Sejarah, Keunikan, Tipe dan Jenis Kucing Siam

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Sejarah, Keunikan, Tipe dan Jenis Kucing Siam? Kucing dan Anjing merupakan hewan yang dapat dipelihara, karena kedua hewan ini sangat dekat dengan manusia.

Sejarah, Keunikan, Tipe dan Jenis Kucing Siam
Sejarah, Keunikan, Tipe dan Jenis Kucing Siam

Kucing sendiri terdapat jenis yang beragam, salah satunya adalah jenis Siam.  Berikut informasi asal usul dari Kucing Siam, beserta keunikan dari kucing ini.

Sejarah Kucing Siam

Kucing Siam diambil dari nama daerah di Thailand, dan hewan ini memiliki jumlah yang banyak di negara tersebut. Sekitar abad ke 18 atau 19, hewan ini  dibawa oleh Raja dari Thailand ke Eropa.

Karena hewan ini  dibawa ke Eropa,  hewan ini semakin banyak peminatnya di Eropa. Setelah dari Eropa, hewan ini banyak peminatnya dari berbagai negara.

Hewan ini juga dapat ditemui di Indonesia, dan harga jualnya pun sangat tinggi. Harga hewan ini sangat tinggi, karena hewan ini memiliki bulu dan corak yang  indah.

Perawatan secara rutin untuk hewan ini juga mudah, dan juga tidak terlalu mahal harga perawatannya.

Keunikan Kucing Siam

Hewan memiliki kekhasannya sendiri, sehingga membedakannya dari yang lainnya.

Jenis Siam memiliki keunikannya sendiri, sehingga hewan ini mudah untuk dikenali. Berikut merupakan keunikan dari hewan ini:

1. Bagian Tubuh

Hewan ini memiliki keunikan, pada bagian tubuhnya. Bentuk tubuh pada hewan ini, tidak pendek atau besar.

Bagian kepalanya sedikit lonjong, dan hewan ini juga memiliki moncong pada bagian mulutnya.

Untuk bagian hidungnya, hidung hewan ini cukup mancung atau tidak pesek.

Untuk bulu di bagian tubuhnya, warnanya adalah putih dengan coklat sedikit hitam. Jika hewan ini semakin bertambah usianya, warna tubuhnya akan semakin gelap.

Untuk  bagian matanya, warnanya matanya adalah biru dengan pupil yang cukup besar.  Karena memiliki pupil yang cukup besar, hewan ini mempunyai penglihatan cukup tajam.

2. Ukuran Pada Tubuh dan Usia

Jenis Siam memiliki ukuran pada tubuhnya, seperti berat dan juga tinggi tubuh. Untuk betina beratnya sekitar 5 kilogram, sedangkan untuk jantannya memiliki berat sekitar 7 kilogram.

Tinggi badannya baik betina dan jantan sama, yaitu 50 hingga 70 cm.

Usia pada hewan ini juga cukup panjang, yakni mencapai 20 tahun. Jika hewan ini diberi perawatan yang cukup maksimal, hewan ini memiliki harapan yang tinggi.

Namun jika hewan ini kurang mendapat perawatan dari pemiliknya, hewan ini mudah sakit dan memiliki harapan hidup yang sedikit.

3. Sifat dan Penyakit Yang Diderita

Sifat dari hewan ini adalah mudah untuk berinteraksi dengan manusia, dan hewan ini juga bisa bermain dengan jenis hewan lain.

Walaupun hewan ini suka bermain main, terkadang hewan ini menjadi pendiam atau suka untuk menyendiri.

Penyakit yang diderita oleh hewan ini juga beragam, mulai dari  penyakit jantung hingga ginjal. Mata pada kucing ini juga dapat kabur, jika usianya sudah semakin bertambah.

Jika hewan ini mengalami penyakit yang serius, hewan ini bisa dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan serius.

Tipe dan Jenis Yang Ada dan Tersebar di Banyak Negara 

Jenis Siam memiliki  sebuah tipe didalamnya, sehingga hewan ini memiliki memiliki variasi bentuk yang berbeda beda.  Berikut adalah tipe dari jenis Kucing Siam, dan tipe ini tersebar di berbagai negara:

1. Tipe Tradisional

Tipe tradisional merupakan tipe yang memiliki tubuh besar, dibanding dengan yang lainnya. Selain memiliki tubuh yang cukup besar, tipe ini juga mempunyai keunikan  pada bagian  tubuhnya.

Bagian pipi pada hewan ini cukup besar, namun pipi ini memiliki bentuk yang kempis.

Untuk bagian hidungnya, hidung hewan ini tidak pesek seperti yang lainnya. Warna pada bagian bulunya adalah putih, dengan sedikit sentuhan coklat kehitaman.

2. Tipe Klasik

Jenis atau tipe klasik ini  hampir sama dengan tipe yang tradisional, namun yang membedakannya adalah  ukuran tubuhnya yang lebih kecil dari tipe tradisional. Bagian pipi pada hewan ini tidak besar, dan bentuk pipinya seperti segitiga.

Hewan jenis ini cukup susah untuk diatur atau kurang dekat dengan manusia, sehingga jenis hewan ini kurang cocok untuk dipelihara oleh manusia.

Selain itu juga, hewan ini memiliki umur yang singkat. Hewan ini dapat bertahan hidup, hingga 5 tahun lamanya.

3. Tipe Modern

Tipe Modern ini memiliki tubuh yang cukup kurus, dibanding dengan tipe yang lainnya. Bobot pada hewan ini sekitar 5 hingga 7 kilogram, sehingga hewan ini tidak memiliki berat yang berlebihan.

Untuk warna pada tubuhnya adalah putih, dan tubuh pada hewan ini tergolong albino. Selain itu juga hewan ini dikenal juga dengan Lyxk, dan kucing ini juga menjadi sebuah lambang pada sebuah rasi bintang.

Demikianlah informasi mengenai Sejarah, Keunikan, Tipe dan Jenis Kucing Siam, yang biasa di temui di Thailand dan juga di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat, untuk anda yang ingin memelihara kucing.

Baca Juga : Ras Kucing Paling Mahal Di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *