Ciri, Habitat, Makanan dan Fakta Ikan Tapah

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri, Habitat, Makanan dan Fakta Ikan Tapah? Indonesia merupakan sepetak tanah yang memiliki habitat air tawar cukup luas.

Ciri, Habitat, Makanan dan Fakta Ikan Tapah
Ciri, Habitat, Makanan dan Fakta Ikan Tapah

Luar biasanya, ikan yang berada di habitat ini juga sangat banyak termasuk ikan tapah yang jumlah populasinya di Indonesia juga sangat besar.

Untuk itu, perlu kiranya dijelaskan tentang apa itu ikan tapah. Ulasannya seputar ciri, habitat, makanan dan di akhir nanti akan dijabarkan tentang fakta-fakta dari ikan tapah. Untuk itu, silakan disimak ini ulasan selengkapnya:

Klasifikasi Umum Ikan Tapah

Ikan Tapah merupakan ikan yang berdiam di habitat air tawar. Biasanya, ikan ini terdapat di sungai baik sungai kecil maupun sungai besar yang berarus cukup deras. Untuk Indonesia, populasi terbesar terdapat di Pulau Sumatera.

Ikan tapah adalah ikan yang berukuran cukup besar. Bahkan bisa dikatakan kalau ikan tapah merupakan ikan terbesar untuk kategori air tawar.

Sedangkan salah satu keunikannya ialah ikan tapah memiliki misai makanya disebut juga ikan bersungut atau bermisai.

Ciri Ikan Tapah

Ikan Tapah memiliki ciri-ciri atau formologi tertentu. Ciri-ciri inilah yang menjadi pembeda antara ikan tapah dengan ikan yang lain sekalipun dalam spesies yang sama. Termasuk perbedaan warna maupun bentuknya.

Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan tentang ciri-ciri tersebut. Silakan disimak siapa tahu ini bisa menjadi penambah pengetahuan untuk Anda. Ini ciri-ciri ikan tapah yang dimaksud:

1. Mempunyai Ukuran Tubuh yang Besar

Ikan Tapah adalah ikan yang cukup besar bahkan terbesar dibandingkan ikan tawar yang lain. Untuk temuan terbaru, ikan tapah ada yang berukuran 35 kg. Dengan berat ini, tentu wajar kalau ikan tapah dianggap super besar untuk hewan habitat sungai.

Luar biasanya, hewan ini memiliki panjang hingga 5 meter. Bisa dibayangkan, bagaimana kalau hewan ini menyerang manusia. Apalagi ikan tapah tergolong hewan karnivora yaitu ikan pemakan daging yang cukup agresif.

2. Mulutnya Berbentuk Moncong dan Bermisai

Ciri yang berikutnya ialah, ikan tapah memiliki mulut berbentuk moncong namun tidak sama dengan moncong ikan arwana. Sebab, ikan tapah memiliki misai atau kumis yang menempel pada mulutnya.

Moncong ini pula yang membuat tampilan ikan tapah sangat menakutkan. Apalagi jika sudah melihat gigi-giginya yang tajam dan kuat. Makanya, jika ikan tapah sudah mendapatkan mangsa, maka ikan ini bisa melumatnya dengan cepat.

3. Ikan Berwarna Gelap Pekat

Untuk spesies ikan tapah yang banyak di Indonesia, biasanya berwarna hitam gelap dan pekat. Makanya, ikan predator ini sulit terlihat apalagi jika kondisi sungai dalam dan berair keruh.

Warna hitam yang berada di sekujur tubuhnya semakin menisbatkan kalau ikan tapah adalah ikan pembunuh raksasa yang ganas. Maka dari itu, jika sungai terdapat ikan ini, lebih baik hindari dan jangan mandi di sana.

Habitat Ikan Tapah

Ikan Tapah adalah ikan tawar yang habitatnya lebih banyak di sungai dan sangat sedikit sekali ditemukan di rawa-rawa. Habitat yang dipilih pun sungai yang agak dalam, dan ikan tapah berenang di bagian dasarnya.

Walaupun demikian, ikan ini tidak suka dengan sungai yang berair jernih. Pasalnya, ikan ini cukup agresif dan pandai bersembunyi. Maka dari itu, habitat yang dipilihnya adalah sungai yang cukup dalam dan berair keruh.

Makanan Ikan Tapah

Ikan Tapah adalah ikan berjenis carnivora atau ikan pemakan daging. Hal ini diperkuat dengan bentuk giginya yang sangat tajam bahkan bisa mengoyak apapun yang ditemukannya dari saking tajamnya.

Sebagai ikan pemakan daging, tentu ikan tapah suka menyantap hewan lain yang lebih kecil darinya. Selain menyantap ikan-ikan air tawar yang lain, ikan tapah juga memakan udang, lokan dan hewan lain yang berada dalam jangkauannya.

Ikan tapah lebih suka berburu di dasar sungai. Hal ini diperkuat dengan kemampuannya bersembunyi yang sangat handal. Apalagi warna tubuhnya memang hitam yang sulit dideteksi oleh ikan-ikan air tawar yang lain.

Fakta Ikan Tapah

Ada banyak fakta terkait dengan ikan tapah. Namun yang paling mengkhawatirkan, ternyata ikan tapah pernah menyerang manusia, bahkan pernah melukai tiga orang pelajar yang sedang berenang di sebuah sungai yang ada di Kalimantan.

Menurut informasi yang beredar, ikan tapah yang melakukan serangan ini tergolong ikan tapah monster. Bahkan beratnya mencapai 45 kg dengan panjang hampir 3 meter. Si korban sampai mendapatkan belasan jahitan karena lukanya cukup besar.

Karena kejadian ini, sempat menimbulkan traumatic bagi warga sekitar. Anak-anak  dan orang tua pun tidak berani mandi di sungai yang dianggap sebagai habitat dari ikan tapah.

Itulah penjelasan singkat tentang ikan tapah. Semoga apa yang sudah dijabarkan ini bisa menjadi tambahan pengetahuan terutama untuk Anda yang ingin mengenal biota sungai yang ada di Indonesia. Tepatnya yang berkembang biak dengan baik di Sumatera dan Kalimantan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *