12 Jenis Burung Srigunting

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Jenis Burung Srigunting? Burung srigunting tergolong dalam keluarga Dicruriedae yang tersebar di wilayah Australia, Afrika, dan Asia.

12 Jenis Burung Srigunting
12 Jenis Burung Srigunting

Ini merupakan salah satu jenis burung dengan kicauan yang indah. Mereka dapat ditemukan di hutan, rawa-rawa, hutan mangrove, dan perkebunan.

Umumnya, burung srigunting adalah pemakan segala jenis serangga kecil seperti laba-laba, jangkrik, dan kroto.

Jenis Burung Srigunting

Kenapa dinamakan dengan srigunting? Burung srigunting memiliki jenis ekor bercabang yang mirip seperti gunting.

Bentuk dan warna mereka juga bervariasi berdasarkan jenisnya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Srigunting Batu

Ini merupakan jenis burung srigunting yang sangat pintar. Menurut penelitian, srigunting batu dapat menirukan hingga 35 jenis suara burung lainnya.

Tubuh srigunting batu berukuran sedikit lebih besar dan tumbuh hingga mencapai ukuran 36 cm.

Karakteristik

  • Burung srigunting batu diselimuti bulu berwarna hitam kebiruan yang mengkilap.
  • Paruh dan kaki burung srigunting batu berwarna hitam.
  • Di atas kepalanya terdapat jambul yang memperindah penampilannya.
  • Srigunting batu cenderung hidup berkelompok. Mereka senang berada di rawa-rawa, hutan, perkebunan, dan hutan bakau.

2. Srigunting Bukit

Burung srigunting bukit atau srigunting gunung tersebar di kawasan Asia Tenggara, India, Bangladesh, Bhutan, dan Nepal. Burung ini memiliki tubuh berukuran 25-27 cm.

Srigunting bukit terbagi menjadi empat subspecies yang tersebar di pulau Jawa dan Sumatera (Dicrurus remifer remifer), Thailand, Myanmar, dan China (Dicrurus remifer tectirostris), Laos dan Thailand (Dicrurus remifer peracensis), serta Kamboja (Dicrurus remifer lefoli).

Karakteristik:

  • Tubuh srigunting bukit diselimuti bulu yang berwarna hitam mengkilap.
  • Mereka memiliki iris mata berwarna merah.
  • Kaki dan paruhnya berwarna hitam.
  • Srigunting bukit senang berburu belalang dan serangga kecil lainnya.
  • Mereka memiliki kicauan yang keras dan bervariasi.

3. Srigunting Gagak

Burung srigunting gagak dapat tumbuh hingga mencapai panjang 26 cm. Paruh srigunting gagak mirip seperti paruh gagak.

Itulah kenapa jenis srigunting yang satu ini dinamakan dengan burung srigunting gagak. Habitat asal srigunting gagak adalah Cina Selatan dan Himalaya.

Saat ini, burung srigunting gagak sudah tersebar di pulau Kalimantan, Sumatera, dan Jawa.

Karakteristik:

  • Tubuh srigunting gagak diselimuti bulu berwarna hitam seperti burung gagak.
  • Memiliki iris berwarna cokelat kemerahan.
  • Meskipun penampakan mereka menyerupai burung gagak, burung srigunting gagak memiliki suara yang jauh lebih merdu, nyaring, dan berirama.

4. Srigunting Hitam

Srigunting hitam atau Dicrurus macrocercus merupakan jenis burung yang menetap di dataran rendah, pesisir, dan tempat terbuka yang tersebar sampai ketinggian 1600 m dpl. Mereka adalah pemakan kumbang, belalang, kupu-kupu, dan capung.

Ketika musim kawin tiba, mereka membangun sarang berbentuk cawan pada dahan yang bercabang. Musim kawin tersebut akan berlangsung pada bulan April hingga Desember.

Karakteristik:

  • Srigunting hitam memiliki ukuran tubuh sedang sepanjang 29 cm.
  • Tubuh mereka diselimuti bulu berwarna hitam yang buram.
  • Memiliki paruh yang berukuran sedikit lebih kecil dan ekor yang begitu panjang.
  • Srigunting remaja memiliki garis-garis putih di bagian bawah tubuhnya.
  • Mereka senang hidup berkelompok dan hinggap di kabel atau pohon.

5. Srigunting Jambul Rambut

Secara global, penyebaran srigunting jambul rambut meliputi wilayah Asia Tenggara, Cina, dan India.

Penyebaran tersebut mengalami perluasan hingga ke kepulauan Mentawai, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Karakteristik:

  • Srigunting jambul rambut memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih besar.
  • Ukuran tubuh mereka mencapai 32 cm.
  • Tubuh burung srigunting jambul rambut ditutupi bulu berwarna hitam mengkilap.
  • Mereka memiliki iris mata berwarna putih atau merah.

6. Srigunting Kelabu

Burung srigunting kelabu memiliki 14 subspesies. Mereka tersebar di Palawan, China, Afganistan, dan Asia Tenggara.

Ukuran panjang tubuhnya tidak lebih dari 29 cm. Sesuai dengan namanya, burung srigunting kelabu juga memiliki ekor yang bercabang.

Karakteristik:

  • Bulunya terlihat kusam.
  • Memiliki iris berwarna jingga.
  • Kaki dan paruh berwarna hitam.
  • Hewan peliharaan yang begitu ramah dan unik karena mereka mampu menirukan berbagai jenis suara binatang.

7. Srigunting Keladi

Srigunting keladi tersebar di kawasan Semenanjung Malaya, Asia Tenggara, dan China. Untuk di Indonesia sendiri, srigunting keladi dapat ditemukan di wilayah Kalimantan dan Sumatera.

Karakteristik:

  • Srigunting keladi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan jenis burung srigunting lainnya. Ukuran tubuh mereka hanya mencapai sekitar 23 cm.
  • Tubuh mereka diselimuti bulu berwarna hitam kebiruan.
  • Memiliki iris mata yang berwarna cokelat.

8. Srigunting Kerdil

Ini merupakan jenis burung srigunting yang paling kecil. Mereka berasal dari Papua yang senang bermukim di area dataran tinggi. Srigunting Kerdil memakan laba-laba dan serangga.

Karakteristik:

  • Memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan panjang sekitar 20 cm.
  • Tubuh srigunting kerdil diselimuti bulu berwarna hitam kebiruan.
  • Di atas kepala mereka terdapat jambul pendek.
  • Terdapat bercak putih pada sayapnya.

9. Srigunting Lencana

Srigunting lencana dapat ditemukan di wilayah daratan Australia dan Papua. Mereka memiliki karakteristik sebagai berikut.

Karakteristik:

  • Memiliki tubuh berukuran panjang hingga 27 cm.
  • Tubuh mereka diselimuti bulu berwarna hitam kebiruan.
  • Memiliki iris mata berwarna merah.
  • Memiliki ekor yang panjang dan melengkung.

10. Srigunting Sumatera

Sesuai dengan namanya, burung srigunting Sumatera (Dicrurus sumatranus) merupakan spesies srigunting yang ada di pulau Sumatera.

Mereka memiliki dua subspesies yaitu Sumatranus dan Viridinitens. Subspesies Sumatranus dapat dijumpai di area dataran tinggi seperti wilayah Bukit Barisan, Dataran Tinggi Batak, dan lainnya.

Mereka tersebar dari Aceh hingga ke Bengkulu. Sementara itu, subspesies Viridinitens tersebar di Kepulauan Mentawai hingga di ujung barat pulau Sumatera.

Karakteristik:

  • Memiliki ukuran tubuh sekitar 29 cm.
  • Tubuh diselimuti bulu yang berwarna hitam mengkilap.
  • Srigunting Sumatera memiliki iris berwarna merah.
  • Kaki dan paruh mereka berwarna hitam.
  • Memiliki ekor yang sedikit melengkung.

11. Srigunting Sulawesi

Burung srigunting sulawesi (Dicrurus montanus) dapat terbang dari ketinggian 550 hingga 1800 meter. Makan utama mereka adalah serangga.

Karakteristik:

  • Srigunting lencana memiliki ukuran tubuh yang sedang dengan panjang sekitar 28 cm.
  • Tubuh mereka diselimuti bulu berwarna hitam kebiruan.
  • Memiliki iris mata berwarna abu-abu gelap atau hitam.

12. Srigunting Wallacea

Srigunting Wallacea tersebar di Nusa Tenggara dan Maluku Tenggara. Jenis srigunting yang satu ini terbagi dalam enam subspesies yaitu Vicinus, Bimaensis, Sumbae, Densus, Kuehni, dan Megalornis.

Vicinus tersebar di Sunda Kecil bagian barat. Bimaensis tersebar di Rinca, Sumbawa, Flores, Komodo, Gunung Api, dan Alor.

Sumbae tersebar di wilayah Sumba. Densus tersebar di Timor, Roti, Wetar, Sermata, Luang, dan Semau. Kuehni tersebar di bagian ujung timur Sunda kecil. Megalornis tersebar di Kepulauan Kai dan Kepulauan Watubela.

Karakteristik:

  • Umumnya, tubuh srigunting wallacea berukuran besar mencapai hingga 38 cm.
  • Tubuh mereka diselimuti bulu berwarna hitam kehijauan yang mengkilap.
  • Memiliki iris mata berwarna merah.
  • Subspesies Bimaensis memiliki paruh berukuran lebih kecil, ekor terluar menyerupai garpu yang agak melengkung ke atas, dan tubuh mereka diselimuti bulu berwarna beludru kebiruan yang mengkilap.
  • Subspesies Densus memiliki bulu yang agak panjang pada bagian leher dan tengkuk dan bulu tubuhnya tidak begitu mengkilap.
  • Dan Subspesies Megalornis senang menghuni hutan primer dan sekunder, hutan mangrove, hutan terbuka, lahan budidaya dengan sedikit pohon, dan area ketinggian yang mencapai hingga 1.650 mdpl di Flores.

Nah, itulah jenis-jenis burung srigunting. Setiap jenis tersebut memiliki daya tarik tersendiri yang membuat mereka memang cocok untuk dipelihara.

Dengan mengetahui karakteristik pada setiap jenisnya, ini akan memudahkan Anda untuk memberikan perawatan dan jenis makanan yang sesuai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *