Tahukah Anda mengenai Jenis Penyakit Hewan Yang Menular? Penyakit yang bersumber dari binatang dapat mengancam kehidupan manusia dan sangat perlu di antisipasi.

Jenis Penyakit Hewan Yang Menular
Tahukah anda apa saja penyakit-penyakit yang bersumber dari hewan dan dapat menular kepada manusia? Berikut ini adalah 15 Jenis Penyakit Hewan Yang Menular dan dapat menular ke manusia:
1. TBC
TBC atau Tubercolosa adalah penyakit yang menganggu pernafasan manusia yang dapat tertular dari satwa seperti orangutan dan siamang kepada manusia.
Penyakit TBC ini merupakan penyakit yang menyebabkan kematian terbesar dalam urutan kedua di Indonesia.
Gejala dari penyakit TBC ini adalah sesak nafas, menurunnya berat badan secara drastic dan batuk berdarah.
Penularan penyakit TBC ini sangat cepat dan bisa tertular dari kotoran satwa yang terhirup oleh manusia sehingga virus TBC yang ada di kotoran satwa tersebut dapat dengan cepat menular ke manusia.
2. Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit yang kecepatan penularannya 4 kali lebih cepat dari HIV. Penularan penyakit Hepatitis ini bisa dari gigitan atau juga cakaran binatang seperti kera dan monyet.
Gejala dari penyakit hepatitis ini adalah muntah, diare, perut kelihatan membesar, dan lain sebagainya.
3. Rabies
Rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang dapat ditularkan oleh anjing kepada manusia melalui gigitan anjing yang terkena virus rabies atau anjing gila tersebut.
Penyakit Rabies ini dapat menyebabkan kematian. Selain anjing, hewan lainnya yang dapat menularkan virus rabies ini adalah kucing dan kera.
Gejala yang ditimbulkan dari penyakit rabies ini adalah perubahan tingkah laku yang menjadi mudah marah dan lebih agresif, kesulitan bernafas, dan bahkan kelumpuhan.
4. Anthrax
Anthrax adalah penyakit infeksi bakteri Bacillus Anthracis yang dapat tertular karena mengkonsumsi daging sapi atau kambing. Angka kematian jika tertular penyakit ini cukup tinggi.
5. Herpes
Herpes adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus yang dapat menyebabkan kulit di tubuh mengalami pelepuhan.
Penyakit ini dapat ditularkan dari hewan primate melalui cakaran atau gigitan. Penyakit herpes ini juga dapat menyebabkan kematian.
6. Salmonnelosis
Salmonnelosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonnela yang bersumber dari hewan seperti ular, burung dan hewan iguana.
Penyakit ini jika menular ke manusia, dapat menyebabkan rusaknya dinding usus, kerusakan otak bahkan pada wanita hamil dapat menyebabkan keguguran.
7. Leptospirosis
Leptospirosis disebabkan oleh kuman yang dapat menyerang hewan dan juga manusia yang menular melalui luka yang terbuka yang terkena air kencing dan bisa juga menular dari makanan atau minuman yang dikonsumsi manusia.
Gejala dari penyakit ini adalah air kencing berubah menjadi merah, badan lesu dan lemah, mengalami depresi berkelanjutan, bahkan pada wanita hamil juga dapat menyebabkan keguguran.
8. Psicatosis
Psicatosis adalah penyakit yang ditularkan melalui kotoran burung nuri dan kakak tua kepada manusia yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada manusia jika terhirup.
Gejala dari penyakit Psicatosis adalah gangguan pernafasan, tremor, badan terasa kaku sehingga susah untuk digerakan dan diare.
9. Toxoplasmosis
Penyakit Toxoplamosis adalah penyakit yang dapat ditularkan oleh hewan seperti kucing dan anjing, yang dapat menular ke manusia dan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita bahkan keguguran pada wanita hamil.
Penularannya dapat melalui transpusi darah dan dari makanan atau minuman yang telah tercemar parasite toxoplasma.
Baca Juga : Cara Mengobati Toxoplasma pada Anjing
10. Malaria
Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk anopheles betina yang menggigit manusia.
Gejala dari penyakit malaria ini adalah dingin yang luar biasa, pusing, dehidrasi dan sesak nafas.
11. Lyme
Penyakit jenis ini adalah salah satu penyakit infeksi yang sangat ganas yang bisa menyerang sistem imun. Bukan hanya itu penyakit ini juga dapat menyebabkan ensefalitis, meningitis, dan kelumpuhan.
Penyebab penyaki Lyme bisa berasal dari gigitan kutu yang biasanya hidup pada hewans eperti tikus, rusa ataupun burung.
Banyak orang tidak menyadari bila telah tergigit oleh hewan kutu ini karena gigitan tersebut hanya membentuk ruam merah kecil dan tidak terasa sakit sama sekali.
Namun efeknya bisa menyebabkan demam tinggi, sendi bengkak dan terjadi nyeri otot. Ruam merah tersebut secara umum akan hilang sekitar 1 hingga 2 minggu.
12. Kurap
Kurap adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur yang membentuk ruam seperti halnya cincin pada kulit.
Jenis penyakit ini akan mudah ditularkan oleh hewan peliharaan terhadap manusia, apalagi bila manusia tersebut kontak langsung dengan hewan yang telah terinfeksi jamur.
13. Infeksi Cacing Gelang
Ketahuilah bahwa cacing gelang dapat ditularkan atau disebarkan dari kotoran hewan dalam bentuk telur atau ookista yang bisa bertahan di dalam tahan dalam waktu yang panjang.
Bila seseorang dengan tidak sengaja memakan telur atau ookista tersebut, maka ia akan menetas di dalam usus dan bisa bergerak ke seluruh bagian tubuh manusia.
Larva cacing gelang ini juga bisa masuk melalui kulit. Gejala yang ditimbulkan apabila seseorang terinfeksi cacing ini adalah mengalami demam, asma, batuk atau pneumonia.
Sangat berbahaya apabila cacing gelang masuk ke mata karena bisa menyebabkan kebutaan yang disebut dengan penyakit toxocariasis okuler.
14. Infeksi Cacing Pita
Secara umum ketika manusia menderita infeksi cacing pita penyebabnya karena mengkosumsi daging mentah atau daging yang setengah matang dari hewan yang telah terinfeksi sebelumnya terutama pada daging sapi ataupun babi.
Cacing pita yang terdapat pada hewan peliharaan seperti kucing dan anjing juga bisa menyebabkan infeksi bila tidak senagaja menelan kutu yang telah terinfeksi oleh larva cacing tersebut.
Didalam usus manusia larva yang masuk tersebut akan berkembang dengan cepat menjadi cacing pita dewasa.
Perlu diketahui bahwa cacing pita bisa saja tumbuh dengan panjang lebih dari 12 kali dimana ia bisa hidup lama atau bertahun tahuk di dalam tubuh manusia.
15. Infeksi Cacing Tambang
Cacing tambang merupakan salah satu jenis cacing yang menjadi parasit di usus yang secara umum bisa ditemukan pada hewan kucing dan anjing.
Larva dan terur cacing ini bisa ditularkan kepada manusia atau hewan lainnya melalui tinja. Manusia bisa saja terkontaminasi bila berinteraksi langsung dengan tinja hewan yang sudah terinfeksi. Misalkan pada saat berjalan tanpa menggunakan alas kaki.
Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Jenis Penyakit Hewan Yang Menular. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semuanya.