Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Palem Ekor Tupai

Diposting pada

Anda kenal tanaman ekor tupai? Sudah tahu Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Palem Ekor Tupai? Biasanya tanaman ini dijadikan hiasan karena bentuknya memang sangat eksotis.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Palem Ekor Tupai
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Palem Ekor Tupai

Maka dari itu, tanaman ini seringkali ditemukan di taman-taman yang memang sengaja ditanam untuk menambah keindahan tempat tersebut.

Pertanyaannya adalah Apakah klasifikasi dan morfologi dari tanaman ekor tupai?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut di bawah ini akan dijelaskan keduanya baik klasifikasi maupun morfologi-nya.

Klasifikasi Tanaman Ekor Tupai

Tanaman ekor tupai adalah tumbuhan sejenis endemik. Yang mana tumbuhan ini hanya bisa tumbuh di wilayah dengan tipografi atau geografi  tertentu.

Negara yang banyak ditumbuhi tanaman ini salah satunya adalah Australia, Mesir dan Queen Island Utara.

Di Indonesia tanaman ini dijadikan sebagai tanaman hias. Selain itu juga ada yang menjadikannya sebagai obat-obatan termasuk untuk mengatasi kanker.

Tanaman ekor tupai adalah sejenis tanaman Palem. Yang mana tanaman ini masuk dalam kategori keluarga arecaceae dengan genus wodyetia.

Berikut adalah klasifikasi tanaman ekor tupai :

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Superdivisi : Spermatophyta
  • Divisi Magnoliophyta
  • Kelas Liliopsida
  • Subkelas Arecidae
  • Ordo Arecales
  • Famili Arecaceae
  • Genus Wodyetia
  • Spesies Wodyetia bifurcata

Morfologi Tanaman Palem Ekor Tupai

Setelah mengetahui klasifikasi tanaman palem ekor tupai, selanjutnya akan dijelaskan tentang morfologi tanaman yang dimaksud. Morfologi tanaman adalah ciri-ciri umum.

Maksudnya ciri-ciri umum dari tanaman palem ekor tupai yang termasuk di dalamnya ciri-ciri akar, batang, daun, bunga dan buah.

Berikut Ini adalah penjelasan lengkapnya:

1. Morfologi Akar

Tanaman palem ekor tupai memiliki akar dengan sistem serabut. Yang mana radikula-nya pada setiap bibit akan tumbuh ke bawah selama 6 bulan. Pertumbuhan yang terus-menerus sehingga panjang akar mencapai kira-kira 15 cm.

Sedangkan akar primer-nya akan terus berkembang biak. Akar-akar inilah yang akan bercabang dan membentuk dirinya agar menjadi akar sekunder yang merambat ke atas dan ke bawah.

Akar tanaman palem ekor tupai sejatinya tidak memiliki buku-buku di ujung. Akan tetapi bentuknya meruncing dengan warna didominasi putih keabu-abuan.

2. Morfologi Batang

Batang tanaman palem ekor tupai masuk kategori batang tunggal. Karena memang di setiap batang tersebut tidak terlihat ada cabang maupun dahan.

Bentuk batang ekor tupai tegak dan kokoh. Sedangkan tingginya bisa mencapai 15 meter. Tanaman yang bagus apalagi batangnya memiliki diameter 25 cm dan ada ruas batang yang berwarna abu-abu.

Batang yang lurus tegak inilah yang membuat tanaman ini sangat eksotis. Apalagi jika sudah begitu tinggi maka terjadi pelengkungan secara alami yang membuat tumbuhan terlihat lebih artistik lagi.

3. Morfologi Tajuk Pelepah

Tanaman ekor tupai adalah sejenis palem yang memiliki pelepah. Warnanya didominasi oleh warna hijau cerah. Sebagian ada yang putih keabu-abuan. Tajuk pelepah ini memiliki panjang antara 8 sampai 120 cm. Tidak terlalu panjang jika dilihat dari diameter yang hanya 30 cm saja.

Uniknya dalam setiap tajuk pelepah tanaman ekor tupai terdapat beberapa helai daun. Jika yang normal jumlahnya mencapai 6 sampai 10 daun dengan diameter yang cukup lebar.

4. Morfologi Daun

Daun tanaman ekor tupai termasuk kategori daun majemuk. Karena terdapat beberapa anak daun dengan tekstur memanjang dan ujungnya meruncing.

Untuk bagian pangkal biasanya daun palem ekor tupai berbentuk bulat sempurna. Yang mana susunan tulang daunnya berbentuk sirip dengan pemetaan satu tulang daun akan menjurus pada permukaan tengah daun.

Sedangkan untuk anak daun sama memiliki tulang tetapi bentuknya lebih sejajar. Ciri-cirinya adalah tepi daun rata sedangkan warnanya didominasi warna hijau muda.

5. Morfologi Bunga

Tanaman palem ekor tupai memiliki bunga jenis sempurna. Yang mana dalam satu pohon sudah terdapat bunga jantan dan bunga betina.

Untuk bunga jantan biasanya bentuknya lonjong dan agak memanjang. Sedangkan di bagian kelopak, ujungnya meruncing dan terlihat ada garis tengah yang kecil.

Sedangkan untuk bunga betina bentuknya agak bulat dan ujung kelopak rata. Bentuk garis tengahnya terlihat lebih tebal dibandingkan bunga yang jantan.

Morfologi Bunga

Yang unik dari bunga ini adalah penyerbukannya tidak dilakukan seperti biasa. Hal ini disebabkan keduanya sudah ada di dalam satu tanaman maka bentuk pembiakannya dengan cara uniseksual atau seksual.

6. Morfologi Buah

Morfologi tanaman palem ekor tupai yang terakhir tentang morfologi buahnya. Ciri-ciri buah tanaman ekor tupai adalah berbentuk bulat dengan dominasi warna adalah merah jingga. Ukuran buah tidak terlalu besar hanya berdiameter 3,7 cm saja dengan jumlah biji tunggal.

Untuk permukaan luar buah memiliki kulit yang cukup tebal, bila diraba dengan tangan akan terlihat berkerak namun teksturnya tetap licin.

Inilah penjelasan singkat tentang tanaman palem ekor tupai. Semoga uraian tentang klasifikasi dan morfologi tanaman ini bisa meningkatkan pemahaman Anda terkait dengan taksonomi tanaman yang dimaksud.

Jika pemahaman ini sudah dimiliki, tentu lebih mudah lagi ketika melakukan tindakan pembudidayaan. Apalagi tanaman ini memang memiliki daya jual yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *