Cara Membedakan Burung Hwamei Jantan dan Betina

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Membedakan Burung Hwamei Jantan dan Betina? Bagi masyarakat yang tertarik dengan burung kicau, maka memelihara burung Hwamei adalah langkah yang tepat.

Cara Membedakan Burung Hwamei Jantan dan Betina
Cara Membedakan Burung Hwamei Jantan dan Betina

Namun, pembudidaya jangan sampai salah memilih jenis kelamin burung, karena burung Hwamei yang kicaunya indah adalah Hwamei yang berjenis kelamin jantan.

Cara Membedakan Burung Hwamei Jantan dan Betina

Tentunya, untuk memelihara burung kicau asal Tiongkok ini, pembudidaya harus memahami perbedaan burung Hwamei jantan dengan yang betina terlebih dahulu.

Termasuk harus mampu membedakan ketika sudah tiba di pasar burung supaya tidak salah membeli.

Untuk itu, di bawah ini terdapat beberapa perbedaan burung Hwamei jantan dengan burung Hwamei yang betina. Silakan disimak, jika pembudidaya memang tertarik untuk memeliharanya dan ini perbedaan yang dimaksud:

1. Perhatikan Ukuran Burung

Perbedaan antara burung Hwamei jantan dan betina yang pertama terletak pada ukuran tubuhnya.

Burung Hwamei jantan bisanya memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan yang betina. Makanya, burung ini lebih bebas bergerak aktif dibandingkan pasangannya.

Perbedaan ini sangat jelas terlihat dan pembudidaya tidak perlu melihat kedua burung secara bersamaan.

Pembudidaya pemula sekalipun pasti bisa membedakannya jika melihat dari sisi ini. Maka dari itu, pasti kamu tidak salah ketika mengukur tubuh burung Hwamei jantan dengan yang betina.

Oleh karena alasan di atas, sejatinya burung hwamei bisa dipelihara oleh siapa saja. Baik itu oleh perawat burung kicau pemula maupun yang sudah kenyang dengan pengalaman. Sayang burung ini terbilang cukup mahal karena sulit didapatkan.

2. Perhatikan Proporsional Tubuh

Jika dari segi ukuran, memang ukuran tubuh burung hwamei yang jantan lebih kecil dari burung hwamei yang betina. Akan tetapi, jika dibaca dari proporsional tubuh, maka burung hwamei jantan yang terlihat lebih gagah dan otot-ototnya kokoh.

Burung hwamei yang betina memiliki tubuh besar tetapi bongsor. Perbedaan ini terlihat ketika burung sedang berjalan.

Pergerakannya terasa lebih lamban serta serasa begitu kesulitan untuk melangkahkan kakinya. Kalau burung hwamei jantan justru lebih aktif dan lincah.

Kekokohan otot burung hwamei jantan melebihi yang betina semata untuk menunjukkan kalau burung tersebut memang jantan.

Makanya pembudidaya tidak boleh salah pilih. Jika pun agak kesulitan untuk menentukan perbedaan dari sisi ini, pembudidaya bisa memetakannya dengan melihat keaktifan saat bergerak.

3. Amati Mata Burung secara Seksama

Perbedaan antara burung hwamei jantan dengan betina bisa dilihat dari matanya. Mata burung yang jantan memiliki warna biru yang jelas sedangkan warna mata burung yang betina sedikit lebih pucat dan keruh.

Untuk mengetahui perbedaan ini, tentu pembudidaya harus melihat kedua burung secara bersamaan.

Perbedaan dari sisi mata antara burung hwamei jantan dengan betina juga bisa dilihat dari kecenderungannya. Burung hwamei betina lebih suka memejamkan mata. Sebaliknya burung hwamei yang jantan lebih suka membelalakkan matanya.

Kalau ingin melihat kecenderungan ini, silakan arahkan tangan ke area kepala burung. Kalau burung hwamei yang jantan pasti mengedip dengan cepat sedangkan burung hwamei yang betina akan segera memejamkan matanya.

4. Lihat Perbedaan Lubang Hidung

Burung hwamei jantan dan betina memiliki perbedaan yang standar. Yaitu perbedaan dari sisi lubang hidung yang tidak sama.

Burung hwamei jantan memiliki lubang hidung menghadap ke bawah dengan tekstur agak lancip atau mancung.

Sedangkan burung hwamei betina memiliki lubang hidung yang terbuka ke depan dengan ukuran cukup besar alias pesek.

Untuk melihat perbedaan ini, pembudidaya harus memasukkan kedua burung ke dalam sangkar secara bersamaan.

Baru, perbedaan akan terlihat dengan jelas sehingga pembudidaya bisa memilih burung hwamei jenis kelamin apa yang akan dibeli dan dipeliharanya.

Perbedaan dari sisi ini terlihat sesuai dengan postur tubuh burung. Yang mana, postur burung yang jantan lebih langsing sehingga pas dengan bentuk lubang hidung yang mancung.

Sedangkan bentuk hidung pesek sangat cocok dengan postur burung betina yang berukuran besar dan tambun.

5. Periksa Bagian Leher Burung

Jika ingin membeli burung hwamei yang jago berkicau, tentu pembudidaya harus memilih burung hwamei yang jantan bukan yang betina. Sedangkan perbedaannya bisa diperiksa di bagian leher kedua burung.

Leher burung hwamei yang jantan terdapat bulu-bulu halus berwarna putih pekat atau kental. Helainya juga bagus karena semua bulu berjuntai ke bawah sehingga terlihat lebih rapi dan bagus.

Sedangkan leher burung hwamei betina memiliki bulu-bulu halus berwarna putih pucat ke abu-abuan. Makanya jika dilihat sekilas, warna ini terkesan lembut dan cocok jika menjadi ciri-ciri dari burung yang berjenis kelamin betina.

Itulah beberapa cara melihat perbedaan antara burung hwamei jantan dengan burung hwamei yang betina.

Jika semua ketaksamaan sudah ditentukan, maka silakan pembudidaya memilih burung yang mana yang akan dipeliharanya.

Jika hanya untuk kontes kicau, tentu burung yang dipilih harus jantan. Namun jika untuk anakan tentu keduanya harus dirawat bersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.