Burung Cucak Ijo : Taksonomi, Morfologi, Habitat dan Harga

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Taksonomi, Morfologi, Habitat dan Harga Burung Cucak Ijo? Bagi para penggemar burung kicau, nama Cucak Ijo pastinya menjadi salah satu jenis burung yang paling banyak diburu oleh para kolektor karena suara yang menentramkan hati.

Taksonomi, Morfologi, Habitat dan Harga Burung Cucak Ijo
Taksonomi, Morfologi, Habitat dan Harga Burung Cucak Ijo

Kepopuleran burung cucak ijo semakin meningkat karena sering kali memenangkan lomba kicau di berbagai daerah.

Hal unik yang dimiliki oleh cucak ijo dibanding burung kicau lainnya adalah kepintarannya dalam menirukan suara burung lain yang ada disekelilingnya.

Selain suaranya, yang membuat banyak orang jatuh cinta dengan burung ini adalah warna bulunya yang cantik.

Sesuai namanya, cucak ijo memiliki bulu berwarna hijau cerah seperti warna daun. Karena hal inilah banyak juga yang menyebut burung ini dengan sebutan burung daun atau murai dain.

Taksonomi Burung Cucak Ijo

Meski namanya adalah cucak ijo, namun ternyata burung ini bukanlah famili dari burung cucak lainnya seperti cucak rowo ataupun cucak jawa.

Burung yang dalam istilah Inggris sering disebut dengan nama Greater Green Leafbird ini adalah burung yang masuk dalam famili Chloropseidae.

Cucak ijo adalah spesies burung kecil yang persebarannya di India dan Asia Tenggara. Sementara di Indonesia sendiri burung ini seringkali ditemui di daerah Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Bali.

Berbeda daerah, ternyata berbeda pula ciri-ciri yang dimiliki oleh burung yang satu ini. Di daerah Sumatera dan Kalimantan cucak ijo memiliki warna hijau dengan kombinasi kuning pada bulunya. Biasanya masyarakat menyebut jenis ini dengan Cucak Ijo Mini dan juga Cucak Ijo Rante.

Sementara di daerah Banyuwangi Jawa Timur, cucak ijo memiliki bulu berwarna hijau dengan ada warna hitamnya di bagian leher bawah dan dada. Jenis ini dinamai dengan nama cucak ijo Banyuwangi dan persebarannya di berbagai daerah Jawa Timur seperti Jember dan sekitarnya.

Morfologi Burung Cucak Ijo

Jika dilihat dari morfologinya, burung cucak ijo ini adalah jenis burung yang mempunyai ciri ukuran tubuh yang sedang. BCucak ijo dewasa rata-rata memiliki ukuran tubuh dengan panjang sekitar 18-22cm.

Sementara itu untuk beratnya, jenis kelamin jantan dan betina ternyata memiliki selisih yang cukup kentara. Cucak ijo jantan memiliki berat rata-rata 43-49 gram, sementara cucak ijo betina memiliki berat rata-rata 38-41,5 gram.

Selain beratnya perbedaan yang cukup mencolok dari cucak ijo pejantan dan cucak ijo betina adalah dari matanya.

Untuk cucak ijo jantan pada bagian matanya terdapat lingkaran berwarna kuning, sementara itu pada cucak ijo betina, lingkaran tersebut berwarna putih.

Habitat Burung Cucak Ijo

Cucak ijo memiliki habitat di hutan-hutan yang ada di daerah-daerah dataran rendah. Selain itu, burung ini seringkali juga ditemukan di daerah-daerah perbukitan dengan tinggi kurang lebih 1.000 mdpl.

Biasanya burung ini suka berada di puncak-puncak pohon sendirian atau juga berpasangan. Namun tak jarang juga burung cucak ijo ini terlihat hinggap berkelompok sekitar 5-8 burung.

Sesuai habitatnya, cucak ijo memiliki makanan seperti burung-burung sejenisnya. Burung ini biasa memakan serangga-serangga kecil, buah-buahan dan nektar dari bunga.

Namun ketika dipelihara, cucak ijo juga diberi makan voer hingga sayur-sayuran yang dipercaya membuat suaranya menjadi lebih gacor.

Persebaran dan Jenis Ras

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit diatas bahwa burung cucak ijo banyak dijumpai di daerah India dan Asia Tenggara.

Untuk kawasan Asia Tenggara, persebaran burung ini antara lain ada di daerah Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand dan pastinya Indonesia.

Setidaknya ada dua sub-spesies dari burung cucak ijo yang berada di kawasan Asia Tenggara, yaitu:

  • S Zosterops Vigors. 1830. Untuk spesies yang pertama ini persebarannya adalah di daerah Thailan, Mianmar, Malaysia, Singapura, Sumatera, Kalimantan dan Natuna
  • Sementara untuk yang kedua adalah C. s. sonnerati Jardine & Selby, 1827. yang persebarannya berada di daerah Pulau Jawa dan Bali.

Harga Burung Cucak Ijo

Karena merupakan burung yang banyak diburu oleh pecinta burung kicau membuat Fauna yang satu ini pun dibanderol dengan harga yang tidak murah.

Tentu sangat beralasan kenapa burung ini memiliki harga yang mahal. Dilihat dari segi fisiknya, burung ini memiliki warna yang sangat indah untuk dilihat.

Selain itu suaranya kicaunya yang nyaring membuat jiwa merasa tentram ketika memiliki burung ini di rumah.

Burung Cucak ijo ini memiliki harga yang cukup bervariasi. Untuk cucak ijo anakan biasa dibanderol dengan harga sekitar 150.000-500.000 ribu rupiah.

Sementara untuk Cucak ijo dewasa, rata-rata para penjual membanderolnya dengan harga 1 juta hingga 3 juta rupiah.

Kemudian untuk Cucak ijo yang memiliki prestasi menjuarai lomba akan dihargai lebih mahal lagi.

Untuk cucak ijo prestasi bisa dihargai dengan harga 4 hingga 5 juta rupiah, dan bahkan ada yang lebih. Semakin burung menjuarai banyak lomba, maka semakin mahal pula harganya.

Baca Juga : Cara Membuat Cucak Rowo Gacor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *