13 Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir

Diposting pada

Bagaimana Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir? Ketika kucing melahirkan, mereka akan pergi untuk mencari makanan atau minuman untuk para anaknya selama 6 jam lamanya.

13 Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir
13 Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir

Setelah itu mereka akan kembali ke tempat melahirkan tadi lalu membersihkan para bayi kucing tersebut.

Namun, ada kalanya si induk kucing kurang bersih membersihkan sisa-sisa plasenta pada tubuh si bayi kucing sehingga mereka tidak mau mengurus para anaknya, untuk itu sangat diperlukan peran manusia untuk membantu merawatnya.

Namun, tidak asal merawat ya, karena ada cara tersendiri bagaimana merawat kucing yang benar agar mereka bisa tumbuh dengan baik.

Baca Juga : Ciri Kucing Yang Akan Melahirkan

Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir

Berikut adalah Cara Merawat Anak Kucing Yang Baru Lahir yang harus Anda lakukan :

1. Bersihkan plasenta yang tersisa pada anak kucing

Mengingat sang induk terkadang kurang bersih membersihkan plasenta yang menempel pada anaknya, maka bersihkanlah sisa-sisa plasenta dengan menggunting sisa ari-arinya dan gunakanlah alas tangan, misa dengan sarung tangan yang terbuat dari plastik atau menggunakan lap kain.

Penggunaan alas tangan ini bertujuan agar anak kucing tidak terkontaminasi dengan bau manusia, karena ketika mereka tercium bau manusia maka otomatis sang induk tidak mau mengurusnya.

Jika sisa plasenta tidak dibersihkan pada anak kucing kemungkinan terbesarnya adalah anak kucing tidak bisa bernafas jadi sangatlah berbahaya.

Pada beberapa kasus juga, anak kucing yang bar lahir mereka sering sekali mengalami sakit-sakittan karena kurangnya asupan susu hingga gizi dari induknya, apalagi sang kucing sering disentuh oleh manusia dan juga induk kucing kurang makan.

2. Menaruh anak kucing di dekat induk kucing

Bisa jadi plasenta yang dibersihkan oleh induk kucing masih ada sisa-sisa yang menempel pada anak kucing.

Hal ini menjadikan sang induk kucing tidak mau mendekat, untuk itu cobalah menaruh anak kucing di dekat sang induk kucing setelah dibersihkan hingga bersih.

3. Sediakan penghangat tubuh kucing

Untuk menghangatkan anak kucing, anda bisa menyediakan kain atau selendang yang dampar digunakan sebagai media penghangat tubuh.

Selain itu anda bisa juga menempatkan pada kandang dan memberinya lampu pijar agar kehangatan tubuh anak kucing terjaga.

4. Memberi susu kepada anak kucing

Ada juga induk kucing yang acuh tak acuh terhadap anaknya sehingga tidak mau menyusuinya walaupun mereka sudah diletakkan dekat induknya.

Guna menghindari kekurangan asupan gizi dari susu pada anak kucing, maka anda bisa memberinya minuman susu khusus buat kucing atau menggunakan susu SGM 1.

Jikalau anda memilih menggunakan susu SGM 1, pastikan bahwa anda telah memasak air untuk susu benar – benar matang agar si kuman mati dan tidak tercampur juga di susu yang anda buat.

Sebaiknya anda menggunakan pipet kecil untuk pemberian susunya dan pastikan bahwa anda menggunakan alas ketika menyentuh kucing-kucing tersebut.

5. Pemberian stimulasi agar kucing bisa BAB

Secara umum kucing yang baru dilahirkan tidak bisa melakukan BAB dengan sendirinya. Oleh karena itu kita harus membantu agar kotoran kucing dapat dengan mudah keluar dari kucing.

Pemberian simulasi ini bisa dilakukan dengan cara menggosok perut kucing dan anus kucing. Ingat lakukanlah secara lembut menggunakan tisu atau bola kapas yang telah dibasahi dengan air yang hangat.

6. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Salah satu hal yang penting dalam menentukan pertumbuhan kucing adalah kebersihan lingkungan yang ada disekitarnya.

Jika lingkungan bersih maka bisa menambah daya imunitas pada anak kucing. Kebersihan lingkungan juga dapat mengurangi tingkat kelembaban sehingga akan jauh dari serangan hama dan penyakit. Seperti hama kutu dan penyakit kulit.

7. Perhatikan kebersihan tubuh kucing

Kebersihan pas ani kucing sangat perlu diperhatikan terutama pada bagian pusar dan anus yang mana bagian tersebut adalah bagian yang mudah sekali kotor, sehingga bisa jadi sebagai tempat sarang kuman dan penyakit yang menyebabkan kucing sakit-sakitan.

8. Bersihkan mata kucing secara rutin

Bagian kucing yang harus selalu dan sering untuk dibersihkan dibandingkan dengan bagian yang lainnya adalah mata kucing.

Produksi air mata yang berlebihan akan mengakibatkan mata anak kucing terdapat endapan kotoran sehingga bisa mengganggu penglihatan.

Kontoran tersebut akan mengumpul disekitaran mata, hal inilah yang menyebabkan kucing belekan.

Cara membersihkannya cukup mudah yaitu dengan menggunakan kain lembut ataupun kapas yang telah diberikan air hangat. Kemudian usapkanlahpada bagian mata kucing hingga bersih.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan menggosok kotongan dengan kasar agar mata kucing terhindar dari infeksi. Pembersihan ini bisa dilakukan setiap hari agar mata lebih sehat.

9. Melatih membuang kotoran kucing

Sekitar usia kucing menginjak 4 minggu, pemilik sudah bisa mengajarkannya cara membuang kotoran ditempat yang disediakan atau litter box.

Setelah kucing makan, letakannya di litter box yang telah ditaburi pasr diatasnya. Kemudian ambil kaki kucing dan ajarkan bagaimana cara menggaruk pasir dan menutup pasir.

Proses ini sebenarnya sudah termasuk naluri kucing sehingga hanya beberapa kali untuk mengajarinya dipastikan kucing akan mudah memahami.

10. Melatih pergerakan kucing

Pada umur 3 mingguan anda bisa melatih anak-anak kucing untuk menggerakkan otot hingga syarafnya dengan cara memberinya bola atau bandul agar kucing tersebut lebih aktif.

Anda juga bisa mengelus ataupun membelai anak kucing tersebut dengan lembut agar mereka lebih nyaman.

11. Jangan memberi makanan padat

Ketahuilah bahwa pencernaan anak kucing yang baru lahir belum sempurna dan masih dalam proses berkembang. Lambung belum sepenuhnya bisa mengelolah dan menyerap nutrisi dari makanan-makanan yang padat.

Sehingga pemberian makanan yang padat harus ditunda hingga lambung kucing benar-benar mampu untuk mengelolahnya.

12. Memegang dan menyentuh dengan lembut

Anak kucing seperti halnya manusia yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. cara menunjukan perhatian dan kasih sayang terhadap anak kucing salah satunya dengan membiarkan mereka menyusup ke tubuh Anda untuk bisa mendapatkan kehangatan.

Kemudian Anda juga bisa mengusap dan memegangnya dengan lembut. Hal ini juga bisa menambah kedekatan secara emosional dengan Anda.

13. Menyapih

Secara umum induk kucing akan merawat anaknya hingga 4 minggu. Apabila induk masih merawat lebih dari 4 minggu, Pemilik atau Anda bisa membantu proses penyapihannya.

Hal ini dilakukan agar perkembangbiakan kucing bisa berjalan dengan cepat. cara penyapihan bisa dilakukan dengan memberikan susu pada mangkuk dan makanan yang tidak padat agar membantu anak kucing lepas dari induknya.

Penjelasan mengenai Cara merawat kucing yang baru lahir di atas tentunya akan membantu Anda untuk mengurangi risiko kematian pada anak kucing yang baru dilahirkan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Mengobati Penyakit Muntah Cacing Pada Kucing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *