8 Jenis Sapi Yang Menguntungkan Bila Dibudidayakan

Diposting pada

Jenis Tahukah Anda mengenai Jenis Sapi Yang Menguntungkan Bila Dibudidayakan? Sapi adalah salah satu hewan yang memiliki berbagai macam jenis yang sering dimanfaatkan sebagai sapi potong, sapi perah hingga sapi untuk membajak sawah.

Semua jenis sapi memang menguntungkan jika dipelihara namun yang paling banyak diminati adalah sapi potong mengingat makin hari makin banyak permintaan daging sapi terutama menjelang hari raya kurban.

Baca Juga : Cara Mengatasi Penyakit Jembrana Pada Sapi Bali

Sapi Yang Menguntungkan Bila Dibudidayakan

Berikut ini beberapa jenis sapi yang menguntungkan jika dibudidayakan :

1. Sapi Brahman

Sapi Brahman
Sapi Brahman

Pengertian sapi rahman adalah salah satu jenis sapi tropis terbaik yang berasal dari negara India. Sapi yang lebih banyak dikembangkan di negara Amerika ini memiliki berat maksimum 550 kg pada betina dan 800 kg pada jantan sedangkan tinggi betina sekitar 116 – 123 cm dan 121 – 128 pada jantan.

Jenis Sapi brahman adalah sapi yang memiliki mutu genetika baik jika di bandingkan dengan sapi lokal, di sisi lain sapi rahman bisa bertahan terhadap gigitan nyamuk dan caplak serta resisten terhadap demam texas.

Sapi yang memiliki berat relatif cepat dan dapat bertahan hidup pada makanan yang memiliki kondisi buruk.

Daftar Harga Sapi Brahman Berdasarkan Usia dan Bobot
Jenis Sapi Brahman Harga Sapi Brahman Keterangan
Bibit Sapi Brahman (BX) Rp. 16.000.000,- s/d Rp. 18.000.000,- Bakalan bobot 200 – 400kg sampai umur 2 tahun
Sapi Brahman Dewasa Rp. 35.000.000,- s/d Rp. 40.000.000,- Usia Siap Potong

2. Sapi Limosin

Sapi Limosin
Sapi Limosin

Ketahuilah bahwa sapi yang pertama kali dikembangkan di Perancis yang merupakan jenis sapi pedaging perototan potong.

Jenis sapi ini berasa dari wilayah  yang memiliki iklim dingin dengan volume rumen besar, voluntary intake (kemampuan sapi untuk makan melebihi kebutuhannya)tinggi dan metabolik rate cepat.

Beberapa keunggulan sapi limosin antara lain :

  • Mengapa sapi ini layak untuk dibudidayakan? salah satu alasannya karena jenis sapi ini memiliki pertumbuhan yang cepat bila dibandingkan dengan jenis sapi yang lainnya.
  • Memiliki berat badan yang tinggi bila dibandingkan dengan yang lainnya.
  • Tahan terhadap penyakit salah satunya yang sering menyerang hewan sapi seperti antraks.
  • Proses penggemukan sapi limosin terbilang cukup pendek sehingga menghemat waktu dan tenaga.
  • Memiliki daging yang berkualitas baik dan sangat cocok untuk konsumsi.

Sedangkan kelemahan dari sapi limosin adalah sebagai berikut :

  • Harga bibit yang relatif mahal dibandingkan dengan yang lainnya.

3. Sapi Brangus

Sapi Brangus
Sapi Brangus

Jenis sapi berangus adalah salah satu sapi yang memiliki pertumbuhan cepat dengan bentuk tubuh yang besar dan beratnya akan mencapai 900 kg lebih ketika sudah dewasa.

Sapi yang tahan terhadap iklim dingin ini hasil persilangan antara sapi betina Brahman dan jantan aberden angus.

Beberapa keunggulan yang layak untuk diperhitungkan sebelum budidaya sapi brangus adalah :

  • Mempunyai perpaduan sifat yang baik karena dihasilkan dari persilangan antara sapi Angus dan sapi Brahman.
  • Pertumbuhan tubuh sapi yang cepat
  • Memiliki berat badan yang tinggi, untuk sapi dewasa bisa mencapai 1 ton per ekornya.
  • Sapi Brangus diketahui memiliki daya tahan yang baik terhadap dingin atau panas.
  • Mempunyai produktifitas daging yang tinggi.

4. Sapi Angus

Sapi Angus
Sapi Angus

Jenis sapi ini adalah salah satu sapi yang memiliki Karakas sangat bagus dan memiliki tingkat produktivitas sangat bagus dalam berkembang biak, bahkan sapi betina angus memiliki kemauan baik untuk menyusui anaknya.

Sapi angus adalah sapi jenis brahmana Cross dan keturunan dari sapi brahmana, di sisi lain sapi ini juga mampu bertahan dari penyakit yang masuk ke Indonesia melalui Selandia Baru.

