Ikan Pedang : Ciri, Karakteristik, Habitat, dan Jenis

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Ciri, Karakteristik, Habitat, dan Jenis Ikan Pedang? Berbicara mengenai ikan hias tentu beragam variasi. Jika Anda sedang mencari jenis ikan hias dengan perawatan yang mudah.

Ciri, Karakteristik, Habitat, dan Jenis Ikan Pedang
Ciri, Karakteristik, Habitat, dan Jenis Ikan Pedang

Ikan pedang bisa menjadi pilihan terbaik, karena jenis ikan ini tergolong dalam ikan air tawar yang terkenal dengan perawatan yang gampang.

Ia juga memiliki beragam jenis, corak, warna yang unik, sehingga sangat cocok sebagai ikan peliharan.

Jika Anda masih ragu terhadap jenis ikan tersebut, yuk kenal lebih dekat dengan sang tangguh yang satu ini. Siapa lagi kalau bukan jenis ikan tawar bernama ikan pedang.

Ciri dan Karakteristik

Ketika baru pertama kali melihat ikan pedang yang paling mencuri perhatian adalah sirip ekornya. Sebab bentuknya tidak biasa dan tergolong unik berbeda dengan ikan lainnya.

Hal ini yang menjadikan sirip ekor sebagai ciri khasnya dan terkenal memiliki lobus artinya bagian bawah ekornya memanjang.

Jika terlihat sepintas akan mirip seperti pedang, karena itulah jenis ikan ini terkenal dengan nama ikan pedang.

Namun, hanya pada sirip ekor ikan jantan yang memiliki bentuk seperti itu, sehingga mudah sekali untuk mengenali jenis kelamin ikan ini.

Di alam yang bebas populasi ikan pedang memiliki warna hijau zaitun dengan garis literal coklat kemerahan seluruh tubuhnya.

Pada bagian ekor pejantan ikan tersebut berwarna kuning dengan tepian hitam. Seiring bertambahnya budidaya jenis ikan ini yang semakin luas membuat banyak variasi warna ikan pedang.

Warna yang paling umum pada ikan ini yaitu merah, orange dan hitam. Sebaiknya perhatikan faktor lingkungan ketika memelihara jenis ikan ini, sebab mempengaruhi tingkat warna ikan.

Jika ikan pedang berada pada kondisi lingkungan yang sehat dan bebas stres, akan menghasilkan warna yang semakin bagus.

Jenis ikan ini memiliki ukuran yang berbeda-beda, untuk pejantan bisa mencapai 14 cm panjang. Namun, pada ikan betina bisa mencapai panjang 2,5 cm bahkan lebih besar lagi.

Habitat Ikan Pedang

Ikan pedang secara alami hidup di sungai kecil hingga besar yang berada Amerika Utara dan Tengah. Ikan ini juga bisa bertahan hidup pada lingkungan air tropis yang mengalir dengan banyak tumbuh-tumbuhan seperti bebatuan, puing-puing.

Peran tumbuhan bagi ikan sebagai tempat perlindungan dari serangan musuh, sinar matahari langsung. Kadang juga berada pada habitat payau, namun jarang terjadi dan ikan pedang juga bisa bertahan hidup dalam akuarium.

Spesies ini hidup berkelompok, tetapi bukan termasuk ikan shoaling/bergerombol, mereka juga dapat hidup dalam komunitas ikan kecil. Apabila Anda ingin merawatnya, alangkah baiknya tempatkan pada akuarium khusus satu spesies saja atau dengan rasio 4:1.

Karena jika terlalu banyak ikan pedang pejantan bisa agresif terhadap satu sama lain, pastikan jumlah betina lebih banyak. Biasanya pejantan akan bersembunyi pada tanaman atau dekorasi, menempati level menengah hingga atas akuarium.

Apabila ikan pejantan mendapatkan ruang berenang hingga dasar akuarium akan lebih mendominasi tempat tersebut dan menjadi agresif. Sehingga pastikan rasionya 4:1 atau lebih banyak ikan betina daripada ikan pejantannya.

Jenis Ikan Pedang

Xiphophorus Helleri atau ikan pedang pertama kali berada di perairan Meksiko pada tahun 1848.

Kemudian mulai banyak orang membudidayakan dengan mengawinkan silang ikan pedang. Ukuran panjang tubuh ikan pejantan maksimal 14 cm dan betina sekitar 16 cm.

Ikan ini termasuk salah satu jenis ikan omnivora dan makanannya berupa lumut dan serangga kecil hingga cacing. Ada banyak sekali jenisnya, tapi yang paling populer dan peminatnya banyak sebagai berikut.

1. Chiapas Swordtail

Nama latin Xiphophorus alvarezi merupakan jenis ikan pedang yang hidup air tawar. Keberadaan pertama kali bersama beberapa jenis lainnya sudah ada pada tahun 1960.

Memiliki bentuk sirip yang memanjang layaknya pedang dan warnanya cenderung orange dengan bintik putih serta hijau.

Panjang ikan chiapas swordtail maksimum 15 cm pejantan dan 8,9 cm betina.

Pada habitat asalnya berada sungai dengan aliran cepat ataupun kolam yang dangkal dan air jernih yang tertutup bebatuan, ganggang. Adanya ganggang sebagai tempat ia mendapatkan makanannya.

2. Yellow Swordtail

Ikan pedang jenis ini memiliki nama latin Xiphophorus clemenciae terdapat banyak pada bagian hulu sungai Coatzacoalcos yang ada Meksiko Selatan.

Dan masih satu keluarga dengan chiapas swordtail, namun keduanya tampak memiliki perbedaan dalam habitatnya.

Nah, jika chiapas swordtail lebih menyukai tempat dengan aliran sungai yang deras, sementara yellow swordtail justru sebaliknya.

Meskipun begitu keduanya sama-sama menyukai perairan yang banyak tumbuhan, karena sebagai tempat mereka bisa melahirkan telur-telurnya.

Panjang ikan pedang jenis yellow swordtail mencapai 4 cm. Jika Anda ingin memeliharanya pastikan ada tumbuhan dalam akuarium, perhatikan juga suhu 22 derajat celcius.

Pastikan Anda tidak lupa untuk memisahkan indukan betina ikan pedang jenis yellow swordtail dengan ikan lainnya. Supaya tidak menjadi santapan bagi ikan lain yang ada dalam sebuah akuarium tersebut.

3. Green Swordtail

Habitat aslinya dari Amerika Utara dan Tengah yang ada Veracruz, Meksiko hingga ke Honduras Barat Laut.

Nama latin Xiphophorus Hellerii dan memiliki warna hijau zaitun dengan garis lateral merah/coklat juga terdapat bintik-bintik pada bagian punggung ikan. Untuk green swordtail jantan berwarna kuning dengan tepi hitam.

Panjang green swordtail jantan mencapai 14 cm dan ikan betina sekitar 16 cm. Nah, kebanyakan jenis ikan pedang ini hidup perairan yang aliran sungainya deras dan vegetasi. Keberadaan mereka juga ada pada mata air dan kanal yang hangat, selain itu tergolong ikan omnivora.

Makanannya berupa tumbuhan, krustasea kecil, serangga dan cacing annelid. Jenis ikan ini memiliki warna yang unik khas ikan tropis dan termasuk mudah berkembang biak.

Sehingga menjadi pilihan tepat untuk membudidayakan green swordtail ini.

4. Puebla Platyfish

Ikan pedang jenis ini dengan nama latin Xiphophorus evelynae tergolong jenis ikan yang liar.

Puebla platyfish sangat bervariasi, terutama ikan jantan memiliki warna kuning cerah bagian punggung dan ekornya.

Untuk menemukan jenis ikan pueble platyfis terdapat Lereng Atlantik Meksiko pada bagian atas cekungan Rio Tecolutla negara Puebla, Meksiko.

Meskipun tergolong ikan liar, namun masih termasuk aman. Warnanya yang menarik yakni kuning cerah akan memberi kesegaran mata memandang, puebla platyfish ini menjadi pilihan tepat untuk memeliharanya.

Ikan ini juga tidak memakan anaknya sendiri dan sifatnya cenderung tenang.

5. Northern Platyfish

Kebanyakan jenis ikan pedang berada dari Meksiko, termasuk salah satunya dengan ikan nothern platyfish pada tahun 1961 lalu. Berbeda dengan jenis sebelumnya ikan ini cukup unik karena menyukai perairan yang panas.

Nothern platyfish banyak ada di sumber air panas yang terletak Laguna Santa Tecla, yang dekat dengan kota Cuatro Cienegas dari negara bagian Coahuila, Meksiko.

Hal ini membuat kesulitan untuk membudidayakan jenis ikan ini karena harus meniru air yang sesuai habitat aslinya. Dengan bau belerang terdapat banyak bebatuan hingga tumbuhan dan air yang bersuhu 80-90 F.

Siklus hidup ikan ini tidak berlangsung lama hanya berkisaran 3-5 tahun itupun jika mendapatkan perawatan yang baik.

Oleh karena itu, keberadaan jenis ikan nothern platyfish termasuk dalam ikan yang langka.

6. Mayan Swordtail

Memelihara ikan mayan swordtail sebagai ikan hias merupakan pilihan terbaik sebab dapat membawa kecerian dengan warnanya.

Semakin terang warna ikan tentu akan memberikan efek positif. Mayan swordtail berwarna highlighter orange sedikit warna logam menjadikan menarik dan mengesankan bagi siapa saja yang melihatnya.

Habitat mayan swordtail terletak perairan arus lambat dengan banyak bebatuan dari Guatemala dan Hounduras. Panjang ikan betina mencapai 4 inci, sedangkan jantan sekitar 6-7 inci.

Pada tahun 2013-an, jenis ikan pedang ini cukup populer membuat banyak orang menyukai ikan ini.

Jika Anda berkeinginan untuk merawat ikan mayan swordtail, pastikan Anda memiliki tempat yang cukup besar.

Karena ikan ini tergolong sebagai ikan besar, selain itu perhatikan suhu dalam akuarium setidaknya berada antara 70-77 F.

Demikianlah yang bisa saya utarakan dalam kesempatan kali ini tentang Ciri, Karakteristik, Habitat, dan Jenis Ikan Pedang. Semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *