

Setelah pemberian ini menurut beberapa studi produksi susu kambing akan meningkat sebanyak 30 %.

  • Ampas tapioka dan limbah kulit singkong

Jenis limbah ini mampu meningkatkan produksi susu dan tentunya juga bisa memberikan rasa yang segar terhadap susu yang baru dipanen.

Kedua jenis limbah ini bisa didapatkan dengan mudah di pabrik tapioka dengan harga yang terjangkau.

  • Daun Pepaya

Pakan alternatif terbaik yang bisa diberikan adalah daun pepaya. Daun pepaya dimanfaatkan untuk pakan dengan cara diolah menjadi biskuit agar dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Pakan yang sudah jadi dapat diberikan setidaknya 2 kali dalam sehari yakni pagi dan sore hari sebanyak 2-3 buah. Sebelum memberikan pakan alangkah baiknya mencampur dengan kontrat terlebih dahulu.

Dalam prakteknya penggunakan pakan daun pepaya mampu meningkatkan produksi susu kambing bisa mencapai 40 %.

  • Daun katuk

Pakan daun katuk bisa diolah menjadi wafer. Wafer daun ini mampu meningkatkan produksi susu kambing dengan cepat.

Proses pemberian dapat dilakukan saat pagi dan sore hari. Pemberian pakan ini akan menghasilkan aroma susu yang bebas dari bau prengus.

  • Buah pepaya muda dan umbi singkong

Potongan umbi singkong dan pepaya muda saat baik untuk dimanfaatkan dalam proses peningkatan produksi susu pada kambing.

Bahan ini banyak dimanfaatkan oleh peternak karena bahannya mudah didapatkan dan kita sendiri juga bisa menanamnya sehingga dapat meminimalkan pengeluaran untuk pakan ternak.

3. Lokasi Peternakan

Usahakan kandang untuk kambing PE dibuat senyaman mungkin. Untuk jenis atap yang digunakan dalam pembuatan kandang kambing ini tidak diperbolehkan menggunakan atap jenis seng, karena atap dengan jenis seng akan membuat kambing PE kepanasan disiang hari dan merasa kebisingan saat turun hujan sehingga akan memicu timbulnya stress pada kambing.

Apabila kambing sudah mengalami stress, akan memberikan pengaruh terhadap kualitas produksi susu yang dihasilkan nantinya.

Selain memperhatikan jenis atap yang akan digunakan, sebisa mungkin usahakan keadaan disekitar lingkungan kandang selalu sepi.

Hal ini bertujuan agar kambing bisa tenang dan maksimal untuk beristirahat dan hanya petugas pemerah susu saja yang diperbolehkan untuk masuk ke kandang.

4. Anak Kandang

Ketahuilah Anak kandang mempunyai peran yang sangat penting dalam ini. Anak kandang yang bisa menyayangi ternak akan bisa membantu meningkatkan produksi susu harian.

Terutama saat proses pemerahan susu kambing. Pemijatan ambing susu yang baik oleh anak kandang maka akan membuat kambing merasa nyaman saat susunya mulai diperah.

Hal ini dapat dikenali dari tanda-tanda kambing tidak bergerak-gerak apalagi berteriak. Dengan nyamannya kambing maka secara tidak langsung akan berdampak pada kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan.

5. Lakukan pemijahan ambing

Sebelum dilakukan proses pemerahan ambing terlebih dahulu dibasuh dengan menggunakan air yang hangat, kemudian dipijat dengan posisi telapak tangan keatas seperti saat memegang mangkok. Proses pemijahan ini setidaknya sekitar  2 sampai 5 menit.

Proses pemijahan ini bila dilakukan secara terus meneris akan meningkatkan produksi susu hingga 25 % dari total susu yang dihasilkan kambing sebelumnya.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai pembahasan Cara Meningkatkan Produksi Susu Kambing Peranakan Etawa. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *