Cara Membedakan Burung Emprit Jantan dan Betina

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Membedakan Burung Emprit Jantan dan Betina? Dunia burung tak ada habisnya untuk diulas. Bagi para pecinta burung, merawat dan memelihara burung dapat memberi kesenangan tersendiri.

Cara Membedakan Burung Emprit Jantan dan Betina
Cara Membedakan Burung Emprit Jantan dan Betina

Penghobi burung banyak memelihara burung untuk dinikmati keindahannya, kicauannya, hingga dilombakan dalam suatu event. Di sisi lain, ada juga burung yang akhir-akhir ini lebih banyak dibenci para petani, yaitu burung emprit.

Sering disebut sebagai burung pipit, emprit termasuk dalam keluarga Estrildidae. Berdasarkan ensiklopedia, sebagian spesies burung estrildidae memang ada yang dianggap sebagai hama pertanian, terutama pada tanaman padi.

Meskipun sebenarnya spesies burung ini juga bisa membantu dalam mengurangi hama lingkungan.

Burung emprit yang sering dicap sebagai hama tanaman padi di Indonesia adalah Lonchura leucogastrodies, atau sering disebut sebagai emprit jawa (burung bondol jawa).

Burung emprit jawa memiliki ukuran yang kecil, warnanya hitam, putih dan coklat. Selain memiliki ukuran tubuh yang kecil, bentuk tubuh burung emprit juga terbilang bulat.

Pada bagian atas burung emprit lebih didominasi warna coklat. Sedangkan bagian muka dan dada lebih banyak berwarna hitam. Kemudian pada bagian perut warnanya dominan putih.

Sarang burung emprit

Sarang burung emprit banyak ditemui di ranting-ranting pohon. Selain itu emprit juga suka bertengger pada kabel listrik.

Kebiasaan lain burung emprit adalah suka terbang membawa rumput kering, melewati sawah-sawah, hingga makan padi.

Kebiasaan terakhir itulah yang seringkali membuat para petani menjadi kesal. Mengenai persebarannya, burung emprit termasuk jenis burung yang mudah ditemui pada berbagai daerah di tanah air. Sebab persebarannya banyak ditemui mulai dari Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Perkembangbiakan burung emprit hampir terjadi sepanjang tahun. Sekali berkembang biak, burung emprit mampu menghasilkan antara 4 hingga 6 butir telur. Untuk masa pengeramannya sendiri terjadi selama 13 hari.

Burung emprit sendiri juga sering diperjualbelikan di pasaran. Memasuki musim panen padi, merupakan waktu yang harus diwaspadai para petani.

Sebab akan terjadi ledakan populasi burung emprit. Burung emprit itu saling membentuk kelompok-kelompok kecil. Mereka mengawasi dari pepohonan yang rimbun, untuk selanjutnya bersiap menuju bulir-bulir padi yang mulai menguning.

Berdasarkan hasil penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), satu ekor burung emprit dapat menghabiskan biji-bijian dengan bobot antara 2 sampai 2,8 gram dalam satu hari.

Antara burung emprit jantan dan betina berat konsumsinya sama saja. Masih dalam penelitian tersebut, ternyata burung emprit lebih menyukai pakan alami berupa biji-bijian, dibandingkan pakan buatan.

Burung emprit terancam populasinya jika banyak mengganggu tanaman padi manusia. Di masa mendatang, bukan tidak mungkin burung ini akan sulit ditemui lagi.

Daya tarik burung emprit

Sebagai burung dengan ukuran yang kecil, burung emprit memiliki pergerakan yang cukup lincah. Keunikan burung ini semakin bertambah ketika emprit mengeluarkan suara.

Kicauan burung emprit begitu mempesona, membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi rileks dan santai. Cukup mudah untuk menangkarkan burung emprit.

Daya tarik dan pesonanya membuat burung emprit menjadi peluang usaha yang layak digarap. Sebab harga burung emprit bisa dibilang cukup prospektif.

Burung emprit merupakan jenis burung pengasuh yang baik. Apalagi ketika mengeram dan meloloh piyik burung kenari (memberi makan anak burung), emprit dikenal sangat perhatian.

Jadi ketika indukan burung kenari tak mau mengerami telur dan meloloh anakannya, maka burung emprit dapat diandalkan untuk membesarkan anakan burung kenari itu.

Untuk melakukan hal tersebut caranya cukup mudah. Jadi ketika ada burung kenari yang sedang bertelur dan dalam proses mengeram, maka di dekatnya harus ada burung emprit dengan keadaan yang sama.

Langkah selanjutnya tinggal memindah telur burung kenari untuk dijadikan satu dengan telur-telur dari burung emprit.

Cara membedakan burung emprit jantan dan betina

Dari berbagai paragraf yang kami ulas di atas, mungkin ada yang membuat anda tertarik untuk memelihara burung emprit. Sebelum memeliharanya, anda harus tahu cara membedakan burung emprit jantan dan betina terlebih dahulu.

Sebab hal ini merupakan langkah awal yang harus dilakukan sebelum memelihara atau beternak burung emprit. Bagi pemula, membedakan burung emprit jantan dan betina bisa jadi sangat sulit dilakukan.

Hal ini karena burung emprit termasuk burung berjenis monomorfik. Hal tersebutlah yang menjadikannya sulit untuk membedakan burung emprit jantan dan betina.

Namun tak perlu khawatir, hal ini merupakan salah satu alasan kami mengangkat judul cara membedakan burung emprit jantan dan betina. Kita dapat melihat perbedaan antara burung emprit jantan dan betina dari perilaku dan kicauannya.

  • Burung emprit jantan biasanya lebih sering mengepakkan bulu yang berada di sekitar bahu, sambil memanjangkan lehernya.
  • Selain itu kicauan burung emprit jantan lebih sering terdengar. Sebab burung emprit jantan terkenal suka berkicau secara rutin. Burung emprit betina sebenarnya juga bisa berkicau, namun tak sesering dan sekeras burung emprit jantan.
  • Perbedaan lain antara burung emprit jantan dan betina bisa dilihat pada paruhnya. Paruh burung emprit jantan lebih banyak didominasi warna hitam gelap.
  • Kemudian pada bagian leher ada sebuah motif berbentuk kalung yang berwarna hitam. Sedangkan pada burung emprit betina tidak terdapat motif motif kalung hitam. Sebab pada paruh bagian bawahnya berwarna putih.

Baca Juga : Cara Ternak Burung Emprit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *