Pengertian Hewan Ovovivipar adalah : Ciri dan Contohnya

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Pengertian Hewan Ovovivipar? Perkembangbiakan adalah salah satu hal yang dibutuhkan dan sangat penting untuk dilakukan oleh setiap makhluk hidup.

Pengertian Hewan Ovovivivar adalah Ciri dan Contohnya
Pengertian Hewan Ovovivipar adalah Ciri dan Contohnya

Kemampuan dalam berproduksi tentunya akan memperbanyak jenis yang secara otomatis menjamin keberlangsungan kehidupan dan mencegah dari kepunahan.

Agar bisa menjaga keberlangsungan tersebut, maka yang harus dilakukan adalah reproduksi. Kita ketahui saat ini banyak sekali cara reproduksi yang dimiliki oleh makhluk hidup.

Walaupun begit secara umum kita bisa membedakan menjadi dua jenis perkembangbiakkan, yaitu secara generatif dan juga vegetatif.

Keduanya merupakan dua golongan utama yang terjadi pada proses produksi yang bisa kita temukan hampir disemua hewan/binatang.

Pengelompokan atau penggolongan tersebut merupakan hadi dari sebuah proses adaptasi yang telah dilalui oleh makhluk hidup tersebut.

Jika kita berbicara mengenai perkembangbiakkan generatif sendiri. Kita akan menemukan dua golongan utamka dalam pengelompokannya.

Golongan tersebut ialah golongan hewan ovipar dan vivipar. Kedua golongan tersebut merupakan hewan yang paling banyak kita temukan pada perkembambiakan dengan cara generatif.

Namun dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai golongan yang ketiga dalam perkembangbiakan yang dilakukan secara generatif. Golongan ini sendiri disebut sebagai golongan hewan ovovivipar.

Dibawah ini adakan saya jelaskan secara ringkas dan detail mengenai Pengertian Hewan Ovovivipar adalah : Ciri dan Contohnya. Silahkan di simak.

Pengertian Hewan Ovovivipar

Apa itu hewan Ovovivipar? Pengertian Ovovivipar adalah proses perkembangbiakan hewan dengan 2 cara yaitu bertelur (ovipar) dan melahirkan atau beranak (vivipar). Contoh hewan ovovivipar yaitu seperti kadal, hiu, ular dan ikan.

Pembuahan terjadi dari tubuh sang betin lalu terbentuklah telura. Kemudian zigot secara perlahan tumbuh dan membentuk menjadi emrio yang berada di dalam telur tersebut.

Proses tersebut dinamakan dengan kehamilan. setelah embrio tumbuh dengan baik dna sempurna dalam bentuk telur. Kemudian indukan akan melahirkan atau mengeluarkannya menjadi keturunan baru. Kadang ditemukan anak yang dikeluarkan masih dalam keadaan belum pecah  dan masih terbungkus oleh cangkang telur.

Jenis hewan Ovovivipar adalah salah satu jenis hewan yang bisa menghadirkan keturunan yang baru melalui dua cara yaitu dengan cara melahirkan anak dan juga bertelur. Kedua cara tersebut bisa dilakukan dengan cara atau proses yang sama.

Ketahuilah bahwa setiap hewan Ovovivipar mampu untuk menentukan sendiri untuk melahirkan anaknya dalam kondisi anak yang sudah dewasa atau besar.

Ia juga bisa melahirkan dalam bentuk yang masih embrio. Secara umum anatomi jenis hewan ini hampir sama dengan anatomi hewan lainnya. Namun perlu dfiketahui bahwa hewan ini memiliki kelebihan bisa menetaskan telur di dalam tubuh indukannya secara langsung.

Beberapa hal yang perlu kita perhatikan disini adalah pada bagian proses reproduksi tersebut pembuahan sel telur akan berlangsung sepenuhya  berada di dalam tubuh indukan. setelah itu juga hewan ovovivipar ini memiliki organ tubuh atau jaringan yang mampu menghasilkan cangkang telur untuk melindungi embrioa yang ada di dalam tubuhnya.

Secara umum dalam proses beranak kita tidak bisa menyamakan 100 persen dengan hewan mamalia. Bahkan, garis besar hewan ovovivipar ini cenderung lebih mirip dengan hewan ovipar. Tentunya hal tersebut bisa dilihat dalam bentuk fisiologi atau morgologinya sendiri.

Ciri-ciri Hewan Ovovivipar

Secara umum sebenarnya hewan Ovovivipar memiliki ciri yang unik yang bisa dibedakan dengan jenis hewan yang lainnya. Meskipun, pada beberapa ciri kita dapat menemukan persamaan dengan ciri-ciri hewan bertelur atau hewan ovipar lainnya.

Seperti penjelasan diawal bahwa jenis hewan ini lebih cendrung memiliki kemiripan dengan jenis hewan ovivar. Untuk hewan ovovivipar sendiri, ada beberapa ciri yang dapat kita temukan adalah

Pembuahan terjadi dalam tubuh indukan

Perlu diketahui bahwa sebagian hewan ovivar melakukan pembuahan diluar indukannya, namun proses pembuahan yang terjadi pada jenis hewan ovovivipar akan selalu didalam tumbuh indukannya.

Hal ini yang yang menyebabkan perkembangan embri sepenuhnya terjadi di dalam tubuh indukan. Embrio itu selanjutnya akan berkembang dengan sangat normal sebagaimana yang terjadi dalam tubuh hewan ovipar.

Dalam perkembangnnya embrio akan terbungkus oleh cangkang telur. Hal ini adalah proses yang selalu terjadi dan akan dilewati oleh semua jenis hewan ovovivipar.

Waktu penetasan lebih panjang

Kelompok hewan ovovivipar ini sendiri biasanya memiliki waktu penetasan yang jauh lebih lama daripada hewan normal yang lain. Karena pembentukan telur didalam tubuh akan diteruskan dengan proses selanjutnya yaitu pengeraman.

Dalam hal ini ada beberapa hal yang membedakan hewan ovovivipar dengan hewan vivipar. nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan individu baru dari hewan ovovivipar membutuhkan nutrisi yang berasal dari kuning telur.

Sedangkan pada hewan vivipar nutrisi anakan kan berasal dari indukan, selama embrio tersebut berkembang di rahim indukan tersebut.

Tidak memiliki rahim

Keberadaan rahim merupakan salah satu hal yang sangat penting pada golongan hewan vivipar atau hewan beranak. Mengapa hal ini penting?

Alasannya adalah karena rahim untuk hewan vivivar menjadi sebuah tempat yang digunakan untuk menempelnya sel telur yang nantinya tumbuh dan berkembang menjadi individu yang baru. Namun, pada hewan ovovivipar tidak ditemukan adanya rahim.

Hal tersebut dikarenakan embrio akan berkembang dalam telur, sehingga keberadaan telur akan menggantikan setiap fungsi dari rahim.

Mampu memilih untuk beretelu dan beranak

Ciri yang satu ini adalah salah satu ciri khas yang hanya dimiliki oleh hewan ovovivipar. Pada hewan ini bisa menentukan sebuah proses yang ia inginkan dalam melahirkan anak baru.

Ketauilah bahwa beberapa jenis hewan ini terkadang bisa bertelur secara biasa atau normal. Ia akan memilih untuk beranak saat kondisi lingkungan memungkinkan dan menguntungkan dalam proses bertelur.

Pemilihan tersebut tentunya sangat tergantung pada kondisi lingkungan yang berada disekitaran indukan. Namun sebagian kecil didasarkan atas kondisi indukannya sendiri.

Ketika nutrisi masuk ketubuh secara berlebihan maka biasanya indukan akan memilih untuk beranak dibandingkan untuk bertelur. Sedangkan ketika asupan nutrisi yang ada dianggap kurang, maka indukan akan lebih memilih untuk bertelur.

Kebanyakan di dominasi oleh hewan berdarah dingin

Hewan berdarah dingin merupakan salah satu hewan yang memiliki suhu tubuh lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi lingkungan yang berada di sekitarnya. Golongan hewan berdarah dingin ini secara umum banyak ditemukan pada jenis hewan amfibi dan reptil.

Jika dilihat secara  menyeluruh, memang golongan yang termasuk kedalam hewan ovovivipar ini lebih banyak dari golongan reptil. Sedangkan hewan ovipar banyak ditemukan pada jenis golongan unggas dan ikan, sedangkan pada golongan hewan vivipar lebih banyak jenis mamalia.

Contoh Hewan Ovovivipar

Berikut ini adalah beberapa contoh hewan ovovivipar, diantaranya :

Ikan Pari

Ketahuilah ikan pari adalah salah satu jenis ikan laut yang termasuk dalam hewan ovovivipar. Pada awalnya ikan pari jantan dan betina melakukan pembuahan, setelah itu akan menghasilkan telur.

Dimana telur yang sudah dihasilkan tidak langsung dikeluarkan melainkan ditetaskan terlebih dahulu.. Namun, telur ikan pari akan disimpan didalam tubuh ikan pari betin sampai embrionya tumbuh dan berkembang dalam kandungan hingga titik yang optimal.

Setelah sampai pada titik yang optimal barulah hewan ini mengeluarkan dari perut berina. Fakta unik dari jenis ikan ini adalah pada tahap pembuahan karena membutuhkan waktu yang relatif singkat sekitar 90 detik saja.

Ikan Hiu

Hiu adalah predator laut yang cukup ganas dan sangat ditakuti oleh sebagian besar ikan di ekosistem laut. Hal ini dikarenakan ikan hiu dapat memangsa ikan-ikan yang besar tubuhnya lebih kecil dan memiliki banyak nutiri.

Dalam proses perkembangbiakannya hampir sama dengan ikan pari, namun sampai saat ini belum ada informasi yang akurat dan terpercaya mengenai waktu berapa lama yang diperlukan dalam proses mengandung anak-anaknya. Ikan hiu dalam satu kali hamil akan menghasilkan 5 sampai 20 calon anakan.

Bunglon

Bunglon memiliki jenis dan spesiesnya yang sangat banyak, dan beberapa dari mereka berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur, namun ada juga beberapa jenis spesiesnya ada yang berkembang biak dengan cara ovovivipar.

Tentunya hal ini bisa terjadi dibeberapa wilayah karena adanya seleksi alam yang ada. Adapun ciri khas dari bunglon adalah teknik kamufalsenya. Mereka bisa merubah warna dengan tujuan mengelabui musuh atau untuk memangsa. Perubahan ini disesuaikan dengan tempat dimana ia berada.

Dalam proses produksinya dimulai dari menghasilkan embrio yang disimpan dalam bentuk telur ditubuh indukan. Kemudian telur-telur ini nantinya akan berkembang hingga titik yang sudah optimal seperti halnya yang terjadi pada ikan pari.

Jadi, saat ingin menetas, barulah telur-telur tersebut dikeluarkan. Adapun jangka waktunya adalah sekitar 5-6 minggu.

Platypus

Platypus merupakan  hewan endemik yang banyak ditemukan di wilayah Australia, yaitu platypus. Hewan Platypus juga adalah contoh hewan yang berevolusi dari kelas aves ke kelas mamalia.

Walaupun hewan platyput masuk dalam kelas mamalia, namun ia tidak berkembang dengan cara bertelur. Siklus reproduksi platypus sama dengan contoh hewan sebelumnya.

Setelah proses pembuahan tersebut terjadi maka embrio secara perlahan bnerkembang didalam telur dan mengambil nutrisi dari sebagian kuning telur. Ketahuilah bahwa perkembangan emrio pada hewan ini terbilang sangat cepat hanya membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 14 hari untuk mengandung anaknya.

Iguana

Hewan Iguana merupakan salah satu jenis hewan sebangsa dengan hewan kadal kadal yang memiliki ciri khas tersendiri. Iguana ini memiliki ciri khas yang berada pada bagian tubuhnya dimana  terdapat mirif dengan sirip yang hampir sama dengan ikan gurame, memiliki ekor yang panjang, dan kulit memiliki bintik-bintik.

Hewan iguana secara umum banyak ditemukan pada wilayah Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Proses berkembangbiaknya hampir mirip dengan platypus namun waktu yang dibutuhkan sampai anak lahir sekitar 90 sampai 100 hari.

Baca Juga : Ciri, Klasifikasi, Jenis, Habitat dan Makanan Hewan Iguana

Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Pengertian Hewan Ovovivipar adalah : Ciri dan Contohnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *