Ciri, Habitat, dan Karakteristik Burung Samyong

Diposting pada

Tahukan Anda mengenai Ciri, Habitat, dan Karakteristik Burung Samyong? Jika Anda peminat burung kicau yang oke, maka peliharalah burung Samyong. Ini merupakan burung kicau yang luar biasa bahkan dianggap memiliki kemampuan untuk meniru banyak suara. Burung inilah yang dikatakan sebagai burung dengan 1001 suara.

Ciri, Habitat, dan Karakteristik Burung Samyong
Ciri, Habitat, dan Karakteristik Burung Samyong

Oleh karena alasan di atas, maka perlu kiranya dijelaskan tentang apa sebenarnya burung samyong. Ulasannya seputar ciri, habitat, makanan serta karakteristik burung. Jadi, silakan disimak saja artikel berikut sampai selesai supaya Anda memiliki pengetahuan yang lengkap dan ini ulasan selengkapnya:

Ciri Burung Samyong

Burung Samyong disebut juga dengan Bare-throted Whistler dengan spesies khusus Pachycephalidae. Jika dilihat dari spesifikasi ini, maka burung samyong ternyata satu rumpun dengan burung endemik dari Nusa Tenggara.

Burung samyong memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan burung jenis yang lain. Ciri yang pertama bisa dilihat dari bentuk fisik burung tepatnya di bagian leher. Leher burung samyong tidak memiliki bulu depan tetapi hanya memiliki bulu leher belakang.

Pada bagian leher depan juga terdapat ciri khusus yaitu memiliki gelambir berukuran besar. Warnanya memerah darah yang terdiri dari kulit kasar dan sedikit meruas. Ciri ini yang membedakan burung samyong dengan burung endemi jenis yang lain.

Ciri yang berikutnya ialah burung akan membesarkan tubuhnya beberapa centi meter ketika berkicau. Jika kicaunya gacor bentuk tubuhnya akan semakin besar lagi dan ukuran leher juga terlihat lebih panjang. Jika melihat dari segi ciri fisik, tentu wajar kalau burung samyong mampu meniru banyak suara.

Habitat Burung Samyong

Samyong adalah burung kicau asli Indonesia. Tepatnya datang dari wilayah Danau Kelimutu Flores Nusa Tenggara Timur. Namun, sayang di habitat aslinya ini burung samyong tidak begitu populer bahkan tenggelam akibat munculnya burung-burung gacor jenis lain seperti love bird dan cucak ijo.

Burung samyong menyukai kawasan hutan kering di dataran rendah yang rindang. Biasanya, hewan ini akan naik ke ranting-ranting pohon yang tidak terlalu tinggi untuk mencari makanan bahkan kadang ditemukan mengais semut di tanah.

Hewan ini juga suka berdiam di kawasan yang rimbun. Makanya sulit sekali untuk menemukan hewan ini. Oleh sebab itu, harga burung samyong sangat mahal belum lagi populasinya di alam bebas juga sangat terbatas. Ironinya, hewan ini hanya ada di tempat tertentu dan tidak menyebar ke lokasi yang lain.

Sejatinya, burung samyong masih bisa diselamatkan dari kepunahan. Namun, sulitnya perawatan burung bisa membuat tindakan pelestarian menjadi terhambat. Ini pula yang menjadi alasan mengapa masyarakat tidak begitu tertarik untuk memelihara burung yang satu ini.

Karakteristik Burung Samyong

Karakteristik pertama dari burung samyong berada di dalam suara gacornya. Hewan ini memiliki suara unik karena mampu menggabungkan banyak suara di hutan yang didengarnya sehingga menjadi gabungan suara kicau yang elegan. Terkadang pembudidaya membedakan hewan ini dengan suara kicaunya.

Burung samyong memiliki karakteristik tubuh kecil. Ukuran tubuh yang pernah ditemukan dan terbilang paling besar hanya berukuran 18-19 cm saja. Makanya, dengan ukuran yang terbilang kecil, warna bulu cokelat tanah semu kuning, membuat burung ini sulit terlihat jika sudah naik ke ranting pohon.

Karakteristik burung samyong yang juga perlu diperhatikan adalah kemampuannya mempelajari segala suara. Hewan ini akan belajar mengingat suara yang didengar setelah itu baru suara-suara tersebut dilantunkan kembali menjadi kolaborasi kicau yang bagus.

Burung samyong tidak hanya memiliki kemampuan untuk berkicau dengan unik saja, tetapi suaranya juga lantang. Bahkan, kalau si burung sedang gacor, durasi kicaunya juga cukup panjang. Terkadang ini yang menjadi alasan mengapa orang tertarik untuk memelihara hewan yang satu ini.

Makanan Burung Samyong

Sejatinya burung samyong suka memakan biji-hijian dan dedaunan. Namun, makanan yang menjadi favoritnya adalah hewan yang ukurannya jauh lebih kecil seperti serangga dan semut. Burung ini tidak segan memasukkan paruhnya ke dalam lubang di cabang pohon hanya untuk mencari makanan.

Oleh karena makanan semacam ini sulit ditemukan kecuali di alam bebas, maka tentu keinginan untuk merawat burung samyong membutuhkan keberanian yang besar.

Sebab, tanpa makanan-makanan semacam ini, tentu si burung tidak akan bisa tumbuh dengan sempurna.

Tanpa makanan yang cukup, bisa di pastikan hewan ini tidak akan bisa bertahan. Apalagi sebagai burung endemi, burung samyong tidak begitu kuat jika berpindah dari habitat yang lama. Ini juga perlu diperhatikan oleh seluruh pembudidaya burung samyong di Indonesia.

Itulah ulasan singkat tentang ciri, karakteristik, habitat dan makanan dari burung samyong. Semoga apa yang sudah dijelaskan bisa menjadi tambahan ilmu pengetahuan yang bermanfaat.

Baca Juga : Cara Membedakan Burung Samyong Jantan dan Betina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.