Tahukah Anda tentang Ciri, Karakteristik, Habitat, Jenis dan Makanan Burung Tledekan? Jenis dari Burung tledekan ini memang dikenal juga dengan sebutan nama burung sulingan ataupun sikatan bakau. Burung ini termasuk juga jenis dari burung yang berukuran kecil.

Ciri dan Karakteristik Burung Tledekan
Ukuran burung ini berkisar antara 14 – 15 cm dan dengan berat badan antara 12 – 18 gram.
Burung Tledekan ini memang banyak ditemukan berada di daerah hutau bakau ataupun hutan mangrove serta juga perkebunan pesisir yang ada di dataran rendah.
Hidup burung tersebut kebanyakan terlihat secara berpasang-pasangan dan juga sangat gampang dikenali antara burung betina dan pejantannya.
Pada saat berburu ataupun mencari makan burung tersebut cenderung akan mencari makan di tanah dan juga sangat menyukai akan rumput nipa.
Makanan utamanya yaitu kumbang, lalat, tawon, serta serangga kecil yang lainnya.
Sekali bertelur maka burung betina bisa akan menghasilkan 3 hingga 5 butir telur. Pada musim kawinnya yaitu antara bulan Mei sampai Juni.
Keunggulan yang sangat menonjol dari burung tledekan ataupun sulingan yaitu akan warnanya yang sangat menarik serta juga gerakan tubuhnya yang sangat lincah.
Baca Juga : Cara Membedakan Tledekan Jantan dan Betina
Habitat Burung Tledekan
Pada umumnya untuk burung tledekan ini akan hidup di alam liar yang berada di daerah tropis, seperti halnya hutan lebat ataupun pohon bambu yang diketahui berada di dekat sebuah aliran sungai.
Sedangkan untuk penyebaran dari burung ini meliputi wilayah Bhutan, dan Thailand. Terdapat juga di Kamboja, Nepal, dan Cina Barat Daya, serta Indonesia.
Jenis Burung Tledekan
1. Burung Tledekan Gunung
Untuk nama latinnya yaitu Cyornis banyumas karena ini pertama kali telah ditemukan di sekitar daerah Banyumas, Jawa Tengah.
Tidak hanya pernah ditemukan langsung di Pulau Jawa, maka untuk jenis ini juga telah banyak ditemukan di sekitar Pulau Kalimantan sampai Negara Thailand, Vietnam, dan Laos.
Pejantannya mempunyai warna bulu biru, dan oranye, serta putih. Sedangkan untuk betinanya mempunyai bulu yang berwarna sedikit agak kecoklatan.
Suara kicauan burug ini keras dan juga bermelodi dengan suatu irama yang sangat merdu.
Habitat burung ini dialam liar biasanya terdapat di daerah hutan yang berkanopi primer ataupun sekunder. Ada juga yang terdapat di daerah hutan bambu sampai jurang.
Burung ini uka sekali memakan cacing, dan lalat. Bisa juga memakan kumbang kecil, sampai kecoa ataupun jangkrik.
2. Sikatan Bakau
Untuk jenis burung yang satu ini biasa disebut juga dengan burung sikatan gunung Kalimantan.
Nama latinnya yaitu Cyornis rufigastra serta juga tidak hanya tersebar di daerah Kalimantan, akan tetapi juga terdapat di daerah Karimun Jawa, Sulawesi, serta juga Sumatra.
Sikatan bakau yang diketahui berjenis kelamin betina ini mempunyai bulu yang berwarna lebih pucat. Paruh pada bagian atasnya terlihat berbentuk seperti huruf V dengan bagian dagu yang berwarna kuning.
Pada bagian punggung burung mempunyai warna yang hampir sama dengan burung tledekan gunung, yaitu warna biru gelap. Untuk warna biru tersebut ternyata juga terdapat pada ekornya.
3. Burung Tledekan Laut
Burung Tledekan laut atau dengan latinnya Cyanoptila cyanomelana. Tubuh burug lebih besar dan juga lebih berat daripada kebanyakan dari burung tledekan lainya.
Panjang tubuh burung ini sekitar 16 – 17 cm dan berat yang mencapai 25 gram. Warna bulu burung ini tampak lebih cerah dengan suatu variasi, seperti warna biru, hitam, dan putih.
Warna birunya sampai menutupi sebagian besar dari badan tledekan jenis ini. Mulai dari bagian kepala, leher, dada, dan punggung, sayap, sampai ekor. Sedangkan pada bagian bawahnya terlihat berwarna putih bersih.
Jenis tersebut banyak tersebar di beberapa negara yang berdaerah subtropis dan juga hanya akan bisa tinggal di negara tropis.
Seperti halnya Indonesia pada saat musim dingin. Musim kawin dari jenis ini yaitu ada pada akhir dari bulan Mei sampai awal Agustus.
4. Tledekan Ruck
Diberi nama sesuai dengan nama dari penemunya, yaitu M. Ruck yang telah menemukan spesiestersebut di daerah Malaka. Burung ini termasuk jenis tledekan yang dianggap paling tua yang ada di dunia dan juga paling besar.
Panjang tubuh burung ini bisa lebih dari ukuran 17 cm dengan bagian paruh dan juga kaki yang terlihat berwarna hitam.
Pejantan mempunyai bulu yang berwarna biru tua dan juga warna putih yang terdapat pada bagian perutnya.
Sedangkan burung betinanya mempunyai bulu yang berwarna coklat dengan tampilan warna seperti halnya warna karatan yang terdapat pada bagian dada serta juga perut putih. Merupakan seekor burung endemik yang ada di pulau Sumatra yang sangat dilindungi.
Jenis Makanan Burung Tledekan
1. Jangkrik
Jangkrik ini dianggap mengandung banyak sekali protein serta juga cita rasa tinggi dan juga lezat untuk bisa di makan burung tledekan. Makanan jenis ini biasanya memang akan disajikan sebagai sebuah makanan EF.
Namun dalam waktu-waktu yang tertentu, maka pakan jangkrik juga boleh di ubah menjadi sebuah pakan regular tapi dengan takaran yang pas.
Pemberian pakan jangkrik yang dianggap terlalu tinggi bisa akan membuat tledekan menjadi sangat over birahi serta juga tak baik untuk kesehatan dari burung.
2. Ulat Hongkong
Untuk ulat hongkong yang cukup baik untuk tledekan yaitu ulat yang berwarna sedikit kuning dan juga besar. Pemberian akan ulat hongkong ini biasanya sebanyak 5 ekor ulat untuk setiap pagi dan sore..
Apabila sebagai pengganti kroto, maka Anda boleh memberikan burung ini sekitar 8 ekor untuk setiap pagi dan sore tapi dengan sedikit paduan voer kasar.
Baca Juga : Cara Budidaya Ulat Hongkong
3. Cacing Tanah
Untuk pemberian cacing tanah ini juga bisa Anda berikan sebagai makanan pengganti kroto karena ini sama-sama mengandung banyak sekali protein yang bisa membantu dalam hal meningkatkan birahi tledekan.
Dengan adanya birahi yang diketahui lebih terkontrol, maka tentu saja akan bisa menghasilkan burug tledekan dengan sebuah performa tinggi.
Pemberian akan cacing tanah ini cukup sekitar 2 hingga 4 ekor untuk setiap pagi dan sore.
4. Voer
Untuk jenisnya itu sendiri maka voer kasar boleh Anda berikan ketikan burung tledekan sudah dewasa.
Sedangkan jika burung masih anakan maka lebih baik Anda berikan voer yang lembut ataupun basah.
Pemberian aka voer sebagai pengganti makanan kroto juga harus Anda lebihkan sedikit dan bisa dipadukan dengan menggunakan makanan EF.
5. Ulat Jerman
Sama dengan burung tledekan, maka ulat jerman ini juga bisa menjadi sebuah makanan pengganti kroto yang sangat baik karena diketahui mengandung banyak sekali protein sama dengan makanan kroto.
Pemberiannya juga hampir sama dengan komposisi ulat hongkong. Untuk bisa memaksimalkan akan pemberian nutrisi yang dianggap lebih sehat dan juga baik, maka berikanlah sebuah ulat jerman yang kering markel ataupun berlaku juga untuk makanan ulat hongkong.
Baca Juga : Cara Budidaya Ulat Jerman
Inilah seputar Ciri, Karakteristik, Habitat, Jenis dan Makanan Burung Tledekan yang bisa Anda ketahui.