Cara Memelihara Musang Pandan Paling Efektif

Diposting pada

Tahukah Anda bagaimana Cara Memelihara Musang Pandan Paling Efektif? Saat ini sedang tren orang memelihara Musang. Buktinya kalau kita berpergian ke tempat-tempat umum, selalu saja ada orang yang membawa hewan omnivora tersebut.

Cara Memelihara Musang Pandan Paling Efektif
Cara Memelihara Musang Pandan Paling Efektif

Bahkan saking banyaknya yang memelihara Musang, komunitas-komunitas penyuka hewan ini bertebaran dimana-mana.

Dan karena secara ekonomi membawa pula keuntungan, orang pun banyak beternak atau membudidayakan Musang.

Dari sekian banyak jenis musang yang dipelihara dan diternak, salah satunya adalah Musang Pandan.

Sebagaimana jenisnya, Musang Pandan adalah salah satu dari sekian banyak jenis musang yang paling hits karena Musang jenis ini mengeluarkan aroma seperti tanaman pandan.

Namun di balik keseruan dan keasyikan memelihara dan beternak Musang, tak sedikit orang yang belum mengetahui persis cara memelihara Musang dengan baik dan benar.

Bahkan untuk skala besar seperti beternak Musang, banyak juga orang yang gagal dan merugi akibat kesalahan dalam melakukan peternakan hewan tersebut.

Lalu bagaimanakah cara yang tepat untuk memelihara serta beternak Musang khususnya Musang Pandan? berikut kita ulas secara bertahap. Yang pertama buat Anda yang mau memelihara hewan ini.

Ciri Fisik & Karakter Musang Pandan

Musang Pandan dewasa memiliki panjang ideal yaitu 1 meter dan berat 2-5 kg. Dari ciri fisik berupa bulu atau rambut, Musang Pandan berwarna cokelat kehitaman atau abu abu kehitaman.

Dimana terdapat motif yang indah pada tubuhnya berupa bintik bintik atau membentuk garis. Selain itu, hewan ini juga memiliki corak berwarna putih pada bagian wajahnya.

Sedangkan berdasarkan karakternya, Musang Pandan banyak menghabiskan waktunya di pepohonan. Sehingga jenis hewan ini sangat ahli dalam memanjat dan bermain di ranting atau dahan pohon. Namun tak jarang pula hewan ini turun dari pohon untuk mencari mangsa atau melakukan kegiatan lain.

Musang Pandan juga termasuk jenis hewan yang lebih aktif di malam hari untuk mencari makanannya. Dalam beberapa kejadian, tak jarang Musang Pandan ditemukan di perkotaan atau perkampungan dalam keadaan liar.

Hewan ini sering ditemukan oleh warga bermain dna berkeliaran diatas rumah masyarakat, kabel listrik dan tempat lainnya. Hal ini dikarenakan hewan ini temasuk hewan pemakan segalanya atau bisa disebut sebagai omnivora, namun makanan kesukaannya adalah pepaya, pisang, kopi atau buah buahan yang masih segar. Pencernaan Musang Pandan sangat singkat dan sederhana.

Setelah mengkosumbi buah buahan yang terdapat biji sering kali ia mengeluarkan biji tersebut bersama dengan kotorannya. Hal ini lah penyebab mengapa musang pandan menjadi pilihan terbaik untuk memproduksi kopi luwak. Sehingga hal tersebut banyak orang memelihara dan diternak.

Cara Memelihara Musang Pandan

Bagi yang ingin memelihara atau ternak musang pandan, alangkah baiknya memperhatikan banyak hal. Berikut adalah cara memelihara musang pandan yang harus Anda ketahui :

Beri Pakan Secara Teratur

Pemberian makanan musang setidaknya dalam sehari sebanyak 2 sampai 4 kali dengan makanan yang bervariasi.Dalam hal pemberian pakan, sebaiknya gunakan tangan secara langsung agar Musang Pandan dapat merasa nyaman dengan kehadiran Anda.

Makanan yang diberikan berupa buah-buahan yang masih segar dengan bervariasi setiap pemberiannya. Namun makanan berupa daging, baik ayam atau pun bekicot pun perlu diberikan sekitar satu minggu sekali.

Bagaimanapun juga hewan ini merupakan hewan pemakan segalanya jadi perlu makanan yang bukan berasal dari buah juga. Pastikan dalam memberi makanan tidak menggunakan sarung tangan karena bisa jadi dianggap sebagai ancaman bagi mereka.

Sebelum memberi makanan pastikan memotong terlebih dahulu agar tidak terjadi hal yang tidak diharapkan. Selanjutnya pastikan jaga jarak saat memberi makanan agar terhindar dari serangan.

Usahakan Mengajak Komunikasi

Komunikasi bukan Cuma manusia antar manusia. Tetapi komunikasi juga bisa dilakukan dengan hewan peliharaan kita.

Bagi yang memelihara dan ternak musang pandan usahakan untuk senantiasa mengajak mengobrol atau berkomunikasi agar hewan ini mudah untuk mengenali suara pemiliknya.

Waktu yang tepat untuk berkomunikasi adalah saat memberi makan. Selain untuk bisa mengenai suara pemiliknya tentunya mereka juga akan tahu jadwal makan mereka,

Berikan Kasih Sayang

Kasih sayang yang Anda berikan kepada Musang bisa dengan memberi sentuhan lembut pada tubuhnya. Usap lah tubuhnya secara perlahan dan penuh kehati-hatian.

Jangan terburu-buru atau memberikan gerakan mendadak ketika menyentuhnya agar Musang Pandan tidak kaget atau malah menyerang. Mulailah berkontak secara langsung dengan hewan ini saat melakukan pemberian makanan dengan cara menyuapinya.

Ajak Jalan-Jalan & Bermain

Seperti hewan peliharaan lain, Musang Pandan juga harus diperlukan sama. Anda juga disarankan untuk mengajak jalan-jalan dengan berkeliling sekitar rumah Anda.

Pastikan mengalungkan rantai hewan, hal ini bertujuan agar pergerakannya bisa dikendalikan dengan mudah dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain mengajak jalan-jalan, Anda disarankan juga untuk mengajak bermain Musang Pandan peliharaan Anda. Mulailah bermain musang dan beranikan diri untuk mengendongnya secara perlahan.

Harus Rutin Memandikan Musang

Musang Pandan perlu sering dimandikan. Tujuan akan hal ini adalah agar musang yang memiliki insting liar bisa berkurang dan dengan mudah untuk dijinakan.

Apabila musang pandan belum jinak jangan disentuk secara langsung karena hal tersebut bisa membuat ia marah dan menyerang Anda.

Faktor Yang Harus Diperhatikan

Faktor-faktor lain yang juga harus diperhatikan dalam memelihara atau beternak Musang Pandan antara lain :

  1. Perhatikan kebersihan kandangnya
  2. Perhatikan kesehatannya
  3. Lakukan perawatan fisik secara berkala
  4. Sesuaikan makanan sesuai usianya
  5. Pada Musang bayi 0-2 bulan beri ASI dari induknya
  6. Kemudian Pada Musang 2-4 bulan beri buah-buahan lunak
  7. Pada Musang dewasa di atas 4 bulan sangat cocok diberi makan yaitu makanan di habitat aslinya yaitu mahluk hidup seperti serangga, tikus, kadal, cacing-cacingan, dan berbagai macam hewan-hewan kecil lainnya.
  8. Mengawinkan Musang Pandan sangat penting untuk menghasilkan keturunan. Untuk mendapatkan anak atau sebuah keturunan tidak lepas dari proses perkawinan dan tentunya kita yang bisa membantu mereka sebagai pemeliharanya.
  9. Pilihlah musang dengan usia yang sedang, jangan terlalu tua dan jangan terlalu muda, karena hal tersebut akan memiliki banyak resikonya. Secara umum musang betina akan mencapai fase kesuburan pada usia kurang lebih 8 bulan. Tanda bahwa musang pandan telah mencapai tersebut adalah telah keluar darah dari kelaminnya yang bisa disebut sebagai etrus. Namun usia yang paling manjut untuk mengawinkannya adalah sekitar 12 bulan.

Risiko Memelihara Musang Pandan

Memelihara atau beternak Musang Pandan sama seperti hewan lain yaitu memiliki sejumlah risiko. Inilah risiko-risiko yang harus diperhatikan.

  1. Musang Pandan memiliki potensi menyerang
  2. Musang Pandan berpotensi terserang penyakit seperti diare, mogok makan, Obesitas, stres, dan berbagai penyakit-penyakit lainnya.
  3. Sama seperti Kucing, Musang Pandan juga berpotensi terserang Toksoplasma.
  4. Juga sama Seperti Anjing, Musang Pandan berisiko terserang Rabies.

Demikian kiranya Cara Memelihara Musang Pandan Paling Efektif. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda penyuka Musang Pandan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *