6+ Cara Melatih Kucing Siam Dengan Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Melatih Kucing Siam Dengan Baik dan Benar? Terlihat dari namanya, kucing Siam dapat dengan mudah ditebak asalnya dari mana.

6+ Cara Melatih Kucing Siam Dengan Baik dan Benar
6+ Cara Melatih Kucing Siam Dengan Baik dan Benar

Ya, kucing yang memiliki tubuh ramping, kaki dan ekor yang panjang serta mata yang berwarna biru ini berasal dari negara Siam yang sekarang berubah menjadi Thailand.

Awalnya, kucing ini dijadikan sebagai binatang sembahan di kuil-kuil Thailand. Siapa sangka bila Siam kini menjadi salah satu hewan peliharaan paling populer di dunia.

Cara Melatih Kucing Siam

Ras kucing ini memang mempunyai keunikan yang tidak ditemukan pada kucing lain, diantaranya adalah keramahan dan suara yang vokal.

Selain itu, mereka termasuk jenis kucing yang pandai dan mudah dilatih.

Anda ingin memiliki kucing Siam yang tidak buang air sembarangan dan berperilaku yang baik? Berikut cara mudah dalam melatih kucing Siam Anda!

1. Atur Jam Makan Kucing

Kucing yang ingin buang air besar sebenarnya menunjukkan tanda-tanda, seperti mencakar-cakar lantai atau mencari tempat tersembunyi dibelakang sofa atau bawah meja, sehingga bila Anda jeli mengamatinya insiden buang kotoran sembarangan tidak akan pernah terjadi.

Sayangnya, Anda tidak dapat berada disamping hewan piaraan setiap waktu.

Cara mudah dalam melatih kucing Siam Anda adalah mengatur waktu makan kucing.

Usahakan memberikan makanan pada waktu yang sama setiap harinya sehingga kucing Anda bisa buang kotoran dengan tertib.

Mengatur jadwal makan kucing Siam Anda tak hanya membuat mereka disiplin dalam buang kotoran tapi juga mengatur pencernaan mereka menjadi lebih baik.

2. Biasakan Kucing Buang Air Besar di Tempatnya

Bila kucing Siam Anda menunjukkan tanda-tanda akan buang air besar segera tempatkan mereka di kotak khusus buang air.

Biarkan kucing mengendus-ngendus dan terbiasa dengan kotak tersebut.

Pada awalnya, kucing Siam Anda mungkin tidak selalu buang air besar pada kotak yang sudah disediakan tetapi mereka akan belajar mengenali kotak tersebut sebagai toilet trainingnya.

3. Biasakan Kucing Menutupi Kotoran

Secara naluri kucing akan mengubur urin atau tinja mereka. Namun, bila hal ini tidak terjadi maka Anda perlu melatihnya.

Setelah buang kotoran, tutupilah urin atau tinja kucing dengan pasir caranya bantulah mereka melakukannya namun dengan menggunakan cakarnya sendiri. Latihlah kucing dengan sabar.

Bila memungkinkan buatlah suasana latihan layaknya permainan sehingga kucing Siam Anda menikmati proses toilet training.

4. Beri Hadiah

Cara mudah dalam melatih kucing Siam Anda selanjutnya adalah dengan memberikan rewad bila mereka berhasil melakukan apa yang telah Anda latihkan.

Misalnya, bila kucing telah membuang kotoran pada kotak yang disediakan berikan mereka makanan yang enak atau perlakukan mereka dengan baik.

Layaknya anak-anak Anda, kucing juga senang bila mendapatkan hadiah atas pencapaian mereka.

5. Luangkan Waktu Bermain dengan Kucing

Setiap harinya sediakan waktu bermain bersama dengan kucing kesayangan Anda setidaknya 20 hingga 30 menit.

Hal ini penting dilakukan agar kucing Anda dapat menyalurkan energi dan mengurangi kemungkinan mereka berperilaku merusak.

6. Sediakan Tempat Bermain

Saat Anda sedang tidak ada di rumah biarkan kucing Siam Anda bermain-main agar tidak merasa bosan.

Bila memungkinkan, sediakan tempat khusus untuk bermain dan menggaruk bagi mereka. Anda juga bisa memberikan mainan yang aman untuk kucing Anda.

Jenis Kucing Siam

Kucing siam yang paling banyak peminatnya ada 4 jenis yakni  classic, traditional/old style, modern, dan applehead.

1. Kucing Siam Classic

Jenis siam Classic banyak ditemukan pada tahun sekitar 1950 hingga 1970an.

Ciri bentuk tubuhnya ramping dan tampak berotot. Ia juga memiliki kaki yang cukup panjang dan moncong yang terbilang runcing.

Sedangkan matanya berbentuk layaknya biji almond. Pada ekornya memiliki ukuran yang panjang dimana pada ujungnya cukup lancip.

Kucing Siam Classic secara umum mampu mengeluarkan suara pelan hingga kuat. Dimana suara tersebut sering kali mirif dnegan suara bayi manusia dan bahkan membuat manusia salah tanggap dnegan suara tersebut yang dikira memang asli suara bayi manusia.

2. Kucing Siam Tradisional

Hampir semua orang menyatakan bahwa jenis kucing ini adalah versi origilal.

Kucing siam tradisional mempunyai bentuk tubuh yang jauh lebih besar bila dibandingkan dnegan jenis kucing siam lainnya.

Ia memiliki bandan yang besar dan mempunyai wajah yang gempil dibandingkan jenis lainnya.

3. Kucing Siam Modern

Siam modern biasanya juga disebut sebagai kucing siam show, hal ini dikarenakan ia sering ditampilkan dalam pertunjukan kucing.

Kucing ini dikenal sebagai salah satu kucing yang sangat cerdas dibandingkan kucing lainnya.

Ia memiliki ukuran tubuh yang sangat ramping serta mempunyai karakter yang lincah dan aktif.

Salah satu yang bisa mencirikan jenis kucing ini adalah :

  • Badan ramping namun tidak kurus
  • Bentuk kepala yang tidak bulat (oval)
  • Mempunyai telingan yang cukup besar
  • Memiliki ekor yang panjang.

4. Kucing Siam Applehead

Secara umum bila kita melihat jenis kucing ini hampi mirip dengan kucing Siam Tradisional.

Namun untuk masalah bulu kucing jenis ini hampir mirip dengan kucing Siam Modern, namun memiliki bentuk dan karakter yang sangat jauh berbeda.

Meski langkah-langkah diatas tergolong Cara Melatih Kucing Siam Dengan Baik dan Benar, kesabaran Anda dalam melatih tetap menjadi kunci utama untuk menjadikan kucing Siam Anda hewan piaraan yang pintar. Selamat mencoba!

Baca Juga : Cara Membedakan Kucing Persia Palsu dan Asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *