13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri Kura-kura Sedang Sakit? Seperti halnya makhluk hidup lainnya, kura-kura juga dapat mengalami sakit.

13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit
13 Ciri Kura-kura Sedang Sakit

Penyakit yang dialami oleh kura-kura biasanya timbul akibat kualitas air yang buruk, pencahayaan yang kurang dan gizi yang kurang baik.

Beberapa penyakit yang biasa menyerang kura-kura adalah flu, jamur, diare hingga penyakit pyramiding. Penyakit tersebut harus segara diobati.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda jika kura-kura sedang sakit agar dapat segera dilakukan penanganan. Berikut beberapa ciri-ciri kura-kura yang sedang sakit.

Ciri Kura-kura Sedang Sakit

Ciri kura-kura sedang sakit, di antaranya:

1. Tidak mau makan

Kura-kura yang sedang sakit biasanya memiliki nafsa makan yang menurun dan malas makan, berbeda dengan kura-kura yang sehat yang memiliki nafsu makan yang bagus.

2. Terdapat cairan di hidung

Hal ini merupakan ciri jika kura-kura sedang terserang flu. Umumnya, kura-kura yang terserang flu akan muncul gelembung pada hidungnya.

Gelembung atau cairan tersebut kemungkinan adalah ingus yang dapat menjadi pertanda adanya gekala pilek atau flu yanag dialami oleh kura-kura.

Penyakit flu ini disebabkan oleh suhu yang menurun secara tiba-tiba dan kelembapan yang tidak terjaga.

3. Mata sering terpejam

Kura-kura yang sehat matanya akan terbuka secara lebar. Namun sebaliknya, kura-kura yang sedang sakit akan terus menutup matanya.

4. Perubahan warna atau bercak putih pada tempurungnya

Jika muncul bercak putih pada tempurung atau cangkang kura-kura, maka dapat dipastikan kura-kura tersebut terserang jamur.

Penyakit ini disebabkan oleh lingkungan yang lembab dan basah sehingga jamur dapat berkembang dengan mudah.

5. Perubahan perilaku

Kura-kura yang sedang sakit juga dapat ditandai dengan adanya perubahan perilaku misalnya kura-kura menjadi pendiam padahal sebelumnya kura-kura tersebut suka berjalan.

Selain itu, kura-kura yang sedang dalam keadaan tidak sehat berenangnya dengan miring-miring.

Hal ini merupakan tanda jika terjadi pneumonia pada kura-kura. Kura-kura yang sehat umumnya berenang dengan aktif. Berbeda dengan kura-kura yang sedang sakit, biasanya cenderunng tidak aktif dan menjadi pendiam.

6. Muncul flek berwarna putih di lidah

Hal ini merupakan ciri-ciri jika kura-kura terserang virus. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada kura-kura. Agar kura-kura tidak mudah terserang virus, maka kondisi kandang harus dijaga kebersihannya.

Virus yang menyerang kura-kura tidak mudah diobati dalam jangka waktu singkat. Untuk pengobatannya dilakukan dengan meningkatkan daya tahan tubuh yaitu dengan memberi infus pada kura-kura.

7. Diare dan muntah-muntah

Diare dan muntah-muntah merupakan ciri-ciri jika kura-kura mengalami cacingan. Jika penyakit ini dibiarkan, maka akan menyebabkan kerusakan pada usus, bahkan dapat menyebabkan kematian pada kura-kura.

Penyakit cacingan yang menyerang kura-kura dapat diobati dengan menggunakan obat cacing khusus reptil yang dapat diberikan baik secara oral maupun dicampurkan dengan pakan.

Sedangkan untuk mencegah terjadinya cacingan, dapat dilakukan dengan pemberian obat cacing dengan jangka waktu empat bulan sekali.

8. Mata bengkak

Umumnya hal ini terjadi karena asupan vitamin A yang dibutuhkan oleh kura-kura tidak terpenuhi.

Gejala lainnya yaitu terjadi penumpukan kotoran di kelopak mata. Cara penanganannya yaitu dengan pemberian pakan yang seimbang.

9. Karpas dan plastron menjadi lunak

Penyakit Metabolic Bone Disease (MBD) yang menyerang kura-kura ditandai dengan melunaknya karpas dan plastron. Penyakit ini disebabkan akibat kekurangan kalsium dan vitamin B3.

Umumnya penyakit ini menyerang bayi kura-kura. Pemberian suplemen dan pakan yang mengandung kalsium dapat mengatasi penyakit MBD.

10. Badan terluka

Secara umum kura-kura memiliki tempurung yang digunakan untuk melindungi diri, namun ia juga bisa terluka. Bukan hanya tubuh tempurung yang keras juga bisa terluka dengan beragam penyebab.

Penyebabnya mungkin bisa berkelahi dnegan kura-kura lainnya, terjatuh dari ketinggian, merupakan gejala penyakit, diserang oleh predator dan bisa juga dilakukan penyiksaan oleh pemilihnya.

11. Suara nafas tidak teraktur

Untuk mengetahui kura-kura sakit selanjutnya adalah dilihat dari hembusan nafas kura-kura. Perlu dipahami kura-kura yang sehat memiliki irama nafas yang sangat teratur.

Apabila kura-kura sedang tidak sehat maka irama saat bernafas tidak teratur. Secara umum nafas yang keluar seperti terpenggal penggal atau terputus putus dan memiliki tarikan yang sangat berat.

12. Bobot tubuh berkurang

Kura-kura yang sehat memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Kalau diperhatikan secara detail makanan yang kita berikan bahkan tidak ada yang tersisa sedikit pun sehingga pertumbuhannya juga akan cepat.

Namun apabila ia sedang sakit maka nafsu makan secara otomatis akan berkurang sehingga menyebabkan ia akan kurus atau bobot tubuh berkurang secara dratis.

13. Memiliki gerakan yang lemas

Kura-kura yang dalam keadaan sehat akan lebih bersemangat dalam menjalani aktivitasnya. Kura-kura sehat akan mudah dalam bergerak  kesana kemari.

Hal ini sangat berbeda apabila ia sedang sakit, terlihat banyak diam di sudut kandang dan menyendiri.

Demikianlah pembahasan kita dalam kesempatan kali ini mengenai Ciri Kura-kura Sedang Sakit. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Ciri dan Karakteristik Kura-kura Air Tawar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *