Akuarium Jadi Aesthetic? Pakai 6 Jenis Tanaman Aquascape Ini

Diposting pada

Agrotek.id – Tanaman aquascape merupakan tanaman sebagai hiasan akuarium untuk menciptakan tampilan yang indah menyerupai bawah laut.

Akuarium Jadi Aesthetic Pakai 6 Jenis Tanaman Aquascape Ini

Dengan menggunakan tanaman jenis ini, akuarium di rumah Anda akan tampak seperti permukaan di bawah laut. Mau tahu jenis dan tips merawat tanaman yang cantik ini? Yuk, ikuti informasinya sampai habis.

Apa Itu Tanaman Aquascape?

Sebetulnya, seperti apa tanaman aquascape? Nyatanya, masih banyak yang keliru dengan aquascape dan aquarium. Keduanya memang memiliki kesamaan, tetapi aquascape memiliki fokus yang berbeda.

Penataan akuarium lebih menekankan pada pemilihan ikan, sedangkan aquascape memadukan unsur-unsur alami dengan menggunakan fosil, tanaman air, maupun batu. Media tersebut dapat menjadi pertumbuhan ekosistem laut kecil.

Kalau Anda memang ingin menekuni bidang ini, tentunya sangat penting untuk mengenal ciri-ciri dan tanaman aquascape secara lengkap. Tanaman ini memang berfungsi sebagai media untuk menciptakan ekosistem dan diletakkan dalam air.

Karakteristiknya mudah beradaptasi dan bisa menyesuaikan cahaya yang diterimanya. Saat ditanam di darat, maka tumbuhan ini akan menyerap air melalui akar.

Namun, saat dicelupkan di dalam air dapat menyesuaikan diri dengan mengeluarkan daun air yang tidak akan busuk saat terendam air.

Karena kemampuan beradaptasinya ini, pertumbuhan tanaman pun menjadi lebih cepat. Di sisi lain, pengembangannya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Inilah yang menyebabkan tanaman aquascape terkadang memiliki harga selangit atau menguras kantong.

Namun, Anda tidak perlu khawatir sebab kegunaan dan harga dari tanaman ini sangatlah worth it.

Manfaat dari tanaman aquascape ada dari segala sisi, yakni estetika karena tanaman ini bisa menjadi karpet yang alami.

Penataannya juga dapat digunakan untuk menutupi perlengkapan akuarium supaya terlihat cantik.

Kegunaannya yang lain adalah tentu saja untuk menjaga ekosistem supaya tetap seimbang. Tanaman ini berperan sebagai pahlawan untuk para ikan dengan menjaga kestabilan pH air, menyerap kandungan logam berat, hingga amonia di dalam air.

Selain itu, perannya dapat diartikan sebagai perisai. Pengaturan pencahayaan dari tanaman ini nyatanya sangatlah berperan.

Kalau terlalu banyak menyerap sinar matahari dan tidak seimbang, tentunya dapat berdampak pada pertumbuhan alga yang berlebih.

Pertumbuhan alga dapat berdampak negatif lingkungan akuarium. Fungsi utama dari tanaman ini adalah untuk mengontrol perkembangan alga, sehingga ekosistem dalam akuarium tidak terganggu.

Kriteria dari tanaman ini sangatlah bervariasi dan beragam, mulai dari berdasarkan penanaman maupun perawatannya.

Kalau dari segi penanamannya, tanaman aquascape terbagi dalam tiga kelompok, yakni foreground (tanaman yang ditanam di bagian depan sebagai rumput maupun karpet), background untuk bagian belakang dengan tanaman yang lebih tinggi, hingga midground untuk ditanam di tengah-tengah.

Selanjutnya, ada pula pengelompokan berdasarkan pencahayaan dengan jenisnya pencahayaan rendah, sedang, dan tinggi.

Berdasarkan karakter tumbuhnya terbagi menjadi tiga, yakni tumbuh dalam air (submerge plant), tanaman yang tumbuh mengambang di permukaan air (floating plant), serta tanaman yang tumbuh di atas permukaan dan umbinya tetap berada di bawah.

Setelah mengenal fungsi dari tanaman aquascape sendiri, Anda bisa mengetahui bahwa sangat penting menjaga biota laut. Tanaman ini bukan hanya dijadikan sebagai objek hiasan saja, tetapi sebuah perisai yang kuat untuk menjaga kelangsungan hidup dari ekosistem laut.

Jenis-Jenis Tanaman Aquascape

Anda masih pemula? Jangan khawatir sebab ada beberapa jenis tanaman aquascape yang mudah untuk Anda rawat di rumah. Mau tahu apa saja? Yuk, perhatikan list berikut ini.

1. Dwarf Baby Tears

Tanaman aquascape yang satu ini memiliki nama latin Hemianthus Callitrichoides dan mulai diperkenalkan pada tahun 2000-an. Perkembangannya dimulai di Kuba yang kemudian semakin meluas kurang dari 10 tahun.

Banyak orang sudah menggunakannya sebagai hiasan bagian depan akuarium. Ciri khasnya adalah memiliki daun yang kecil dan juga padat. Tingkat pertumbuhannya pun sedang dan cenderung rendah.

Tanaman ini juga memerlukan cahaya yang tinggi, tetapi tetap mampu beradaptasi pada kondisi cahaya menengah.

Saat tanaman ini dapat memperoleh oksigen yang banyak, karbondioksida akan mudah terlarut dan substrat kaya nutrisi akan memberikan hasil pertumbuhan terbaiknya.

2. Windelov

Bingung untuk memilih tanaman aquascape yang fleksibel sebagai hiasan akuarium?

Anda bisa menjadikan yang satu ini sebagai pilihan terbaik, lho. Namanya adalah Windelov alias Microsorum Pteropus. Penamaannya berasal dari founder Tropica Aquascape sendiri dengan nama yang agak mirip, Holger Windelov.

Ciri khasnya adalah memiliki ujung yang bercabang dan bentuk unik, sehingga banyak yang menjadikannya sebagai tanaman aquascape tercantik di dunia.

Tanaman ini bisa tumbuh menjulang dengan ketinggian mencapai 20 cm dan memiliki lebar serupa.

Ketahanan dirinya tidaklah perlu diragukan sebab sangat kuat, apalagi saat diikat dengan kayu ranting, akar, atau ditempel pada batu.

3. Hygrophila Polysperma

Namanya mungkin terdengar aneh, tetapi rupanya sangat indah. Ciri khasnya adalah fleksibel karena tidak membutuhkan intensitas cahaya, yang terpenting tetap mendapatkannya walaupun rendah. Perawatannya pun mudah, sehingga sangat cocok untuk pemula.

Keperluan CO2 sendiri tidaklah menjadi yang terpenting bagi tanaman ini. Itulah mengapa, pilihan ini sangatlah dianjurkan untuk pemula sebab tidak memerlukan perawatan secara khusus.

Tanaman bisa hidup sebagian di atas permukaan air dan sebagiannya lagi terendam di dalam air (emersed).

4. Crinum Calamistratum

Nama lain dari si cantik yang satu ini adalah African Onion Plant atau Cameroon Crium yang bisa Anda temukan di Afrika Selatan. Meskipun begitu, spesiesnya kini sudah tersebar ke hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Tanaman ini bisa disebut indah dan menarik karena warna daunnya yang mencolok, hijau tua. Meskipun begitu, Crinum Calamistratum juga memerlukan tingkat pencahayaan tinggi, haus akan CO2, dan nutrisi yang cukup.

Crinum Calamistratum bukanlah tanaman emersed, tetapi bisa tumbuh melewati permukaan. Saat sudah tumbuh ke atas, tanaman akan menghasilkan bunga yang cantik dan menawan.

5. Cabomba Caroliniana

Dari namanya saja, Anda bisa langsung tahu kalau jenis yang satu ini berasal dari Amerika selatan.

Sebagai tanaman aquascape yang lebih cocok menempati area midground maupun background aquarium, pertumbuhannya cukup cepat dengan suhu 15-26°C.

Perawatannya sangatlah mudah dengan kebutuhan cahaya sedang tinggi. Tidak memerlukan injeksi CO2 sebab kebutuhannya sedikit, sehingga Anda dapat mencukupinya dengan baik.

6. Black Phantom

Kalau sebelumnya berasal dari luar Indonesia, ternyata ada tanaman aquascape cantik yang asalnya adalah dari Kalimantan.

Area penanaman nya di depan akuarium, serta membutuhkan karbondioksida dan cahaya tinggi untuk tumbuh dengan baik.

Anda yang menginginkan tampilan estetis dan berbeda dari dalam akuarium, wajib menjadikan pilihan ini sebagai pilihan.

Nah, sudah tahu, bukan seperti apa tanaman aquascape dan jenis-jenis yang menjadi rekomendasi? Yuk, segera wujudkan keinginan Anda untuk memiliki akuarium yang indah.

Jangan lupa untuk merawat tanaman pilihan Anda supaya dapat menjadi tempat tinggal para biota laut yang sedang berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *