Tahukah Anda tentang Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Unggas? Apa itu unggas? Unggas adalah ternak yang mempunyai sayap dan menurut klasifikasinya masuk dalam kelas Aves serta dari ordo galliformers dan anseriformers.

Sementara itu dalam undang-undang pokok kehewanan yang dimaksud dengan unggas adalah ternak bersayap yang lazim dipelihara oleh masyarakat, dalam hal ini burung tidak digolongkan sebagai unggas.
Kemudian, unggas merupakan hewan vertebrata atau bertulang belakang dengan ciri khusus mempunyai bulu yang hampir pada semua bagian tubuhnya bermanfaat.
Adapun hewan unggas yang sering diternak oleh banyak orang adalah ayam pedaging, ayam petelor, atau itik sebab semua jenis unggas ini berperan dalam memenuhi kebutuhan manusia.
Ciri Unggas
Inilah ciri atau karakteristik yang bisa kita ketahui dalam hewan unggas, diantaranya yaitu:
- Hewan unggas mempunyai bulu yang menutupi hampir seluruh bagian tubuhnya kecuali mata.
- Pada umumnya hewan unggas bernafas dengan menggunakan paru-paru. Meskipun ada sebagian unggas yang mempunyai alat bantu pernafasan berupa pundi-pundi udara yang mana ini akan membantu mereka terbang.
- Hewan unggas mempunyai jantung dengan empat ruang yaitu bilik kanan dan bilik kiri serta serambi kanan dan juga serambi kiri.
- Kemudian unggas sistem perkembangbiakannya dengan cara bertelur atau disebut dengan ovipar.
- Hewan unggas melakukan fertilisasi dengan fertilisasi internal, lalu merupakan golongan hewan berdarah panas atau dikenal dengan homoioterm.
- Hewan unggas mempunyai organ gerak berupa sepasang kaki dan sepasang sayap. Meskipun ada beberapa hewan unggas yang tidak dapat terbang contohnya seperti burung puyuh karena burung ini tidak mempunyai kantong udara pada sayapnya.
- Unggas adalah hewan sosial dan mempunyai naluri teritorial yang kuat. Mereka biasanya tidur di tempat yang sama setiap malam dengan kelompoknya. Kemudian, unggas suka menggaruk dan menggali tanah, membentuk bak debu untuk berbaring dan mencari makan seperti serangga.
- Unggas mempunyai zona terbang yang bermacam-macam. Biasanya unggas yang dipelihara di kandang atau dekat dengan manusia akan mempunyai zona terbang yang pendek. Sementara unggas yang dipelihara di area jelajah bebas dengan sedikit kontak dengan manusia akan mempunyai zona terbang yang besar.
Jenis-Jenis Unggas
Unggas dapat dibedakan menjadi dua jenis sebagai berikut.
1. Unggas Darat
Unggas darat adalah hewan unggas yang senang menghabiskan banyak waktunya di daratan.
Adapun karakteristik utama dari unggas darat yaitu mempunyai jari-jari yang terpisah antar satu dengan yang lainnya. Contoh unggas darat yaitu ayam.
2. Unggas Air
Sementara itu, kebalikannya unggas air adalah hewan unggas yang lebih banyak waktunya di air. Adapun ciri utama dari unggas ini adalah mempunyai selaput diantara jari-jari kakinya.
Ini berguna untuk membantu hewan tersebut saat berenang atau ketika berada di tempat yang berlumpur.
Contoh Unggas
Berikut ini adalah beberapa contoh unggas yang mungkin sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari.
1. Ayam
Hewan ternak kecil yang sering dimanfaatkan oleh banyak orang yaitu ayam. Ada banyak jenis ayam yaitu ayam kate, ayam hutan, ayam bekisar, dan lainnya, tetapi ayam petelur yang paling sering kita jumpai.
Banyak orang yang gemar beternak ayam karena mudah dalam hal pemeliharaannya. Selain itu, ayam mudah beradaptasi dan merupakan hewan pemakan segala atau omnivora.
2. Angsa
Hewan sejenis burung dengan ukuran besar dan banyak hidup di air yaitu angsa. Selain dapat berenang, angsa juga bisa terbang meski tidak setinggi burung.
Angsa adalah hewan herbivora atau pemakan rumput. Namun tak jarang angsa juga memakan hewan akuatis kecil lainnya. Adapun spesies terbesar dari angsa adalah angsa putih, angsa tropet dan whooper.
3. Bebek
Contoh unggas lainnya yaitu bebek yang banyak menghabiskan waktunya di air sama seperti angsa. Bebek mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan angsa.
Mungkin adapula bebek yang hidup di darat, tetapi lebih banyak ditemukan di perairan air tawar. Bebek dikenal suka memakan berbagai macam contohnya cacing, ikan, rumput, tanaman air dan lainnya.
4. Burung Puyuh
Burung puyuh mempunyai bentuk tubuh yang kecil, tetapi perutnya gemuk atau besar.
Hewan ini adalah pemakan biji-bijian ataupun serangga berukuran kecil. Kita bisa menjumpai burung puyuh saat mereka membuat sarang dan hidup di permukaan tanah.
Walaupun burung ini mempunyai bulu, namun ia hanya bisa terbang dengan jarak yang sangat pendek.
Kemudian, burung ini biasanya dimanfaatkan telurnya yang berukuran kecil dengan corak warna putih hitam atau dikenal dengan sebutan telur puyuh.
Baca Juga : Cara Membedakan Burung Puyuh Jantan dan Betina
5. Kalkun
Ada jenis unggas lainnya yang masuk dalam spesies burung dan merupakan hewan ternak yakni ayam kalkun. Kalkun ini mempunyai ukuran tubuh yang besar dan tidak mempunyai variasi warna tubuh.
Mengapa orang senang memelihara kalkun karena harga jualnya lumayan tinggi apabila dibandingkan dengan jenis ayam lainnya.