Keunggulan sapi Angus adalah :

  • Mempunyai pertumbuhan yang terbilang sangat cepat.
  • Memiliki performa reproduksi yang terbilang cukup baik.
  • Toleran terhadap kondisi lingkungan yang tropis.
  • Memiliki kemampuan yang baik dalam memanfaatkan pakan yang kurang berkualitas.

5. Sapi Ongole

Sapi Ongole
Sapi Ongole

Sapi ongole berasal dari India yang di ternak secara murni di Pulau Sumba dan lebih sering terkenal dengan sebutan Sumba Ongole atau di singkat dengan SO dan ada juga yang menyebut dengan sapi Limosin.

Jenis Sapi ini memiliki tenaga yang sangat kuat dan baik, bisa tahan lapar dan haus serta memiliki toleransi makanan yang sederhana.

Sapi yang memiliki punuk besar serta bergelambir di bawah perut dan leher termasuk golongan sapi berponok atau Zebu.

Dibawah ini adalah beberapa keunggulan dari sapi Ongole, antara lain :

  • Dapat menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
  • Memiliki tingkat emosi yang baik dan terkontrol.
  • Mempunyai masa pertumbuhan yang terbilang sangat cepat.
  • Pada jantan memiliki kualitas yang baik pada semennya.
  • Memiliki masa reproduksi yang terbilang sangat cepat.

6. Sapi Simental

Sapi Simental
Sapi Simental

Sapi simental sering di kenal sebagai sapi Brahma bahkan di sebut limousin, padahal kenyataanya berbeda.

Jenis Sapi yang berasal dari Simme salah satu daerah yang berada pada negara Switzerland – Swiss berkembang lebih cepat pada benua Australia, Amerika dan Selandia Baru.

Sapi ini termasuk jenis sapi perah dan pesaing yang mampu mengonsumsi makanan di luar kebutuhannya dan metabolik rate yang dimilikinya tinggi.

Beberapa kelebihan sapi Simental, Adalah :

  • Bobot bisa mencapai 1 ton lebih.
  • Mempunyai sifat yang sangat jinak sehingga mudah dalam dibudidayakan kecuali bila anak diganggu maka akan lebih agresif.
  • Memiliki produksi susu yang banyak. Beberapa peternak juga menyajikan sapi ini sebagai sapi perah.
  • Mudah melakukan perkawinan silang untuk menciptakan keturunan yang mempunyai kualitas yang jauh lebih baik.
  • Limbah yang dihasilkan sedikit.

Adapun beberapa kelemahan dari jenis sapi Simental, Adalah :

  • Dari segi harga bibit tergolong jenis sapi yang mahal.
  • Harus mempunyai ketersediaan pakan yang cukup sepanjang tahun. Karena jenis sapi ini tergolong yang rakus akan makanan.

Baca Juga : Ciri dan Karakteristik Sapi Simental

7. Sapi Bali

Sapi Bali
Sapi Bali

Sapi Bali adalah sapi keturunan banteng liar yang telah di jinakkan pada abad 19 di Bali. Jenis Sapi asli Indonesia ini memiliki berat sekitar 350 – 450 kg pada sapi dewasa.

Dibawah ini adalah beberapa kelebihan sapi bali :

  • Memiliki tulang yang sedikit sehingga daging yang dihasilkan akan jauh lebih banyak.
  • Mempunyai harga yang relatif jauh lebih murah sehingga bila ingin dijual tidak membutuhkan waktu yang lama.
  • Waktu untuk menghasilkan anak terbilang sangat cepat yakni pada usia 2 tahun.
  • Mempunyai sifat yang jinak.

Disamping memiliki banyak kelebihan, sapi bali juga mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya adalah :

  • Mempunyai tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis sapi lainnya.
  • Produksi susu rendah. Susu yang dihasilkan paling banyak adalah 1,5 liter dalam sehari.
  • Sapi bali mempunyai penyakit khusus yakni jembarana.

8. Sapi Madura

Sapi Madura
Sapi Madura

Sapi asli Indonesia selanjutnya adalah sapi Madura yang merupakan sapi persilangan dari sapi Bos Indicus atau sapi zebu dengan banteng. Kini sapi yang toleransi terhadap iklim panas tersebar di seluruh pulau Jawa.

Beberapa keunggulan sapi masura bila dibudidayakan adalah :

  • Mudah dalam proses budidaya atau ternak.
  • Proses perkembangbiakan sangat mudah.
  • Diketahui sapi jenis ini tahan beberapa jenis penyakit yang biasanya menyerang hewan sapi.

Nah bagaimana? Sudah ada pilihan untuk ternak atau budidaya jenis sapi yang mana? Pastikan disesuaikan dengan biaya. Demikianlah pembahasan kali ini mengenai 8 Sapi Yang Menguntungkan Bila Dibudidayakan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *