Organisasi Adalah : Pengertian, Jenis, Fungsi, Ciri dan Contoh

Dalam setiap lini kehidupan, organisasi menjadi suatu perkumpulan yang banyak ditemukan. Organisasi bisa dimulai dari hal yang sederhana seperti perkumpulan ibu-ibu yang kemudian menjadi menjadi perkumpulan pkk atau perkumpulan pemberdayaan keluarga hingga organisasi formal seperti organisasi politik.

Organisasi Adalah  Pengertian, Jenis, Fungsi, Ciri dan Contoh
Organisasi Adalah Pengertian, Jenis, Fungsi, Ciri dan Contoh

Secara sederhana, organisasi dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang berkumpul dan memiliki tujuan yang sama kemudian mendirikan kelompok.

Organisasi merupakan tempat bagi orang untuk bisa bekerjasama, berkumpul, dan melakukan kegiatan yang rasional dan sistematis.

bisa berada dalam lingkup kecil seperti lingkup antara tetangga hingga lingkup nasional bahkan internasional.

Pengertian Organisasi

Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai fungsi, jenis, maupun ciri dari organisasi, maka yang perlu dipahami dahulu adalah pengertian organisasi.

Terdapat berbagai pengertian organisasi dari beberapa ahli. Berikut pengertian organisasi menurut ahli

1. Max Weber

Ilmuwan Max Weber mengartikan organisasi sebagai suatu kerangka yaang terstruktur dimana anggota kelompok di dalamnya memiliki tanggung jawab, diberikan wewenang, serta setiap anggota memiliki fungsi tertentu dalam kelompok tersebut.

2. Oliver Sheldon

Menurut Oliver Sheldon, organisasi dapat diartikan sebagai proses penggabungan pekerjaan yang semula dikerjakan oleh individu menjadi dikerjakan oleh kelompok.

Dalam menjalankan tugasnya ini, anggota individu dalam kelompok harus memiliki bakat sehingga pekerjaan yang diberikan atau dtugaskan menjadi efisien, terkoordinasi, serta terjalin secara sistematis. Itulah pengertian organisasi menurut Oliver Sheldon.

3. Ernest Dale

Berbeda dengan Oliver Sheldon yang berfokus kepada bakat individu dalam menjalankan kerja pada kelompok, Ernest Dale memfokuskan pengertian organisasi pada proses perencanaan yang ada di dalamnya.

Menurut Ernest Dale, organisasi berkaitan dengan penyusunan, pemeliharaan motif dalam organisasi serta proses pengembangan organisasi.

Organisasi menurut Ernest Dale juga bentuk pemeliharaan motif dari hubungan kerja individu yang ada dalam organisasi tersebut.

4. Victor A. Thompson

Dalam pendapat Victor A. Thomson, organisasi merupakan intergrasi dari sejumlah orang yang memiliki keahlian kemudian menjalin kerjasama dengan rasional secara interpersonal demi mencapai tujuan yang spesifik yang sebelumnya telah disepakati oleh individu dalam kelompok tersebut.

Jika menilik dari definisi organisasi menurut Victor A. Thompson, maka bisa dilihat bahwa organisasi yang dimaksudkan oleh Victor A. Thompson merupakan organisasi yang bersifat resmi karena lebih rasional dengan tujuan-tujuan yang telah disepakati untuk dicapai.

5. J.S Poerwadarminta

Dalam mendefinisikan mengenai organisasi, W.J.S Poerwadarminta mendefiniskan secara lebih sederhana yaitu berkaitan dengan susunan dan aturan yang menyangkut mengenai berbagai individu serta kelompok yang menjadi satu dan berkegiatan secara terbuka dan tertata.

Bila melihat dari pengertian organisasi menurut beberapa pakar, maka bisa disimpulkan bahwa secara umum organisasi merupakan tempat bagi orang untuk saling bekerjasama, menjalin hubungan secara rasional dan interpersonal demi mencapai tujuan tertentu.

Organisasi bisa juga merupakan kesatuan yang terdiri dari banyak orang dengan lingkungan yang berbeda dan memiliki hubungan dengan lingkungan di luar organisasi tersebut.

Jenis Organisasi

Tiap organisasi tentu memiliki tujuan yang berbeda. Karena itulah, organisasi bisa dikelompokan berdasarkan jenisnya.

Hal ini untuk mempermudah mengidentifikasi jenis dari organisasi tersebut dan juga mempermudah untuk mencapai tujuan yang disepakati. Berikut beberapa jenis organisasi yang bisaa diketahui secara umum

1. Organisasi Formal

Sesuai dengan namanya, organisasi formal merupakan organisasi terdaftar yang diakui dan memiliki landasan hukum. Secara kerja organisasi ini juga lebih terstruktur dan sistematis.

2. Organisasi Informal

Bila ada organisasi informal, maka ada pula organisasi informal. Organisasi informal meliputi organisasi yang terdiri dari relawan.

Karena itulah organisasi informal juga kerap disebut dengan voluntary association karena memang organisasi ini berjalan dengan adanya relawan yang memiliki tujuan yang sama.

3. Organisasi Hybrid

Istilah organisasi hybrid merujuk pada organisasi yang melakukan kerja pada bidang publik dan juga privat. Dalam hal ini, organisasi tersebut melakukan tugas untuk kepentingan publik.

Namun, organisasi hybrid ini juga mengembangkan aktivitas yang tujuannya adalah mencari keuntungan.

4. Organisasi Rahasia

Organisasi rahasia merupakan organisasi yang bergerak sesuai dengan tujuan dari para anggotanya, tetapi keberadaan organisasi ini tidak diketahui oleh publik dan hanya anggotanya saja yang dapat mengetahui mengenai organisasi tersebut.

Tak jarang, organisasi rahasia juga memiliki sifat ilegal atau memiliki tujuan ilegal.

Fungsi Organisasi

Tiap organisasi tentu didirikan dengan tujuan tertentu. Bahkan salah satu hal yang menjadi ciri khas dari adanya organisasi adalah kesamaan tujuan dari para anggotanya.

Organisasi yang merupakan tempat berkumpulnya individu untuk menjalankan fungsi tiap individunya sehingga tujuan yang telah disepakati tentu memiliki fungsi tersendiri.

Fungsi dari organisasi bisa terbagi ke dalam beberapa hal seperti sebagai tempat pemberian arahan maupun aturan serta pembagian kerja mengenai hal yang bisa dilakukan dan yang tak bisa dilakukan oleh anggota dari individu dalam organisasi.

Untuk fungsi yang selanjutnya yaitu organisasi juga bisa digunakan sebagai tempat untuk meningkatkan kemampuan anggotanya dalam bidang tertentu yang telah ditugaskan pada anggota tersebut.

Sehingga, dengan meningkatnya kemampuan organisasi, maka organisasi dan masyarakat pun bisa mendapatkan sumber daya dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan oleh masyarakat dan didukung oleh masyarakat.

Fungsi organisasi yang lain yaitu sebagai tempat untuk bisa mencerdaskan anggota organisasi dan juga untuk memberikan pengetahuan pada anggota organisasi.

Fungsi yang ada dalam organisasi tersebut tentu bisa dilaksanakan bila tiap anggota organisasi memahami mengenai fungsi utama organisasi hingga arah pergerakan dari organisasi.

Hal tersebut senada dengan tujuan organisasi. Organisasi yang memiliki beragam fungsi tersebut tentu didirikan dengan suatu tujuan biasanya bahkan dengan tujuan yang sama dari anggota organisasi tersebut.

Tentu saja, tujuan pada tiap organisasi berbeda pada tiap organisasi. Namun, secara umum, organisasi memiliki tujuan untuk meningkatkan produktivitas dari anggota organisasi serta untuk mendapatkan keuntungan dan ada pula yang memiliki tujuan untuk menyejahterahkan anggota maupun orang di lingkungan sekitar yang menjadi tujuan dari organisasi yang telah ditetapkan bersama.

Tujuan organisasi juga bisa berupa proses realisasi dari keinginan maupun cita-cita yang dimiliki oleh anggota dari organisasi.

Tujuan dari organisasi juga bisa berupa memberikan pengakuan pada anggota serta mendapatkan penghargaan bagi anggota atau bagi organisasi.

Ciri Organisasi

Organisasi yang memiliki beragam fungsi dengan jenis yang berbeda tentu memiliki ciri khas yang membuat organisasi tersebut bisa disebut sebagai organisasi.

Beberapa ciri yang membuat organisasi bisa disebut sebagai organisasi antara lain

1. Adanya Tujuan yang Sama

Organisasi bisa terbentuk tentu karena individu memiliki tujuan yang sama sehingga dalam proses menjalankan organisasi, terdapat visi dan misi untuk bisa mencapai tujuan yang telah ditentukan dan menetapkan cara untuk mencapai tujuan.

Adanya tujuan yang sama merupakan salah satu ciri dari organisasi.

Tujuan ini bisa dicapai bila anggota  dalam organisasi juga melakukan upaya untuk mencapai tujuan dari organisasi yang telah ditetapkan bersama.

2. Terjadi Kerjasama

Selaras dengan ciri organisasi yang pertama, organisasi yang memiliki tujuan yang sama juga takkan dapat mencapai tujuan bila tak terjadi kerjasama antar anggota dalam organisasi.

Karena itulah, anggota perlu untuk bekerjasama sesuai dengan fungsi yang telah ditugaskan atau diberikan kepada tiap anggota dan juga perlu untuk melakukan koordinasi antar anggota sehingga tujuan yang telah ditetapkan bisa tercapai.

3. Terdiri dari Sekelompok Orang

Mungkin, ciri utama yang menandakan suatu organisasi adalah adanya anggota dalam organisasi. Tujuan maupun kerjasama takkan bisa tercapai tanpa adanya anggota di dalam organisasi.

Karena itulah, ciri utama yang menandakan suatu organisasi adalah terdiri dari sekelompok orang.

Sekelompok orang maupun individu ini dengan sengaja membentuk kelompok yang kemudian juga bisa menjadi organisasi baik itu organisasi formal, informal, maupun organisasi jenis lain.

4. Terdapat Pembagian Tugas

Organisasi dibentuk sebagai upaya untuk mencapai suatu tujuan. Karena itulah, anggota di dalam organisasi perlu diberikan pembagian peran dengan beragam tugas yang dipilih berdasarkan kemampuan dalam organisasi.

Pembagian tugas ini akan membantu anggota dalam organisasi untuk bisa bekerjasama secara efektif dan efisien sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh tiap anggota organisasi.

5. Ada Aturan yang Mengikat

Organisasi merupakan tempat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan disepakati oleh anggotanya secara bersama.

Dalam menjalani organisasi, tentu harus ada aturan yang mengikat agar organisasi bisa berjalan dengan efisien dan tujuan yang telah ditetapkan bisa dicapai.

Aturan ini sifatnya mengikat anggota organisasi dan harus dipatuhi serta diterapkan oleh anggota dari organisasi.

Contoh Organisasi

Memahami mengenai organisasi belum lengkap bila tanpa disertai dengan contoh dari organisasi. Karena itu, pada bagian ini akan dibahas mengenai contoh-contoh dari organisasi.

Contoh dari organisasi bisa dibagi berdasarkan dari bentuknya yaitu organisasi formal dan informal.

1. Organisasi Informal

Organisasi informal memiliki aturan yang lebih fleksibel dan tidak terlalu mengikat anggota dari organisasi tersebut.

Kendati aturan tersebut lebih fleksibel dibandingkan organisasi formal, tetapi aturan dalam organisasi informal tetap perlu dipatuhi agar organisasi bisa berjalan dengan selaras dan tak terjadi konflik dalam organisasi.

Sama seperti organisasi formal, organisasi informal juga bisa memiliki struktus yang dapat membantu untuk bisa menjalankan kegiatan dalam organisasi.

Contoh dari organisasi informal dapat ditemui dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari seperti arisan, kegiatan keagamaan, atau mungkin bisa juga kerja kelompok.

2. Organisasi Formal

Organisasi formal kendati didirikan untuk mencapai tujuan sama seperti organisasi informal, tetapi memiliki aturan yang lebih mengikat dibandingkan dengan organisasi informal.

Dalam organisasi formal, struktur yang dimiliki pun juga lebih sistematis sehingga kerja dari organisasi ini menjadi lebih efisien dan tujuan bisa tercapai.

Organisasi formal juga biasanya memiliki dasar hukum yang tetap. Organisasi formal biasanya dibagi menjadi beberapa jenis seperti organisasi sosial, organisasi pendidikan, maupun organisasi politik.

3. Organisasi Sosial

Dalam organisasi sosial, tujuan utama organisasi tentu berfokus pada bidang sosial dengan fokus utama membantu orang lain.

Organisasi sosial bisa dibentuk secara kelompok maupun oleh individu yang kemudian mencari relawan sehingga kemudian bisa terbentuk organisasi.

Beberapa contoh dari organisasi yang bergerak dalam bidang sosial adalah organisasi lingkungan seperti LSM yang berfokus pada isu mengenai lingkungan.

Organisasi sosial juga biasanya memiliki sifat non profit sehingga tujuan utama dari organisasi ini tidak berfokus pada keuntungan materi melainkan pada peningkatan kesejahteraan pada isu yang menjadi fokus utama organisasi.

4. Organisasi Pendidikan

Pada organisasi yang berbentuk organisasi pendidikan, organisasi ini dibentuk dalam lingkup dunia pendidikan.

Organisasi yang berfokus pada pendidikan bisa seperti OSIS maupun BEM dan bisa pula organisasi LSM yang fokusnya adalah pada bidang pendidikan.

5. Organisasi Politik

Organisasi politik sesuai dengan namanya merupakan organisasi yang memiliki fokus pada bidang politik.

Ketahuilah bahwa Organisasi politik bisa berbentuk partai. Tujuan utama dari organisasi politik antara lain untuk mencari kekuasaan politik.

Tinggalkan komentar