Ciri, Jenis dan Manfaat Burung Hantu

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Ciri, Jenis dan Manfaat Burung Hantu? Meski sebagian dari kita mungkin belum memiliki kesempatan untuk melihat jenis burung yang satu ini, namun pastinya tak kan ada satu orang-pun di dunia ini yang tak mengenal burung ini.

Ciri, Jenis dan Manfaat Burung Hantu
Ciri, Jenis dan Manfaat Burung Hantu

Ya, burung hantu. Sudah banyak sekali platform-platform dunia hiburan yang memperkenalkan burung hantu. Mungkin, nomor satu dari antara semua list itu adalah serial film blockbuster asal Inggris yaitu Harry Potter.

Dalam serial film tersebut, sang tokoh utama: Harry Potter, mempunyai seekor peliharaan yang cukup menarik perhatian banyak orang, yaitu burung hantu.

Lebih menariknya, jika pada umumnya burung hantu lebih di dominasi dengan warna gelap seperti hitam dan cokelat tua, di serial ini Hedwig (nama burung hantu milik Harry) keseluruhan tubuhnya memiliki warna putih bersih layaknya salju.

Memang cukup mengejutkan, tapi masih banyak sekali hal menyangkut burung hantu yang pada umumnya masih belum diketahui oleh khalayak umum.

Kali ini, kita semua akan mempelajari lebih lanjut mengenai Ciri, Jenis dan Manfaat Burung Hantu.

Ciri Dan Jenis Burung Hantu

Burung hantu sendiri merupakan jenis burung yang masuk dalam ordo Strigiformes. Meski hewan ini terlihat tenang dan pendiam, namun ternyata burung hantu dikategorikan sebagai burung yang ganas.

Burung hantu termasuk ke dalam jenis hewan nocturnal (hanya muncul di malam hari), dan secara umum hanya mengonsumsi daging sebagai pola makan utama.

Mereka tersebar hampir di seluruh penjuru dunia, namun sangat disayangkan, terdapat dua wilayah yang ternyata sama sekali tidak memiliki populasi burung hantu di dalamnya, yaitu Greeland dan Antartika.

Mari, kita pelajari lebih lanjut mengenai jenis-jenis burung hantu yang dapat kita temukan di berbagai penjuru dunia.

1. Celepuk Merah

Celepuk merah merupakan jenis burung hantu dapat kita temui di negeri kita tercinta, Indonesia. Ia sendiri memiliki nama lain Reddish Scops Owl dan termasuk ke dalam jenis burung hantu berukuran kecil, yaitu berkisar antara 15-18 cm saja.

Jenis ini memiliki tiga bagian warna yang menghiasi tubuh mereka: untuk bagian atas (kepala) Celepuk didominasi dengan warna cokelat kemerahan bergoreskan putih dan hitam, tubuh didominasi dengan warna merah, dan untuk bagian bawah memiliki campuran antara kuning dan merah bercoret hitam.

Celepuk merah pada umunya dapat ditemukan di dataran rendah hutan sekunder maupun primer dengan intensitas pepohonan yang lebat.

2. Serak Jawa

Dengan tinggi berkisar antara 34 cm, Serak Jawa masuk menjadi golongan jenis burung hantu besar nan sangat cantik. Ia memiliki bentuk wajah menyerupai hati berselimut putih dengan garis cokelat muda yang membingkai.

Hampir seluruh tubuhnya tertutupi dengan mantel alami berwarna putih dengan berhiaskan bintik hitam. Untuk bagian sayapnya sendiri dibalut dengan warna kuning kecokelatan bertekstur halus.

Serak Jawa hanya dapat ditemui di daerah dengan ketinggian berkisar 1,600 m dari permukaan laut, dan memiliki kebiasaan yang cukup menarik yaitu bertengger rendah diantara perdu dan tajuk pepohonan.

Tidak hanya ditemui di lingkungan natural seperti hutan liar, Serak Jawa juga terlihat berdomisili pada area seperti pekarangan, taman-taman, serta perkebunan.

3. Burung Hantu Abu-abu Besar

Burung hantu Abu-abu besar yang tersohor di seluruh penjuru dunia dengan nama Great Grey Owl masuk ke dalam 6 spesies burung hantu terbesar di dunia.

Pemilik nama latin Strix Nebulosa ini tersebesar di daerah barat dan timur wilayah Hemisphere. Banyak sekali julukan yang melekat untuk jenis ini, seperti contoh: Phantom of the North, bearded owl, spectral owl, dll.

Panjang betina dari Great Grey Owl dapat bertumbuh berkisar antara 61-84 cm serta berbobot dari antara 580-1,900 gr.

Sedangkan untuk pejantan, mayoritas memiliki tubuh yang lebih kecil layaknya berbagai jenis satwa lainnya. Burung ini dapat ditemui di area terbuka seperti rawa dan padang rumput di sekitaran hutan carniferous di Taiga.

4. Burung Hantu Salju

Burung hantu Salju atau Snowy Owl manjadi pusat perhatian seluruh dunia sejak serial film Harry Potter diliris pada tahun 2001.

Walaupun sebenarnya jenis ini sudahlah tidak asing bagi para pecinta hewan. Habitat alami dari Burung hantu Salju berada di sekitar tundra Arctic, ia sering kali ditemui bersembunyi dibalik bebatuan dan lumut.

Berbeda dari jenis burung hantu lainnya yang senang berburu pada malam hari, Snowy owl lebih memilih untuk aktif berburu di siang hari.

Ia memiliki ciri telinga berumbai, paruh yang pucat, dan tubuh iconic yang hampir seluruhnya berbalut dengan jubah putih (sebagaian memiliki corak hitam sebagian tidak).

Manfaat Burung Hantu

Kebanyakan orang tertarik terhadap burung hantu sebagai sebuah hobby; ada yang tertarik untuk memelihara, namun ada juga yang hanya tertarik untuk mengabadikan keindahannya saja ke dalam sebuah foto, gambar, maupun lukisan. Tapi, taukah kalian, bawa burung hantu memiliki manfaat tersendiri dari keberadaannya?

Sedikit sudah kita bahas bahwa burung hantu merupakan hewan pemakan daging atau karnivora; tahukan kalian bahwa sebagian besar dari buruan para makhluk malam ini adalah tikus? Ya, burung hantu merupakan pemburu tikus yang sangat efektif.

Masih banyak sekali para pemilik perkebunan sawit maupun sawah yang menggunakan jasa burung hantu sebagai pengontrol hama tikus di ladang mereka.

Kurang lebih 50% pengontrolan hama tikus ditanggung jawabkan kepada mahkluk malam ini dengan sisa menggunakan bantuan bahan kimia.

Bukan hanya hidup sebagai makhluk yang menawan, burung hantu juga mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan memberi bantuan untuk manusia!

Baca Juga : Fakta Unik Burung Hantu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *