Penyebab, Ciri dan Cara Mengobati Kambing Keracunan

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri dan Cara Mengobati Kambing Keracunan? Seperti halnya manusia, hewan ternak kambing pun bisa mengalami keracunan yang disebabkan oleh hal tertentu misalnya bisa karena keracunan makanan yang mengandung zat kimia tertentu.

Penyebab, Ciri dan Cara Mengobati Kambing Keracunan
Penyebab, Ciri dan Cara Mengobati Kambing Keracunan

Keracunan pada kambing ini sering sekali menjadi hambatan terbesar bagi peternak kambing. Keracunan ini bisa terjadi karena kambing mengkonsumsi daun ketela atau ubi kayu yang banyak mengandung zat sianida yang cukup tinggi sehingga dapat mengakibatkan terjadinya keracunan pada kambing karena tidak bisa dicerna oleh system pencernaan kambing.

Selain itu keracunan bisa terjadi juga karena kambing mengkonsumsi rumput yang mengandung bahan kimia tertentu misalnya pestisida.

Ternak kambing yang keracunan pestisida bisa juga bersumber dari air minum kambing yang tercampur dengan pestisida secara tidak sengaja. Keracunan pestisida ini dapat menyebabkan kematian pada kambing.

Penyebab Kambing Keracunan

Untuk lebih lengkapnya mengenai penyebab keracunan pada kambing, saya akan membahas detailnya :

1. Keracunan Sianida

Saat ini yang menjadi daftar top penyebab keracunan kambing adalah disebabkan oleh sianida. Zat berbahaya ini berasal dari daun singkong yang secara umum digunakan untuk pakan alternatif apabila tidak ada pakan lain pada saat musim kemarau.

Di indonesia sendiri tanaman singkong mudah tumbuh dan terkadang tumbuh dengan sendirinya.

Banyak peternak kambing yang tidak sadar akan bahaya daun singkong terhadap hewan kambing. Kandungan sianida tersebut juga bis amenyebabkan kambing mengalami kematian mendadak.

2. Keracunan Pestisida

Ketahuilah bahwa pestisida adalah salah satu bahan yang terdiri dari beragam jenis senyawa kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama yang menyerang pada tanaman.

Dalam penggunaan pestisida salah satu efek sampingnya yakni meninggalkan residu pada tanaman yang disempot sehingga bagian tanaamn tersebut apabila termakan oleh hewan kambing akan menyebabkan keracunan.

3. Keracunan Timbal

Timbal adalah salah satu unsur kimia yang berbentuk logam dimana didalamnya mempunyai kandungan yang sangat beracun.

Unsur timbal banyak ditemukan pada benda-benda yang ada disekita kita seperti pecahan pipa, cat rumah, baterai atau juga abu sisa pembakaran.

Apabila benda-benda tersebut  di buang ke tanah atau terpendam ditanah, maka daerah tanah tersebut akan terkontaminasi dengan senyawa timbal. Tentunya apabila ada tanaman yang tumbuh pada tanah tersebut dapat dipastikan ia akan terkontaminasi.

Tanaman yang telah terkontaminasi kemudian dimakan oleh hewan kambing maka hewan tersebut juga akan terkena dampaknya.

Gejala Kambing Keracunan

Untuk mengetahui kambing keracunan tentunya harus mengetahui gejalanya. Berikut adalah gejala kambing keracunan, diantaranya :

  1. Kehilangan nafsu makan
  2. Pupil mata mengecil dan pandangan mata cenderung tidak focus
  3. Frekuensi pernafasan kambing menjadi lebih cepat dari biasanya
  4. Kambing terlihat lemas, lesu dan lebih banyak diam
  5. Kambing akan mengalami kejang-kejang dan juga jatuh secara mendadak.
  6. Denyut jantung tidak teratur
  7. Otot-otot kambing kambing akan menjadi gemetar dan terjadi kegagalan koordinasi otot
  8. Terjadi pengeluaran air liur dan mulut berbusa.
  9. Gejala yang ditunjukan kambing jika keracunan pestisida adalah ternak kambing akan mual, muntah dan menyebabkan terjadinya kejang abdomen. Selain itu juga perut kambing akan terlihat kembung, kambing akan mengalami dehidrasi.

Cara Mengobati Kambing Keracunan

Jika kelihatan gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, maka segeralah berikan penanganan agar keracunan tidak berakibat pada kematian.

Keracunan pada kambing bisa diobati baik dengan obat kimia maupun obat tradisional, berikut ini adalah cara mengobati kambing keracunan:

  1. Memberikan gabungan antara sodium nitrat dan thiosulfate dengan dosis 1 ml larutan 20% sodium nitrat dan 3 ml thiosulfate yang diberikan secara intravena dengan berat badan 45 kg. Selain itu bisa juga dengan memberikan 1 gram sodium nitrat dan 2,4 thiosulfate yang dilarutkan ke dalam air sebanyak 10 ml dan disuntikan secara intravena.
  2. Memberikan ramuan dari bahan-bahan tradisional yaitu campuran dua kuning telor bebek, air tebu, dan air hangat. Berikan ramuan dari bahan-bahan tersebut kepada kambing yang keracunan lalu selang waktu 2 jam berikan kambing air kelapa. Selain ramuan tersebut, bisa juga dengan memberikan minyak kelapa kepada kambing yang keracunan. Jika kambing mengalami keracunan insektisisda maka dapat diberikan air santan hangat untuk mengobatinya.
  3. Terapi cubit. Terapi ini sangat sederhana yaitu mencubit bagian telinga kambing secara bergantian. Teknik ini terbukti meningkat nafsu makan kambing yang tadinya menurun akibat keracunan.
  4. Melakukan pencegahan agar kambing tidak keracunan yaitu tidak membiarkan kambing memakan daun atau rumput yang mengandung sianida. Sebelum diberikan daun ubi kayu atau tanaman sejenis yang mengandung sianida sebaiknya dicacah dahulu dan dikeringkan di bawah sinar matahari secara langsung agar zat sianida memuai dari daun tersebut sehingga daun tersebut aman untuk dikonsumsi oleh kambing. Peternak kambing harus sebisa mungkin memperhatikan makanan-makanan yang dimakan oleh kambing apakah aman atau tidak agar tidak terjadi keracunan yang dapat berujung kematian kambing.

Jika cara-cara tersebut tidak berhasil, maka segeralah minta bantuan orang yang professional atau dokter yang mampu menangani penyembuhan kepada kambing yang keracunan.

Nah demikianlah info yang membahas mengenai Penyebab, Ciri dan Cara Mengobati Kambing Keracunan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Mengobati Kudis Pada Kambing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *