Kalimat Utama Adalah : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh

Kalimat adalah sekumpulan kata yang setidaknya terdiri dari subjek dan predikat. Dalam suatu kalimat terdapat beberapa unsur pembentuknya selain subjek dan predikat yaitu objek keterangan dan pelengkap.

Kalimat Utama Adalah  Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh
Kalimat Utama Adalah Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh

Unsur-unsur tersebut membuat kalimat menjadi bermakna. Ada beberapa jenis kalimat salah satunya yang akan kita bahas lebih lanjut yaitu kalimat utama.

Sebagaimana kita ketahui bersama, pada suatu paragraf dalam suatu tulisan biasanya terdiri dari beberapa kalimat dimana kalimat-kalimat tersebut ada yang merupakan kalimat utama dari suatu paragraf tersebut.

Kalimat utama adalah bagian paling penting yang wajib diperhatikan dengan baik oleh penulis karena pada kalimat utama terdapat gagasan pokok dari informasi yang akan disampaikan kepada pembaca berupa paragraf atau tulisan.

Penulis harus menentukan kalimat utama dalam paragraf atau tulisannya agar paragraf tersebut jelas arahnya sehingga pembaca tidak kesulitan memahami isi dari paragraf atau tulisan tersebut.

Dari kalimat utama, penulis dapat menyampaikan ide atau informasi penting yang akan disampaikan kepada pembaca, lalu penulis menjabarkan kalimat utama tersebut menjadi kalimat selanjutnya.

Tidak hanya penulis yang harus memahami kalimat utama dari tulisan yang ia buat namun pembaca juga harus memahami betul kalimat utama pada paragraf atau suatu tulisan agar pembaca dapat memahami dengan jelas informasi apa yang disampaikan oleh penulis dalam paragraf atau tulisan tersebut.

Bagi yang masih duduk dibangku sekolah, pasti sudah tidak asing lagi dengan kalimat utama karena dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pasti akan diajarkan mengenai kalimat utama dalam suatu paragraf atau tulisan.

Namun, tidak semua orang dapat memahami dengan mudah bagaimana cara menentukan kalimat utama pada suatu paragraf atau tulisan.

Tidak sedikit orang yang tidak mengetahui apa perbedaan kalimat utama, gagasan pokok atau ide pokok pada suatu paragraf.

Oleh sebab itu, untuk lebih memahami mengenai kalimat utama, simaklah informasi terkait pengertian, ciri-ciri, jenis serta contoh kalimat utama berikut ini.

Pengertian Kalimat Utama

Apa itu kalimat utama? Pengertian Kalimat utama adalah serangkaian kalimat dimana di dalam kalimat tersebut terdapat gagasan utama, gagasan pokok, pikiran pokok, ide pokok serta ide utama pada suatu paragraf.

Kalimat utama dalam suatu paragraf itu sangat penting. Bagaimana tidak?

Kalimat utama pada suatu paragraf merupakan suatu kerangka dasar untuk mengembangkan suatu paragraf agar paragraf tersebut jelas arah pembahasannya sehingga pembaca dapat memahami secara jelas maksud dari paragraf atau tulisan tersebut.

Kalimat utama mengandung keseluruhan dari isi paragraf. Jika suatu paragraf tidak memiliki kalimat utama maka paragraf tersebut tidak memiliki isi atau bisa disebut dengan paragraf yang tidak padu.

Kalimat utama merupakan sebuah kalimat dalam suatu paragraf dimana dalam kalimat tersebut terdapat gagasan utama, pikiran pokok atau ide utama, gagasan pokok serta ide pokok.

Penulis menyampaikan gagasan utama atau ide pokok dari kalimat utama kemudian penulis akan menjabarkannya melalui kalimat berikutnya.

Dalam buku yang berjudul “Kalimat Topik dan Kalimat Penjelas dalam Beberapa Jenis Paragraf” oleh Depdiknas, disebutkan bahwa kalimat utama yang baik adalah kalimat yang memuat sikap, gagasan maupun ide mengenai pokok pembahasan dalam tulisan tersebut.

Gagasan tersebut disebut dengan ide pembingkai dimana dari ide pembingkai tersebut dapat ditentukan kalimat penjelas yang menjadi pengurai dari kalimat utama. Apa itu kalimat penjelas?

Kalimat penjelas adalah uraian mengenai kalimat, dimana kalimat tersebut menjelaskan atau memperinci isi dari kalimat utama dalam suatu paragraf. Kalimat penjelas harus dapat menjelaskan secara detail mengenai topik pembahasan dalam suatu tulisan.

Ciri-Ciri Kalimat Utama

Terkadang beberapa orang kesulitan menemukan kalimat utama pada suatu paragraf karena tidak terbiasa membaca atau tidak memahami bagaimana bentuk kalimat utama dalam suatu paragraf.

Ada beberapa ciri dari kalimat utama dalam suatu paragraf yakni sebagai berikut ini:

  1. Suatu kalimat dapat disebut sebagai kalimat utama apabila kalimat tersebut mengandung permasalahan yang dapat diuraikan lebih lanjut atau dapat dikembangkan.
  2. Kalimat utama merupakan pernyataan yang bersifat umum.
  3. Kalimat utama biasanya berupa kalimat lengkap dimana kalimat tersebut dapat berdiri sendiri walaupun tanpa kalimat pendamping.
  4. Harus memiliki arti atau maksudnya jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lainnya dalam suatu paragraf.
  5. Letak kalimat utama dapat suatu paragraf berbeda-beda tergantung dari jenis paragrafnya. Apabila kalimat utama terletak di akhir paragraf, biasanya ciri-cirinya terdapat kalimat “sebagai kesimpulan” atau “jadi” atau “oleh karena itu” dan lain sebagainya.

Setelah memahami ciri-ciri kalimat utama dalam suatu paragraf atau tulisan maka tidak lengkap apabila tidak mengetahui ciri-ciri kalimat penjelas agar dapat membedakan yang mana kalimat utama dan yang mana kalimat penjelas dalam suatu paragraf.

Berikut adalah ciri-ciri kalimat penjelas dalam paragraf yang dapat anda amati:

  1. Suatu kalimat disebut dengan kalimat penjelas apabila kalimat tersebut adalah kalimat yang mendukung gagasan pokok pada suatu paragraf atau suatu tulisan.
  2. Kalimat penjelas tidak dapat berdiri sendiri.
  3. Kalimat penjelas mendeskripsikan topik bacaan.
  4. Dalam kalimat penjelas biasanya terdapat kata penghubung seperti kata bahkan, misalnya, contohnya. Fungsi kata penghubung ini adalah supaya tercapai keterkaitan antar kalimat tersebut.

Jenis Kalimat Utama

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, letak kalimat utama dalam suatu paragraf berbeda beda, ada yang terletak pada awal kalimat, tengah kalimat, akhir kalimat dan ada yang kalimat utama lebih dari satu.

Untuk dapat memahami lebih lanjut mengenai letak kalimat utama dalam suatu paragraf maka anda perlu mengetahui jenis-jenis kalimat utama yaitu sebagai berikut ini:

1. Kalimat Utama Deduktif

Apakah yang dimaksud dengan kalimat utama induktif? Jadi, kalimat utama induktif adalah kalimat utama dalam suatu paragraf yang terletak di awal paragraf dalam suatu tulisan. Kalimat setelahnya disebut dengan kalimat penjelas.

2. Kalimat Utama Induktif

Selain kalimat utama induktif, dikenal juga kalimat utama deduktif yaitu kalimat utama dalam suatu paragraf yang terletak di akhir paragraf. Jadi, kalimat-kalimat sebelum kalimat akhir tersebut adalah kalimat penjelasnya.

3. Kalimat Utama Campuran

Jenis kalimat utama berikutnya adalah kalimat utama campuran. Kalimat utama campuran adalah dalam 1 paragraf, terdapat lebih dari 1 kalimat utama yaitu terletak di awal kalimat dan akhir kalimat.

Kalimat utama campuran biasanya akan diselingi oleh kalimat penjelas.

4. Kalimat Utama Ineratif

Jenis kalimat utama yang terakhir adalah kalimat utama ineratif yaitu kalimat utama dalam suatu paragraf terletak di tengah paragraf. Dapat dikatakan bahwa kalimat penjelasnya mengapit kalimat utamanya.

Contoh Kalimat Utama

Untuk semakin memahami mengenai jenis-jenis kalimat utama yang terdiri dari kalimat utama induktif, kalimat utama deduktif dan kalimat utama campuran maka simaklah contoh kalimat utama tersebut berikut ini:

1. Contoh Kalimat Utama Deduktif

Perhatikan paragraf berikut ini!

  • Menjaga imunitas tubuh sangat penting agar tidak mudah terserang penyakit terutama virus Covid-19. (2) Tubuh manusia akan mudah terserang virus Covid-19 apabila kita tidak menjaga asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari serta tidak rutin berolahraga. (3)Makanan yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan imun misalnya adalah sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin c dan zat lain yang bagus untuk imun tubuh serta rutin mengonsumsi teh hijau. (4) Mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari juga sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh kita agar terhindar dari virus Covid-19. (5) Selain itu, berolahraga ringan seperti jogging atau jalan santai minimal satu jam setiap harinya akan membuat badan lebih bugar dan juga imunitas tubuh dapat meningkat.

Dari paragraf tersebut di atas, yang merupakan kalimat utama adalah kalimat nomor 1, sedangkan kalimat nomor 2, 3, 4 dan 5 adalah kalimat penjelas. Kalimat utama di atas merupakan kalimat utama deduktif karena terletak pada awal kalimat.

2. Contoh Kalimat Utama Induktif

Perhatikan paragraf berikut ini!

  • Ada berbagai macam hobi yang dimiliki orang-orang salah satunya adalah memelihara ikan hias. (2) Ikan hias dijual dengan berbagai macam harga tergantung jenis dan keunikannya, berkisar dari puluhan ribu hingga miliaran Rupiah. (3) Sebuah ikan hias termahal berharga 26 miliar Rupiah yang berasal dari Jepang. (4) Ikan hias termahal ini panjang tubuhnya adalah 101 cm dan pernah memenangkan sebuah kompetensi ikan hias di Jepang selama 2 tahun berturut-turut. (5) Ikan hias tersebut adalah ikan Koi bernama S Legend.

Dari paragraf tersebut di atas, kalimat utamanya adalah kalimat nomor 5, sedangkan kalimat nomor 1, 2, 3 dan 4 adalah kalimat penjelas. Kalimat utama tersebut dinamakan kalimat utama induktif karena kalimat utamanya terletak pada akhir kalimat.

3. Contoh Kalimat Utama Campuran

Berikut ini adalah contoh kalimat utama campuran:

  • Hutan mangrove merupakan salah satu jenis hutan yang memiliki karakteristik tertentu. (2) Tumbuh-tumbuhan yang berada di dalam hutan mangrove didominasi oleh tumbuhan bakau, oleh sebab itu beberapa orang menyebut hutan mangrove sebagai hutan bakau. (3) Hutan mangrovr terletak di perairan payau yaitu perairan asin dan perairan tawar. (4) Oleh sebab itu, hutan mangrove dipengaruhi oleh pasang surut laut. (5) Itulah ciri-ciri dari hutan mangrove.

Berdasarkan paragraf di atas, kalimat utamanya adalah kalimat nomor 1 dan juga kalimat nomor 5. Sedangkan kalimat nomor 2, 3 dan 4 adalah kalimat penjelas.

Oleh sebab itu, kalimat utama pada paragraf di atas disebut dengan kalimat utama campuran yang mana letak kalimat utamanya ada di awal dan akhir paragraf.

4. Contoh Kalimat Utama Ineratif

Simaklah paragraf berikut ini!

  • Mungkin bagi sebagian orang, sarapan pagi adalah rutinitas yang tidak biasa dilakukan. (2) Namun, faktanya bahwa sarapan pagi sangat penting untuk tubuh kita. (3) Dengan rutin bersarapan di pagi hari membuat tubuh menjadi lebih berenergi dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh. (4) Oleh sebab itu, sarapan di pagi hari merupakan hal yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan begitu saja. (5) Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi pada saat sarapan pagi adalah buah-buahan atau makanan yang mengandung banyak serat.

Berdasarkan paragraf tersebut di atas, kalimat utamanya adalah nomor 4 sedangkan kalimat nomor 1, 2, 3 serta 5 adalah kalimat penjelas.

Karena letak kalimat utamanya adalah di tengah paragraf maka kalimat utama pada paragraf di atas disebut dengan kalimat utama ineratif.

Demikianlah informasi terkait pengertian kalimat utama, ciri-ciri kalimat utama serta ciri-ciri kalimat penjelas, jenis-jenis kalimat utama serta contoh kalimat utama.

Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan anda khususnya terkait dengan kalimat utama sehingga anda bisa memahami dengan mudah mengenai kalimat utama dalam suatu tulisan.

Tinggalkan komentar