Cara Membedakan Ikan Palmas Albino Jantan dan Betina

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai Cara Membedakan Ikan Palmas Albino Jantan dan Betina? Palmas merupakan ikan air tawar yang berasal dari perairan Afrika.

Cara Membedakan Ikan Palmas Albino Jantan dan Betina
Cara Membedakan Ikan Palmas Albino Jantan dan Betina

Meski bukan asli Indonesia, kini masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati keindahan ikan palmas, sebab ikan ini telah dibudidayakan secara lokal di Indonesia.

Ikan palmas begitu menarik dibudidayakan, sebab keanggunan gerakan ikan palmas mengundang daya tarik tersendiri.

Daya tarik lainnya terletak pada temperamen ikan palmas yang cenderung kalem, meski sebenarnya ikan palmas tergolong dalam kategori ikan karnivora.

Ikan palmas memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah ikan palmas albino. Ikan palmas jenis ini memiliki ciri fisik yang mencolok di bagian warna kulitnya (pigmen).

Jenis Ikan palmas albino tidak memiliki pigmen dan mempunyai mata yang berwarna merah. Pada bagian sirip punggungnya berbentuk runcing. Perpaduan tersebut membuatnya begitu indah.

Disamping itu, ikan yang persis dengan naga di dalam dongeng ini merupakan salah satu ikan purba yang tetap lestari hingga saat ini.

Cara membedakan ikan palmas albino jantan dan betina

Jika ingin membudidayakan ikan palmas albino, maka harus bisa membedakan mana yang ikan palmas albino jantan, mana yang termasuk betina. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses reproduksi ikan palmas albino.

Sebab reproduksi merupakan bagian dari cara pemeliharaan ikan palmas albino. Sebelum benar-benar memelihara ikan palmas albino, tak ada salahnya kita mencari tahu terlebih dahulu secara mendalam tentang cara penanganannya yang tepat.

Ikan yang mempunyai nama latin Polypterus ini tergolong dalam ikan predator bawah. Dengan kata lain, ikan palmas albino lebih suka diam atau berkeliaran di dasar akuarium.

Informasi ini berpengaruh terhadap caranya memberi pakan. Karena suka berada di dasar akuarium, tentu pakan yang sesuai adalah yang mudah tenggelam sampai ke dasar akuarium, antara lain udang dan cacing. Namun tak menutup kemungkinan ikan ini juga mau diberi makan pelet yang mengapung.

Meski dapat diberi pelet yang mengapung, sebaiknya pilih jenis pelet yang tipe tenggelam. Jika ingin memberi pakan berupa pelet, pastikan pelet tersebut sudah mengandung protein yang berguna untuk menunjang pertumbuhan ikan. Dalam memberi pakan, usahakan diberi secara seimbang.

Dengan kata lain, berikan pakan alami dan pakan buatan secara bergantian. Meski begitu, utamakan pemberian pakan buatan berupa pelet. Selain karena nutrisinya lengkap, pakan berupa pelet ini juga tidak banyak resiko mengandung penyakit bawaan.

Di dalam akuarium perlu ditambahkan substrat alami. Salah satu substrat yang bisa anda taruh dalam akuarium adalah pasir.

Hal ini bermanfaat untuk membuat akuarium layaknya habitat asli ikan palmas albino, sehingga ikan akan lebih nyaman. Hal lain yang bisa membuat ikan palmas albino lebih nyaman adalah bebatuan. Bebatuan dapat dimanfaatkan ikan palmas albino untuk bersembunyi.

Sebab di habitat alaminya, ikan palmas albino suka bersembunyi dibalik bebatuan. Jika mencari bebatuan dirasa sulit, anda bisa menggantinya dengan media lain yang bisa dijadikan tempat sembunyi ikan palmas albino.

Ikan palmas albino memiliki tubuh yang panjang bagaikan ular. Dengan kata lain, ikan palmas albino membutuhkan akuarium yang luas untuk membuatnya nyaman bergerak.

Panjang ikan palmas albino bisa mencapai 30 cm. Seperti jenis ikan lainnya, palmas albino termasuk ikan yang tahan banting di berbagai macam kondisi air.

Namun disarankan untuk mengikuti parameter yang ideal dalam mengatur pH dan suhu air. Adapun pH ideal untuk ikan palmas albino antara 6,5 sampai 7.

Sedangkan suhu air idealnya antara 16 sampai 27 derajat celcius. Untuk kualitas airnya sendiri, ikan palmas albino memerlukan system filtrasi yang cukup baik. Selain itu juga membutuhkan pertukaran air secara teratur.

Meski panjang ikan palmas albino bisa mencapai 30 cm, namun ketika palmas albino masih kecil, cukup ditaruh pada akuarium dengan ukuran 60 x 35 cm.

Setelah beranjak dewasa, ikan palmas albino bisa dipindah ke akuarium yang lebih besar. Ikan palmas albino dapat digabungkan dengan jenis ikan pemakan daging lainnya di dalam satu akuarium.

ukuran tubuh ikan lain tersebut harus diperhatikan. Sebaiknya ikan lain yang akan digabungkan tersebut berukuran sama dengan ikan palmas albino.

Kembali pada pokok bahasan pada artikel ini, Untuk membedakan ikan palmas albino jantan dan betina cukup mudah. Anda bisa melihat bentuk sirip anal (sirip di bawah ekor).

Ikan palmas albino jantan memiliki sirip anal dengan ukuran besar, tebal dan tumpul pada ujungnya.

Sedangkan palmas albino betina sirip analnya lebih kecil, tipis dan runcing pada bagian ujungnya. Untuk dapat melihat ukuran sirip di bawah ekor tadi, ikan palmas albino harus sudah berukuran minimal 20 cm.

Demikian artikel tentang cara membedakan ikan palmas albino jantan dan palmas albino betina. Semoga dapat menambah wawasan para pembaca sekalian mengenai ikan palmas albino.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *