11 Bagian-Bagian Daging Sapi

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Bagian Daging Sapi? Ketika akan memakan daging sapi, Anda pasti bertanya tentang bagian apa yang tersedia. Entah itu bagian perut, iga, atau lainnya. Itu hanya sedikit dari sebelas bagian-bagian daging sapi.

11 Bagian-Bagian Daging Sapi
11 Bagian-Bagian Daging Sapi

Terdapat empat bagian utama potongan daging sapi yaitu daging sampil, daging has, iga, dan sandung lamur.

Sementara itu, potongan daging sapi yang paling empuk adalah iga dan daging has dalam (tenderloin).

Area terberat dari sapi adalah kaki dan otot bahu. Ini karena keduanya adalah bagian yang paling banyak bekerja.

Bagian Daging Sapi

Secara garis besar, pembagian daging sapi terbagi atas dua kelompok utama yaitu potongan bagian depan (forequarter) dan potongan bagian belakang (hindquarter).

Potongan Daging Sapi Bagian Depan

Ini terdiri dari daging sampil (chuck), iga (rib), plate, sanding lamur (brisket), dan sengkel (shank).

1. Daging Sampil (Chuck)

Daging sampil terdiri dari tulang belikat, bagian leher, dan lengan atas. Bagian ini menghasilkan potongan daging yang keras dan sangat beraroma.

Potongan bagian depan ini memiliki banyak jaringan ikat. Itu yang membuat daging sampil menjadi pilihan yang baik untuk direbus atau dipanggang.

Daging sampil juga menjadi pilihan untuk membuat daging giling karena banyak mengandung lemak.

2. Iga (Rib)

Iga merupakan bagian dari daging sapi yang biasanya dijadikan sebagi bahan steak. Ini adalah daging yang empuk meskipun dipanaskan pada suhu yang tinggi.

3. Plate

Plate mengandung banyak tulang rawan, terutama di area sekitar tulang rusuk. Itulah kenapa iga sapi sangat ideal untuk direbus.

Proses memasak seperti ini akan melarutkan tulang rawan dan mengubahnya menjadi gelatin. Plate juga mengandung cukup lemak, sehingga dapat digunakan untuk membuat daging giling.

4. Sandung Lamur (Brisket)

Pada dasarnya, sanding lamur merupakan bagian dada atau otot dada sapi. Biasanya, bagian ini terlihat tebal karena mengandung lemak yang banyak.

Sandung lamur adalah bagian daging sapi yang paling beraroma walaupun bertekstur keras dan harus dimasak dengan cara yang benar. Sandung lamur sering digunakan untuk membuat daging panggang dan kornet.

5. Sengkel (Shank)

Setiap sisi daging sapi memiliki dua betis yaitu di bagian depan dan di bagian belakang.

Ini merupakan daging bertekstur sangat keras karena dipenuhi jaringan ikat. Biasanya, daging sengkel dijadikan sebagai hidangan mewah ala Italia.

Potongan Daging Sapi Bagian Belakang

Ini terdiri dari shortloin, daging has luar (sirloin), daging has dalam (tenderloin), perut sapi (flank), gandik (round beef), dan buntut (oxtail).

1. Shortloin

Ini merupakan potongan utama daging sapi bagian utama. Shortloin juga disebut striploin atau T-bone yang memiliki ukuran panjang 16-18 inci.

Daging sapi ini akan menghasilkan 11 hingga 14 potong steak yang tergantung pada ketebalannya. Daging shortloin sebaiknya dimasak dengan energi panas yang cukup tinggi.

2. Daging Has Luar (sirloin)

Sirloin terbagi menjadi sirloin atas dan bawah. Sirloin atas umumnya dibuat menjadi steak yang cocok untuk dipanggang.

Ini merupakan jenis daging yang memiliki otot-otot yang sedikit keras karena terletak di bagian belakang.

Sementara itu, sirloin bawah terbagi lagi menjadi tiga komponen yaitu tri-tip, ball tip, dan flap. Ketiga jenis bagian sirloin ini dapat diolah dengan cara dipanggang atau dijadikan daging giling.

3. Daging Has Luar (tenderloin)

Potongan daging sapi yang paling empuk adalah daging has luar yang terletak di bagian pinggang.

Di sinilah produsen daging kemasan mendapatkan filet mignon yang berasal dari bagian tenderloin tersebut.

Daging has luar hanya boleh dimasak menggunakan metode panas kering atau dipanggang. Ini merupakan daging yang super empuk, jadi tidak memerlukan waktu yang lama untuk memasak.

4. Perut Sapi (flank)

Perut sapi juga dapat dimasak di atas panggangan. Akan tetapi, perhatikan waktu yang diperlukan untuk memasak.

Ini karena perut sapi memiliki serat otot yang kuat. Jika terlalu matang, itu bisa membuat perut sapi menjadi lebih keras.

Teknik terbaik untuk memasak perut sapi adalah memanggangnya dengan cepat pada suhu yang tinggi.

Mengasinkan daging terlebih dahulu dapat membantu mencegah daging mengering. Hindari memasak terlalu lama adalah pencegahan terbaik.

Ketika Anda siap untuk menyajikannya, jangan lupa mengiris flank tipis-tipis agar tidak kenyal. Perut sapi juga dapat direbus dan sering digunakan dalam pembuatan daging giling.

5. Gandik (round beef)

Sama seperti daging has luar, daging gandik juga terbagi atas beberapa bagian. Terdapat gandik atas, bawah, dan buku jari.

Bagian gandik atas dan bawah terlihat lebih ramping dan tidak mengandung banyak kolagen. Kolagen merupakan jenis protein yang berubah menjadi gelatin ketika direbus secara perlahan.

Itulah kenapa gandik sebaiknya dimasak dengan cara dipanggang.

6. Buntut (oxtail)

Ini merupakan bagian daging sapi yang sering dimasak dengan cara direbus. Buntut sapi memiliki tekstur yang lembut dan kenyal.

Itulah penjelasan tentang bagian-bagian daging sapi. Anda dapat menjadikan ulasan ini sebagai pedoman untuk memasak daging sapi dengan cara yang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *