Apakah Anda pernah mendengar mengenai penyakit Gumboro? Jenis penyakit ini biasanya menyerang hewan ternak ayam.

Ketauilah bahwa iGumboro biasanya disebut dengan Infectius Bursa Disease yang merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang bagian kalenjar bulat yang terletak diatas kloaka pada hewan ayam.
Menurut sejarahnya pertama kali Gumboro di temukan di Amerika pada tahun 1500 an. Ia terus menyebar ke belahan dunia dan sampai saat ini penyakit ini masih ada termasuk di negara kita Indonesia.
Penyebab adanya penyakit ini adalah dengan adanya virus Gumboro yang secara umum menyerang ayam pada usia tertentu yakni sekitar 9 hari hingga 60 hari.
Proses penyebarannya bisa melalui kotoran ayam, makanan, minuman, alat alat yang digunakan dalam peternakan dan manusia yang terah terinfeksi virus Gumboro sel B bursa fabricii yang sangat berperan dalam pembentukan antibody untuk kekebalan tuvuh.
Gejala Penyakit Gumboro
Secara umum penyakit ini mudah diketahui gejalanya namun untuk anak ayam yang baru berusia 1-12 hari sangat sulut untuk di identifikasi.
Berikut ini adalah gejala penyakit Gumboro pada ayam secara umum, diantaranya :
- Ayam menjadi lesu dan nafsu makan seiring waktu terus mengalami penurunan serta lebih suka menyendiri memojok di ujung kandang (mengasingkan diri dari kawanan ayam yang sehat).
- Memiliki bulu ayam yang kusut dan berantakan.
- Bila dilihat secara seksama mata ayam lebih banyak terpejam.
- Apabila ayam terjangkit maka akan menghasilkan kotoran ayam yang berwarna putih bening dimana bentuknya cair dan lengket. Kemudian pada bagian dubur ayam terlihat kotor bila dibandingkan dnegan sebelumnya serta secara terus menerus mematuk duburnya.
- Terjadi demam pada ayam dan pada suhu badan yang semakin tinggi akan menyebabkan ayam kejang-kejang.
Apabila virus Gumbrono ini bersifat tunggal atau tidak ada komplikasi dari infeksi virus atau bakteri lain maka dapat disembuhkan.
Tapi yang akan menjadi masalah adalah apabila terjadi komplikasi sekunder maka hal ini akan menyebabkan kematian.
Pencegahan Penyakit Gumboro
Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari ayam terkena Gumboro yaitu sebagai berikut ini:
- Melakukan sanitasi lingkungan secara berkala dengan disinfektan
- Melakukan vaksinasi kepada ayam yang masih berumur 9 hari yang berfungsi untuk menghindari ayam terserang penyakit Gumboro.
- Menjaga kebersihan kandang ayam agar ayam tetap nyaman dan tidak gampang stress. Jika ayam stress maka system kekebalan tubuhnya akan menurun dan akan rentan terkena iGumboro.
- Memberikan asupan makanan dan minuman yang sehat dan bersih kepada ayam dan juga memberikan vitamin yang cukup untuk ayam.
Cara Mengobati Penyakit Gumboro
Lalu, bagaimana jika ayam terlanjur terkena iGumboro? Berikut ini adalah solusi dan cara mengobati penyakit Gumboro yang terjadi pada ayam.
- Apabila ayam berusia dibawah 25 hari maka tindakan yang tepat adalah melakukan pemanasan atau brooding namun ventilasi harus lancer karena ayam sudah besar dan membutuhkan banyak oksigen.
- Penyakit inidapat diobati dengan antibiotic namun antibiotic disini hanya dapat mencegah penyakit sekundernya saja. Berikan antibiotic dengan dosis yang ringan seperti Neomicin, Ampicillin, Doxiciclin. Dan yang perlu diingat adalah jangan memberikan obat kemoterapi sejenis Sulfa dan lainnya karena ginjal ayam tidak akan mampu menerima dosisnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Selain itu anda juga dapat memberikan Vitaminelektrolit, glukosa untuk upaya penyembuhan.
Sebelum beternak ayam, sebaiknya lakukan sanitasi kandang ayam dan jaga kebersihan kandang ayam sebaik mungkin terutama jika berada di wilayah yang rawan terhadap penularan penyakit ini agar ayam tidak terjangkit penyakit Gumboro tersebut.
Demikianlah ulasan dalam kesempatan kali ini semoga artikel Penyakit Gumboro : Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobatinya bisa bermanfaat.
Baca Juga : Jenis Penyakit Hewan Yang Menular