Ciri, Klasifikasi, Jenis dan Fakta Hewan Capung

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri, Klasifikasi, Jenis dan Fakta Hewan Capung? Capung merupakan serangga kecil yang mempunyai bentuk tubuh unik.

Ciri, Klasifikasi, Jenis dan Fakta Hewan Capung
Ciri, Klasifikasi, Jenis dan Fakta Hewan Capung

Pasalnya, hewan ini berbentuk seperti helikopter yang sedang terbang. Selain sayapnya terlihat dari kejauhan seperti baling-baling, hewan ini juga memiliki ekor kaku yang menjulur ke belakang.

Oleh karena itu, capung merupakan hewan yang layak dipelajari secara detil oleh pembaca. Termasuk mempelajari tentang ciri, klasifikasi, jenis dan fakta dari seekor capung.

Nah, pada artikel berikut ini, kami akan menjelaskan hal tersebut supaya pembaca bisa mendapatkan pengetahuan yang penting. Ini ulasannya:

Ciri Capung

Capung merupakan hewan yang memiliki ciri-ciri berbeda dari serangga yang lain.

Uniknya, ciri-ciri ini yang membuat capung terlihat lebih menarik, artistik bahkan terlihat lucu dan menggemaskan bagi orang yang melihatnya. Berikut, ciri capung yang unik tersebut:

1. Memiliki Mata Majemuk

Ciri-ciri capung yang pertama ialah memiliki mata majemuk yang berukuran besar. Bentuknya bulat dan bertekstur lengkung sehingga posisi mata agak menonjol ke depan.

Jika Anda melihat sekilas, maka bentuk mata capung seakan tidak sesuai dengan bentuk tubuh secara keseluruhan.

Mata capung begitu istimewa karena memiliki kelebihan yang tidak terdapat pada hewan serangga yang lain.

Salah satu kelebihan mata capung ialah memiliki daya jangkau pandangan yang luas. Bahkan kabarnya, capung bisa melihat ke belakang dengan sama baiknya ketika melihat ke depan.

2. Memiliki Kaki yang Menempel pada Ruas Dada

Capung mempunyai kaki yang menempel pada ruas-ruas yang berada di dada. Untuk satu ruas akan muncul satu kaki dan seterusnya, yang membuat kaki capung tidak hanya berjumlah dua saja.

Kaki-kaki inilah yang menjadi penopang tubuh capung agar bisa menempel di helai daun maupun sebagai tempat memijak ketika akan terbang.

Keunikan kaki capung adalah memiliki kelenturan yang sangat luar biasa. Kelebihan ini yang membuat capung tidak terjatuh atau helai daun tidak patah padahal tubuh capung terbilang berat.

Kelenturan kaki capung juga terbantu dengan jumlah kaki yang lebih banyak daripada hewan serangga yang lain.

3. Memiliki Sayap Berbentuk Lonjong dan Panjang

Hewan capung mempunyai sayap berbentuk lonjong dan panjang yang membuatnya bisa terbang tinggi.

Sayap capung yang berjumlah 4 buah ini bertekstur kaku, sehingga capung tidak bisa menutupnya sekalipun sedang menempel pada dedaunan atau capung tidak sedang terbang di udara.

Kelemahan sayap capung ialah terbuat dari bahan yang sangat tipis sehingga mudah robek dan rusak. Ini yang membuat hewan capung sering terbang rendah padahal sayap yang sobek atau patah hanya secuil saja.

Maka dari itu, para ahli menyimpulkan kalau capung tidak hanya bertumpu pada kaki-kakinya saja, tetapi sayapnya juga harus lengkap dan bagus.

Klasifikasi Hewan Capung

Capung merupakan hewan sejenis serangga yang termasuk ke dalam kategori insekta namun yang berbangsa ordonata.

Sedangkan untuk sub ordo-nya terbagi menjadi dua yaitu sub ordo aniseptera dan zygoptera. Oleh karena klasifikasi ini, maka para ahli menyebut capung sebagai serangga bersayap yang bisa terbang tinggi.

Klasifikasi capung berikutnya ialah hewan yang memiliki kingdom animalia atau serangga dengan filum arthropoda.

Sub filum capung mendekat pada kategori mandibulata sehingga membedakan antara capung dengan serangga terbang yang lain.

Secara klasifikasional di atas, sudah jelas kalau hewan capung merupakan hewan yang unik serta sedikit banyak memiliki manfaat bagus bagi manusia.

Jenis Capung

Capung merupakan hewan yang terdiri dari dua jenis saja yaitu capung biasa atau dragonfiles dan yang kedua adalah capung jarum atau damselflies.

Kedua jenis capung ini juga berasal dari klasifikasi sub ordo yang berbeda. Untuk capung biasa berasal dari sub urdu anisoptera sedangkan capung jarum berasal dari urdu zygoptera.

Secara umum, jenis capung terbagi menjadi dua seperti yang tertulis di atas. Namun, dari dua jenis capung inilah, muncul berbagai spesies turunan yang berjumlah sangat banyak.

Bahkan, menurut para ahli, jumlah spesies capung yang berada di Indonesia saja mencapai ribuan macam.

Berikut ini merupakan daftar jenis capung yang banyak ahli temukan di Indonesia. Silakan Anda simak lalu jadikan informasi baru yang penting untuk pengetahuan. Ini dia daftarnya:

  1. Ditch Jewel
  2. The Scarlet Skimmer
  3. Frond Skimmer
  4. Painted Grass Hawk
  5. Green Marsh Hawk
  6. Globe Skimmer
  7. Yellow Striped Flutter
  8. Crimson Marsh Glider

Fakta Hewan Capung

Capung merupakan hewan yang sangat unik karena memiliki kelebihan yang tidak dimiliki serangga jenis yang lain.

Kelebihan-kelebihan ini akan kami angkat ke dalam sebuah tajuk yaitu fakta hewan capung yang sejatinya juga perlu Anda pelajari dengan detil. Ini dia fakta-fakta dari hewan helikopter tersebut:

1. Warna Sayap Capung bisa Berubah

Fakta hewan capung yang pertama adalah capung memiliki sayap yang warnanya bisa berubah-ubah.

Warna dasar sayap capung adalah putih tetapi dalam kondisi tertentu warna putih tersebut bisa berubah menjadi warna merah, merah muda bahkan biru.

Hewan capung yang sayapnya bisa berubah hanya capung jenis biasa bukan capung jarum.

Sebab, warna sayap capung jarum menyesuaikan dengan warna tubuhnya yaitu berwarna hitam polos atau warna hitam putih.

Ukuran tubuh capung jarum juga lebih kecil serta memiliki pergerakan yang lebih gesit dan cepat.

2. Capung Mampu Melihat Objek di Belakang Tubuhnya

Sebagian besar penglihatan hewan lebih fokus pada objek yang berada di depan bukan di belakang. Namun, mata capung unik dan memiliki keistimewaan yang berbeda.

Sebab, capung bisa melihat objek yang justru lebih fokus yang di belakang sekalipun juga mampu melihat objek yang  berada di depan.

Penglihatan capung istimewa karena terdapat lensa khusus yang membuatnya bisa melihat dengan sangat lapang.

Selain itu, ukuran mata capung juga besar hingga melebihi ukuran tubuhnya secara keseluruhan.

Artinya, pandangan mata capung ke belakang tidak terhalang badan, perot apalagi ekor yang memanjang tetapi berdiameter kecil.

3. Capung Memiliki Sayap Lentur tetapi Kaku

Mungkin Anda kebingungan dengan heading di atas. Namun faktanya memang demikian. Capung memiliki sayap yang sangat lentur karena berbahan tipis bahkan mudah sobek.

Akan tetapi, di bagian sambungan antara sayap dengan punggung tidak memiliki rol yang kuat. Sehingga kalau capung menutup sayap ke sekujur tubuhnya, sayap tersebut pasti patah.

Kondisi ini yang membuat capung tidak bisa menutup sayapnya 100 % ketika sedang menempel pada helai daun.

Capung hanya menurunkan sayapnya sedikit lebih rendah, supaya bisa menopang tubuhnya sekaligus untuk menjaga keseimbangan dalam mengambil ancang-ancang ketika capung bersiap untuk terbang.

Demikianlah penjelasan singkat tentang ciri, klasifikasi, jenis dan fakta dari seekor capung.

Tentunya, dari penjelasan Ciri, Klasifikasi, Jenis dan Fakta Hewan Capung, Anda bisa menyimpulkan alasan mengapa hewan ini unik bahkan banyak anak-anak yang tertarik untuk memeliharanya.

Terakhir kali, semoga apa yang sudah tersampaikan ini bisa menjadi informasi yang penting bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *