7 Jenis Makanan Ikan Discus yang Paling Disukai

Diposting pada

Tahukah Anda Jenis Makanan Ikan Discus yang Paling Disukai? Ikan Discus adalah spesies cichlid air tawar hias yang sangat populer di Asia. Ada tiga spesies sekolah hias ini yaitu Discus hijau, Discus heckel, dan Discus biasa.

7 Jenis Makanan Ikan Discus yang Paling Disukai

Discus adalah ikan yang hidup di beberapa anak sungai Amazon dan memiliki habitat yang unik. Ketiga spesies ini umum ditemukan di berbagai daerah seperti Brasil, Peru, dan Kolombia. Beberapa juga ditemukan di sungai Abacaxis, Rio Negro dan Trombetas.

Ikan Diskus sering digunakan sebagai ikan hias di akuarium karena bentuk tubuhnya yang unik dan gaya renangnya yang anggun.

Selain itu, ikan ini juga memiliki warna yang cantik sehingga menambah nilai jual. Di alam liar, ikan discus ini bersembunyi di dahan dan dedaunan untuk mengelabui predator.

Ternyata selain faktor unik diatas, ada faktor lain yang sangat penting yaitu makanan. Makanan yang diberikan tidak boleh diabaikan selama pemeliharaan.

Ini karena jenis makanan ikan diskus Ada yang cocok maupun tidak. Oleh karena itu pada artikel kali ini akan memberikan informasi mengenai jenis makanan diskus yang dapat anda berikan pada anda saat pemeliharaan untuk mempercepat proses pertumbuhannya.

7 Jenis Makanan Ikan Discus yang Paling Disukai

1. Daphnia (kutu air)

Ada dua jenis daphnia yang mungkin Anda temui yaitu daphnia merah besar dan daphnia putih kehijauan yang lebih kecil.

Penggemar ikan hias biasanya lebih menyukai kutu air merah karena terlihat lebih segar dan mengandung betakaroten.

Kedua jenis daphnia ini hidup di genangan air seperti waduk dan kolam. Daphnia bisa biasanya ditangkap di pagi hari.

Daphnia yang diumpankan untuk digoreng harus disterilkan dengan cara direndam semalaman dalam antibiotik dan diangin-anginkan.

Baca Juga : Cara Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan

2. Artemia

Artemia banyak tersedia dalam kaleng berupa kista atau telur yang harus ditetaskan terlebih dahulu. Kista atau telur ini dapat bertahan hingga bertahun-tahun. Jika Anda memiliki sisa makanan di kaleng yang baru digunakan, segera simpan di lemari es.

Artemia adalah zooplankton atau udang kecil yang hidup di laut dan perairan asin. Artemia dapat diberikan kepada larva ikan discus yang berumur 5 sampai 10 hari atau lebih.

Setelah itu, larva bisa diberi makan daphnid. Seluruh makanan ini kaya akan beta-karoten, yang meningkatkan warna merah burayak. Artemia juga berguna untuk menumbuhkan larva dalam sistem artificial food atau AF.

3. Pelet

Jenis Makanan Ikan Discus terbaik ketiga adalah artificial pellet atau pelet buatan. Pelet discus biasanya dibuat dan diformulasikan khusus untuk kebutuhan ikan discus.

Ada banyak jenis pelet ikan discus yang tersedia di pasaran dan ikan discus yang paling terkenal adalah merk Tetrabits.

Namun tidak mudah untuk memberi makan ikan discus dengan makanan jenis pelet ini, karena ikan discus yang awalnya diberi pakan pelet biasanya tidak menyukai makanan jenis pelet ini.

Caranya adalah pelan-pelan melatih ikan discus anda adalah dengan menggunakan pakan pelet, atau anda bisa coba puasakan ikan discus anda selama 2-3 hari kemudian beri makan pelet discus secara bertahap.

4. Cabek (Cacing Beku)

Cabek merupakan makanan ikan yang terkenal baik untuk pertumbuhan ikan dan makanan ini membuat ikan diskus sangat lahap ketika memakannya.

Cacing beku juga sangat mudah ditemukan di penjual ikan hias, dan biasanya cacing jenis ini sudah dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam freezer.

Umumnya, semakin kuat kemerahan cacing beku yang dijual, semakin tinggi kualitas cacing beku tersebut. karena itu, Cacing beku sangat cocok untuk ikan discus untuk pertumbuhan badan si ikan diksus.

5. Burger Ikan Discus

Makanan jenis ini tergolong makanan buatan yang dibuat khusus dan didesain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ikan discus semaksimal mungkin.

Burger ini terdiri dari ikan tuna atau salmon, hati sapi, udang dan air. Berdasarkan hal tersebut, makanan tersebut mengandung protein, vitamin, mineral, serat dan karbohidrat.

Kelebihan makanan buatan ini adalah tahan lama. Tentu saja ada juga kerugiannya seperti pertumbuhan ikan yang lambat. Yang terbaik adalah tidak memberi makan ikan discus ini secara berlebihan dan menggabungkannya dengan makanan alami.

6. Cacing Tubifex

Cacing tubifex adalah nama lain dari Cacing sutera. Jenis cacing ini memiliki banyak kandungan yang cocok untuk ikan discus antara lain mineral, protein dan lemak.

Namun, beberapa penggemar ikan hias percaya bahwa cacing ini paling sering menyebabkan penyakit pada ikan.

Karena reproduksi cacing ini menggunakan tempat yang kotor. Oleh karena itu, sebelum memberi makan ulat sutera ini kepada ikan discus anda, ulat sutera ini harus dibersihkan terlebih dahulu agar ikan diskus tidak terkena namanya penyakit.

7. Spirulina

Jenis makanan ikan discus terbaik berikutnya adalah sprulina. Ganggang hijau secara teknis adalah cyanobacteria dan merupakan bahan makanan nabati yang sangat baik dalam diet ikan.

Spirulina adalah makanan yang mengandung protein yang mudah dicerna dan dikemas dengan berbagai vitamin, antioksidan, dan zat antiinflamasi yang kuat.

Selain itu, spriluna dapat mencerahkan warna ikan. Khususnya untuk ikan discus dengan coraknya yang berwarna biru dan hijau.

Bagaimana cara Memberikan Makanan Ikan Diskus dengan Pola yang Tepat?

Saat ikan discus masih muda, mereka membutuhkan makanan yang konstan. Bayi discus makan 10 hingga 12 kali sehari. Ikan diskus muda makan hingga lima kali sehari. Sebaliknya, ikan discus dewasa makan dua hingga tiga kali sehari. Berhati-hatilah untuk tidak memakannya secara berlebihan.

Makan terlalu banyak maka ikan discus akan dapat menyebabkan masalah kesehatan dan polusi air karena Ikan discus adalah ikan halus yang lebih menyukai kondisi air bersih.

Terlepas dari kapan Anda memberi makan ikan discus Anda, cobalah untuk konsisten dalam rutinitas pemberian makan Anda.

Tunggu beberapa menit hingga discus bangun di pagi hari sebelum diberi makan. Nyalakan lampu akuarium dan beri waktu beberapa menit untuk bergerak.

Setelah mereka makan makanan terakhir mereka hari itu, beri mereka waktu untuk mengais makanan dan membersihkan tangki. Jangan matikan lampu setidaknya satu jam setelah makan terakhir mereka hari itu.

Salah satu masalah yang dapat timbul adalah ikan discus mungkin tidak langsung berenang ke arah makanan dan memakannya.

Akibatnya, makanannya akan tenggelam ke dasar akuarium. Makanan apa pun yang tertinggal di sana akan membusuk setelah dua hari dan bakteri akan muncul.

Untuk mengatasinya, Anda harus menambahkan ikan Pembersih kotoran, seperti ikan lele, ke dalam tangki, atau menyedot sisa makanan dari kolam secara manual sebelum membusuk dan mencemari kolam ikan  discus.

Akhir Kata

Jika Anda ingin memelihara ikan discus sebagai hewan peliharaan akuarium, ada berbagai macam jenis makanan ikan discus terbaik dan berkualitas sebagai salah satu bagian utama yang perlu Anda perhatikan karena dapat mempengaruhi warna dan kesehatannya, sehingga Anda perlu memilih jenis makanan ikan diskus mana yang menurut anda paling tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *