5 Cara Ternak Ayam Petelur Yang Bikin Untung

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Ternak Ayam Petelur? Ayam petelur merupakan jenis hewan yang sangat populer di Indonesia untuk diternakkan.

5 Cara Ternak Ayam Petelur Yang Bikin Untung
5 Cara Ternak Ayam Petelur Yang Bikin Untung

Skala industri yang sangat besar, ditambah panganan atau kuliner yang berbahan dasar ayam maupun turunan nya, sangat digemari oleh banyak masyarakat Indonesia.

Tidak heran, berternak ayam petelur merupakan salah satu cara populer untuk mendapatkan penghasilan ekonomi.

Namun, cara ternak ayam petelur tidak boleh dilakukan sembarangan. Bukan dengan cara asal-asalan pula beternak hewan unggas ini.

Mesti ada ilmu maupun skill untuk dapat beternak ayam petelur agar dapat menghasilkan untung panen puluhan juta.

Sebelum tahu cara ternak ayam petelur, ya tentu saja harus tau siapa itu ayam petelur. Menurut wikipedia, ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya.

Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan liar yang kemudian ditangkap dan dipelihara oleh masyarakat sekitar dan ternyata dapat bertelur cukup banyak.

Lambat laun, ayam hutan tersebut diseleksi oleh beragam perusahaan besar pangan untuk ditemukan genetika ayam petelur paling unggul.

Dengan menyeleksi ayam petelur unggul, perusahaan akan membuang sifat jelek  genetika yang ada dan menjaga sifat baiknya.

Cara Ternak Ayam Petelur

Ayam petelur unggul yang berhasil diseleksi akan dipakai sebagai plasma nutfah untuk dijadikan bibit bermutu. Sehingga tercipta varian ayam petelur yang bisa diandalkan dalam industri peternakan.

Ada 5 cara yang bisa dipraktekkan agar menghasilkan panen ayam petelur secara maksimal :

1. Kenali jenisnya

Sebelum mulai, sudah harus tahu untuk membedakan jenisnya. Selain itu, harus bisa memilih jenis ayam nya untuk dapat diternakkan.

Tentu saja ini sangat penitng karena bisa menentukan harga jual beserta margin ke depan nya. Ada 2 jenis ayam peterlur yang umum diternakkan.

Petelur coklat dan petelur putih. Masing-masing punya karakteristik nya. Akan ada artikel lain yang membahas detail tentang ini.

2. Memilih bibit

Hal ini memang tidak mudah. Untuk menghasilkan telur yang bernilai bagus tentu saja bibit unggul harus diperhatikan.

Kondisi bibit yang ideal untuk dijadikan ayam petelur adalah badan ideal, tidak cacat, nafsu makan tinggi, sehat, dan dari induk yang sehat.

Baca Juga : Ciri DOC Yang Baik dan Berkualitas

3. Membuat kandang ayam

Kandang ayam petelur memang sudah harus memadai, dari sisi fungsi maupun desain. Kandang yang dibuat harus bisa menampung ayam petelur dalam jumlah banyak maupun kualitas ayam petelur yang sudah harus dijamin.

4. Pakan dan minum

Supaya ayam petelur tumbuh sehat dan memproduksi telur yangberkualitas bagus, pakan nya harus sangat diperhatikan.

Jenis yang berkualitas bisa berupa jagung, sentrat dan tepung ikan. Kenapa ketiga pakan itu yang berkualitas, karena banyak mengandung protein dan nutrisi tinggi.

Ada 2 fase dalam pemberian pakan, yaitu starter dan finishing. 4 minggu awal diberikan starter dan finishing untuk minggu kelima dan keenam.

Selain air untuk minum, baik nya diberikan juga obat anti stress yang bisa di dapatkan di toko peternak.

5. Vaksinasi

Ayam pun wajib diberi vaksinasi untuk penambah nutrisi dan vitamin agar potensi pertumbuhan bisa maksimal.

Agar hasil nya bagus, baiknya konsultasi dengan ahli agar setelah diberi vaksin, juga bisa berkonsultasi perihal perkembangan keseluruhan ayam petelur yang diternak.

Termasuk seperti misal ditemukan nya ayam sakit. Apabila menemukan yang sakit, harus segera dipisahkan dari ayam petelur lain agar tidak menular ke ayam yang lain. Setelah dikeluarkan, ayam yang sakit, sebaiknya dirawat intensif dari vitamin dan nutrisi.

Selain kelima hal yang dibahas diatas, ada faktor lain yang perlu diperhatikan juga. Proses panen telur termasuk hal yang harus diperhatikan agar mendapatkan untung.

Panen telur bisa dilakukan 3 kali sehari yaitu di pagi hari, siang hari dan sore hari. Untuk jam-jam khusus bisa disesuaikan dengan operasional.

Ada beberapa standar yang harus diperhatikan agar pasar dapat menerima hasil panen. Standar nya yaitu oval, kulit tipis, tidak mengambang di air, tidak gepeng dan tidak lonjong.

Jangan lupakan juga perawatan kandang ayam. Kebersihan merupakan hal penting agar penyakit tidak datang. Pembersihan sebaiknya dilakukan setiap hari dengan membersihkan kotoran-kotoran ayam yang ada.

Sehingga ayam-ayam yang ada terhindar stress dan hasil panen telur yang ada jadi berkualitas tinggi. Untuk ini, bisa dicari taktik atau teknik agar kotoran mudah dibersihkan tanpa harus repot membersihkan nya setiap hari. Besaran nya pun perlu diperhatikan.

Sebaiknya kandang harus jauh dari pemukiman masyarakat karena pastinya bisa membuat bau tidak sedap di sekitar lingkungan kandang.

Demikian langkah-langkah cara ternak ayam petelur yang bisa diaplikasikan ke para pembaca agar menghasilkan keuntungan dan bisa menjadi sumber penghidupan yang layak dan menggerakkan ekonomi rakyat secara masif dan sekaligus membantu program pemberdayaan ekonomi lokal serta pasar yang lagi-lagi bisa menaikkan taraf pendapatan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *