7 Cara Ternak Burung Anis Kembang Hingga Menghasilkan Anak

Diposting pada

Tahukah Anda bagaimana Cara Ternak Burung Anis Kembang? Zoothera interpres atau burung anis kembang atau yang lebih dikenal dengan sebutan punglor kembang dan anis cacing ini hidup di hutan-hutan bagian Asia Tenggara.

7 Cara Ternak Burung Anis Kembang Hingga Menghasilkan Anak
7 Cara Ternak Burung Anis Kembang Hingga Menghasilkan Anak

Tapi sayangnya populasi dari spesies burung penyanyi ini dari tahun ke tahun semakin berkurang. Menurut wikipedia, kebun binatang Chester yang hanya memiliki anis kembang dari luar Asia harus mati pada tahun 2007. Menurut penelitian populasi ini semakin sedikit pada akhir tahun 2009 silam.

Untuk mengetahui jenis kelamin burung cantik ini pun agak sedikit sulit karena jenis ini termasuk burung monomorfik atau tidak ada perbedaan fisik dari si jantan dan betina.

Hanya dengan mengenali bagian mata dan kelopakm bulu dan cara berdirinya sajalah kamu dapat membedakan jenis kelaminnya lho.

Tapi tidak ada salahnya jika kamu ingin membudiyakan serta merawatnya. Dengan membantu melakukan kegiatan ini maka kamu dapat memperbaiki peringkat kepunahannya ke yang lebih baik lagi.

Baca Juga : Cara Mengatasi Burung Anis Merah Over Birahi

Habitat Burung Anis Kembang

Di habitat aslinya burung ini sering disebut sebagai anis cacing, Dimana ia tumbuh dan hidup baik di hutan-hutan yang berada di asia tenggara.

Ketahuilah bahwa dialam liar burung ini merupakan salah satu burung penyanyi yang masuk kedalam keluarga Turdidae. Namun saat pertama kali burung ini ditemukan dimasukan kedalam kelompok burung sikatan enggano

Setelah dilakukan pengamatan dan penelitihan lebih mendalam maka jenis burung ini dikategorikan kepada jenis burung sendiri.

Penyebaran burung anis kembang di wilayah indonesia bisa kita jumpai hampir ada di seluruh wilayah indonesia, diantaranya adalah Sunda Besar dan Nusa Tenggara serta terdapat juga di Filifina.

Saat ini kita akan sulit menemukan jenis burung ini dihabitat aslinya, hal ini disebabkan adanya pemburuan secara besar-besaran oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan juga terjadi kerusakan hutan yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi dan semakin parah.

Bila ingin menemukan jenis burung ini kita bisa dengan mudah menemukannya di wilayah Flores dan Kalimantan. Di Indonesia kita ketahui bahwa hutan masih terbilang cukup luas namun burung jenis ini dapat hidup baik pada wilayah-wilayah hutan sekunder dan hutan primer yang mempunyai ketinggian sekitar 200 hingga 1300 dpl.

Karakteristik Anis Kembang

Ya, jenis burung ini ternyata adalah tipe burung yang mudah bosan dan sangat sensitif. Untuk itu kamu harus memeberikan perhatian ekstra pada jenis ini, terlebih lagi pada setiap kebiasaannya.

Tempat yang sejuk dan dingin adalah salah satu kesukaannya. Jadi usahakan untuk menempatkan kandang atau sangkar agak jauh dari sinar matahari langsung.

Cara Ternak Burung Anis Kembang

Untuk Anda yang suka dan hobi burung. Berikut adalah beberapa tahapan dan Cara Ternak Burung Anis Kembang yang harus dilakukan :

1. Kandang atau Sangkar

Persediaan tempat yang nyaman adalah jalan utama agar burung anis kembang bisa berkembangbiak secara baik. Paling tidak kamu menyediakan sangkar yang bagus agar si anis kembang terhindar dari stress.

Ya, walaupun jenis ini tidak mengharuskan sangkar yang spesial. Namun tidak ada salahnya jika kamu menginginkan sangkar yang lebih profesional, apalagi jika pengembangbiakkan ini dalam jumlah yang tidak sedikit.

Buatlah kandang atau sangkar yang berbahan dasar kayu. Kamu pun bisa membuatnya dengan ukuran yang tidak terlalu besar, yaiti 50x50x50.

Make sure tempat yang kamu buat bisa memudahkan kamu dalam melakukan pembersihan, aman dari pemangsa dan ditempatkan di tempat yang aman dan tidak sering dilalui oleh orang – orang.

2. Memilih Bibit

Bibit atau induk burung adalah salah satu kunci dari keberhasilan dalam budidaya atau ternak.

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam menentukan dan memiliki bibit burung adalah tidak cacat dan burung aktif dalam bergerak. Setelah itu terpenuhi baru bisa dilakukan proses perjodohan.

Burung yang bisa dijadikan sebagai indukan yakni telah mencapai umur lebih dari 1 tahun untuk jantan dan 2 tahun untuk indukan betina.

3. Perjodohan

Menempatkan burung betina ke dalam sangkar merupakan langkah aman agar antara jantan dan betina dapat saling mengenal satu sama lain.

Tapi ingat, penempatan dalam satu kandang dilakukan setelah ketertarikan sudah ada diantara mereka. Jadi sebelumnya letakkan mereka di dalam kandang yang berbeda tapi masih bersebelahan.

4. Pemberian Pakan

Untuk mendapatkan perkawinan diantara mereka pun kamu harus menyediakan bahan pakan ekstra. Jangkrik dan cacing tanah misalnya dapat membuat kedua jenis tersebut cepat melakukan perkawinan.

Merawatnya pun kamu bisa memberikan cacing tanah 2 ekor yang rutin diberikan pada pagi dan sore hari. Kemudian 1 sendok teh kroto di pagi hari atau saat pengembunan dan berilah buah beberapa kali sehari, seperti apel dan pepaya.

5. Pemberian Vitamin

Setelah burung kawin maka langkah selanjutnya kamu dapat memberikan vitamin khusus. Pemberian vitamin ini dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas telur dan daya tahan burung setelah menetas.

6. Pasca Bertelur

Tetap ciptakan suasana nyaman dan terhindar dari orang banyak. Usahakan untuk tidak terlalu sering menjenguknya karena kegiatan ini dapat membuatnya stress dan telur pun tidak akan membuahkan hasil. Burung ini akan mengerami telur kurang lebih selama 14 hari. Jadi jaga jarak ya.

Kamu tidak perlu repot – repot merawat anis kembang ini lho. Jika menginginkan burung yang ahli bergacor ria, perawatannya tidak sesulit yang kamu bayangkan.

  • Mandikan anis kembang setiap pagi hari secara rutin (kamu juga bisa memandikannya pada malam hari tapi hanya sesekali saja)
  • Jemurlah dari pagi hari (saat pengembunan) hingga pukul 8 atau kurang lebih 1 sampai 2 jam dengan menempatkan kandang di area yang mudah matahari untuk menangkapnya
  • Pada saat pengembunan itu lah kamu sekaligus dapat memberikan pakan seperti cacing tanah dan kroto.

7. Merawat Anak Burung

Perkembangan telur yang baik apabila telah berhasil menetas. Tentunya sebagai pemilik bisa membiarkan indukan burung merawat anaknya dengan sendiri atau anda yang melakukan merawatnya seperti memberikan makanan pada anak burung.

Pada saat memberi makan atau meloloh anak burung gunakanlah power yang telah diaduk dengan menggunakan air agar tidak keras dan jauh lebih lunak dan encer.

Selain itu Anda juga harus memberikan Extra Food yaitu berupa cacing tanah yang telah dilakukan pembersihan serta di haluskan atau dicincang.

Mudah, bukan?

Demikianlah ulasan lengkap yang membahas tentang Cara Ternak Burung Anis Kembang Hingga Menghasilkan Anak. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Membedakan Burung Anis Merah Jantan dan Betina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *