Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit – Bagi anda yang memiliki hobi memasak tentu tidak asing lagi mendengar sayuran kunyit.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kunyit

Meski penggunaan kunyit hanya untuk beberapa menu masakan tertentu, namun kunyit sendiri merupakan sayuran yang bisa dengan mudah kita temui di dapur rumah masing-masing atau di pasar.

Kunyit sendiri selain merupakan bumbu dapur yang digunakan untuk memasak, juga memiliki beberapa kelebihan lain diantaranya sebagai bahan obat alami.

Banyak produk olahan yang berbahan dasar kunyit, karena kunyit sendiri mampu menjadi obat yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti obat untuk peradangan sendi, sebagai obat antiseptic dan gatal, obat flu dan demam, obat diabetes, hingga berkhasiat melepaskan gas yang berlebih yang terdapat pada usus khusunya ketika sedang masuk angin dan lainnya.

Kunyit sendiri merupakan salah satu tanaman rempah dan obat yang asli berasal dari kawasan Asia Tenggara, yang selanjutnya tersebar ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan hingga Negara Afrika.

Kunyit merupakan tanaman yang dapat tumbuh di ketinggian sekitar 1300-1600 meter diatas permukaan laut dengan curah hujan yang tinggi.

Kunyit sering ditanam secara vegetatif dengan menggunakan stek rimpang. Bibit rimpang harus yang sudah cukup tua dan harus memiliki penyiraman yang baik.

Klasifikasi Tanaman Kunyit

Memiliki nama ilmiah atau nama latin Curcuma longa L., tanaman kunyit memiliki klasifikasi tersendiri yang membedakannya dengan tanaman lain, yaitu sebagai berikut:

  • Kingdom (Kerajaan) : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Division (Divisi) : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Class (Kelas) : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Lilianae
  • Ordo : Zingiberales
  • Famili : Zingiberaceae
  • Genus : Curcuma L.
  • Spesies : Curcuma longa L.

Ciri-Ciri Morfologi Tanaman Kunyit

Berikut beberapa ciri-ciri morfologi tanaman kunyit, diantaranya:

1. Akar

Kunyit memiliki akar yang memiliki bau yang khas, rasanya pedas dan pahit, bila akar dari tanaman kunyit ini dilarutkan ke dalam air, maka akan memberikan warna kuning dan terkandung zat cucumnoid.

Akar dari kunyit ini memiliki fungsi sebagai rempah dan penyedap rasa serta pewarna alami yang dapat digunakan pada makanan. A

kar pada tanaman kunyit juga memiliki manfaat untuk melancarkan peredaran darah serta anti bakteri yang mana memiliki khasiat sebagai bahan untuk melancarkan pengeluaran empedu.

2. Batang

Batang tanaman kunyit berwarna hijau dengan tinggi batang dapat mencapai sekitar 70-100 cm yang bentuknya mengarah lurus ke atas atau dengan nama lain geotropisme.

Batang pada kunyit memiliki bentuk yang bulat dan rimpangnya tersusun dari pelepah daun yang sedikit agak lunak.

Bagian kulit terluar dari rimpang memiliki warna jingga kecoklatan, sedangkan pada bagian daging buah memiliki warna merah kekuningan.

3. Daun

Kunyit merupakan sebuah tanaman perennial dimana memiliki daun yang berbentuk elips dan disetiap tanamannya terdapat sekitar 5-15 helai daun yang panjangnya mencapai 85 cm dan lebarnya mencapai 25 cm.

Bagian pangkal ujung daunnya berbentuk runcing dengan warna hijau tua, dan tepi daunnya rata.

4. Bunga

Tanaman kunyit memiliki bunga yang muncul dari rimpangnya yang terdapat pada bagian batang kunyit.

Pada bagian ibu tangkai memiliki rambut yang kasar dan susunannya rapat, dimana ketika kering, tebal bunga tanaman kunyit dapat mencapai 2-5 mm, dengan panjang mencapai 4-8 cm.

Bunga tanaman kunyit ini merupakan bunga dengan bentuk majemuk dan pada bagian mahkotanya berwarna putih dengan dilapisi sisik dari pucuk bagian batang semu yang mana panjangnya dapat mencapau 10-15 cm serta ukurannya dapat mencapai 3×1,5 cm dan memiliki warna putih kuning.

Setelah mengetahui klasifikasi dan morfologi dari tanaman kunyit, kunyit sendiri memiliki beberapa khasiat atau manfaat yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari salah satunya digunakan dalam produk kecantikan, karena kunyit dapat mengurangi terjadinya penuaan dan jerawat.

Jerawat yang biasanya muncul karena bakteri P. Acne dan penyumbatan pori-pori pada kulit, namun dengan kandungan kunyit maka dapat meredakan infeksi dari bakteri tersebut. Kunyit juga dapat digunakan sebagai bahan untuk mengoptimalkan program diet karena kunyit sendiri berkhasiat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga bisa mencegah terjadinya kenaikan dalam berat badan.

Akar kunyit juga sangat bermanfaat bagi wanita yang sedang datang bulan, karena bermanfaat melancarkan darah ketika menstruasi dan mencegah terjadinya penggumpalan darah yang mana dapat menjadi penyebab penyakit berbahaya bagi rahim wanita, serta juga berfungsi dalam mengurangi bau yang menyengat pada darah saat menstruasi.

Dengan demikian itulah beberapa ciri dan klasifikasi dari tanaman kunyit serta manfaat yang dimiliki kunyit yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dapat bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan kita terkait tanaman kunyit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *