Ciri, Jenis, Klasifikasi dan Habitat Hewan Kelelawar

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri, Jenis, Klasifikasi dan Habitat Hewan Kelelawar? Sebagai satu satwa yang populer, tentunya banyak peneliti yang meriset binatang kelelawar.

Ciri, Jenis, Klasifikasi dan Habitat Hewan Kelelawar
Ciri, Jenis, Klasifikasi dan Habitat Hewan Kelelawar

Oleh karena penelitian ini, ahli biologi bisa memetakan hewan kelelawar dengan lengkap termasuk mengetahui ciri, jenis, klasifikasi dan habitatnya.

Untuk Anda yang masih belum mengetahui ciri, jenis dan klasifikasi kelelawar, maka kami akan menjelaskannya secara detil di artikel ini.

Silakan Anda menyimak siapa tahu apa yang akan kami jelaskan tersebut bisa Anda jadikan sebagai informasi yang penting. Ini ulasan selengkapnya:

Hewan Kelelawar

Hewan kelelawar merupakan hewan yang cukup populer di Indonesia. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun banyak yang mengetahuinya, bahkan merasa takut jika berjumpa dengannya. Rasa takut ini beralasan, apalagi jika melihat kelelawar yang sedang terbang di malam hari.

Kelelawar memang bergerak di malam hari untuk mencari makanan. Maka dari itu, orang banyak menjumpainya selepas senja dibandingkan saat siang hari.

Kalau siang hari, hewan ini akan tidur serta mencari tempat yang sekiranya jauh dari jangkauan manusia.

Menurut para peneliti, hewan malam ini mempunyai mata yang sensitif terhadap cahaya. Menurut mereka, hewan ini tidak akan bisa melihat jika ada cahaya yang cukup kuat di dekatnya.

Oleh sebab itu, warga sering menemukannya di dalam gua yang identik dengan hitam dan gelap daripada di kawasan yang terang.

Ciri-Ciri Kelelawar

Sesuai riset ahli, ternyata kelelawar mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan binatang malam yang lain.

Menurut temuan tersebut, ciri-ciri paling dominan dari kelelawar ialah memiliki bentuk tubuh yang kecil dengan bentuk sayap yang unik.

Menurut riset yang sama, ternyata ciri-ciri kelelawar tidak hanya soal bentuk tubuh dan sayap saja, tetapi juga ada ciri-ciri atau karakteristik yang lain.

Nah, di bawah ini akan kami jelaskan tentang ciri-ciri yang dimaksud. Ini dia ciri-cirinya:

1. Lebih Mengandalkan Pendengaran daripada Penglihatan

Ciri-ciri kelelawar yang pertama ialah, hewan ini lebih mengandalkan pendengaran daripada penglihatannya.

Para pakar hewan telah meriset kalau hewan ini memiliki indera pendengaran yang cukup kuat hingga mampu menyimak pergerakan benda dengan baik. Maka dari itu, hewan ini bisa terbang di tempat yang sempit tanpa menabrak benda.

Masyarakat juga banyak yang menyimpulkan kalau hewan ini sering keluar di malam hari, karena di siang hari suasana sangat ramai sehingga dikhwatirkan mengganggu konsentrasi pendengaran si hewan.

Namun, asumsi ini sempat ditolak oleh beberapa ahli yang menyatakan kalau hewan ini memiliki pendengaran sama baiknya di kondisi ramai maupun sepi.

2. Hewan Pemakan Buah

Semua masyarakat pasti sudah mengetahui kalau kelelawar merupakan hewan pemakan buah.

Oleh karena kebiasaan ini, para ahli biologi mengategorikan kelelawar sebagai hewan frutivora atau hewan yang suka memakan buah-buahan.

Terkadang masyarakat merasa kesal dengan perilaku hewan kelelawar ini yang suka memakan buah langsung dari pohonnya.

Makanya, ketika musim panen tiba, biasanya warga memasang jaring untuk melindungi buah yang sudah matang dari terkaman si kelelawar.

Jika warga lengah sedikit saja, bisa dipastikan panen akan gagal, karena semua buah yang matang akan dimakan habis tanpa sisa.

3. Tidur dengan Gaya Menggantung

Tidak salah jika para ahli menyatakan kalau hewan kelelawar merupakan hewan yang memiliki gaya tidur cukup unik.

Bahkan masyarakat juga akan takjub jika melihat gaya tidur hewan ini yang lebih sering menggantung dengan kepala berada di bagian bawah alias jungkir balik.

Penulis juga sering menemukan kelelawar tidur sambil menutupi seluruh tubuhnya dengan sayap yang tebal.

Makanya, jika Anda melihat gaya tidur semacam ini, hewan kelelawar seakan menggunakan selimut tebal yang melindungi tubuhnya dari dingin.

Namun, Anda tidak boleh mengganggunya, karena sekali Anda bergerak, hewan ini pasti bangun dan terbang bahkan menyerang.

Jenis Kelelawar

Jenis-jenis kelelawar di dunia berjumlah sangat banyak. Menurut pakar satwa, terdapat kurang lebih 10 spesies kelelawar yang tersebar di alam semesta. Ini dia jenis-jenis kelelawar menurut hasil riset tersebut:

1. Kelelawar Hidung Tabung

Jenis kelelawar yang tersebar di dunia yang pertama ialah Kelelawar Hidung Tabung. Menurut informasi terbaru, hewan ini bukan berasal dari Indonesia asli melainkan dari Hutan Hujan Filipina.

Maka dari itu, masyarakat tidak akan mudah menemukan hewan yang memiliki raut muka aneh dan menakutkan ini.

2. Kelelawar Kepala Palu

Kelelawar Kepala Palu merupakan spesies kelelawar yang memiliki habitat di Benua Afrika. Ini merupakan satwa yang memiliki suara terkeras dibandingkan kelelawar jenis yang lain.

Hewan ini menggunakan suara kerasnya untuk memancing kelelawar betina supaya mendekat kepadanya.

3. Kelelawar Pemakan Katak

Kelelawar pemakan katak merupakan kelelawar khas dari Benua Amerika. ini adalah satwa malam yang bisa membuat Anda ketakutan saat melihatnya.

Sebab, pada bagian mulut kelelawar menempel duri-duri tajam hingga ke bagian bulu-bulunya. Ciri berikutnya ialah, kelelawar pemakan katak memiliki hidung yang panjang.

4. Kelelawar Vampir

Sesuai dengan namanya, kelelawar vampir merupakan kelelawar yang memiliki bentuk wajah paling menakutkan.

Menurut kabarnya, kelelawar ini memang menghisap darah sehingga banyak sutradara yang mengangkatnya ke dalam film.

Faktanya, hewan ini memang penghisap darah utamanya darah ternak seperti babi yang banyak diternakkan di wilayah tersebut.

Klasifikasi Hewan Kelelawar

Kelelawar merupakan hewan mamalia yang unik. Sebab, hewan  malam ini bisa terbang, padahal sebagian besar mamalia tidak bergerak dengan cara terbang. Untuk klasifikasi lengkap, hewan kelelawar ternyata berasal dari ordo chiroptera kelas Mammalia.

Hewan kelelawar memiliki kingdom atau kerajaan animalia dengan sub filum chordata.

Sedangkan untuk spesies atau keluarga bermacam-macam seperti keluarga pteropodidae atau pemakan buah dan juga ada keluarga nycteridae yang berarti keluarga kelelawar muka cekung.

Habitat Hewan Kelelawar

Hewan kelelawar menyukai habitat yang gelap seperti di dalam gua, di dalam lubang pohon dan di loteng rumah. Habitat seperti ini yang membuat hewan kelelawar lebih leluasa untuk mencari mangsa serangga kecil, atau mencuri buah yang matang langsung dari pohonnya.

Semua jenis kelelawar tidak menyukai tempat yang terang. Bahkan, hewan ini akan menjauhi cahaya karena silaunya membuat penglihatan hewan ini terganggu.

Maka dari itu, kelelawar tidak suka bergerak di siang hari tetapi memilih tidur di sarangnya sampai malam tiba.

Habitat dan kegemarannya berburu di suasana yang gelap membuat kelelawar disebut hewan malam. Bahkan warga menyematkan sebutan kelelawar atau kalong pada anak atau siapapun yang kegemarannya keluyuran di malam hari dan tidur di siang hari. Mereka berkata jangan seperti kelelawar atau seperti kalong.

Itulah ulasan lengkap tentang Ciri, Jenis, Klasifikasi dan Habitat Hewan Kelelawar yang kami ambil dari beberapa sumber.

Semoga apa yang sudah kami sampaikan bisa menjadi informasi berharga bagi Anda. Terutama yang memiliki minat terhadap ilmu terkait biologi dan satwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *