8 Cara Budidaya Bekicot Dengan Hasil Melimpah

Diposting pada

Bekicot adalah salah satu hewan yang biasanya muncul dalam jumlah banyak ketika musim hujan sehingga banyak sekali dimanfaatkan untuk masakan seperti sate karena melihat dari kandungan manfaat yang dimilikinya.

8 Cara Budidaya Bekicot Dengan Hasil Melimpah
8 Cara Budidaya Bekicot Dengan Hasil Melimpah

Sekarang ini untuk memperolehnya tidak terlalu sulit dan harus menunggu musim hujan tiba karena bekicot banyak di budidayakan.

Apalagi peminat bekicot begitu banyak, sehingga membuat para pelaku budidaya bekicot semakin antusias untuk melakukan pembudidayaan bekicot.

Hewan bekicot memiliki nama ilmiah Achatina Fulica, yang berasal dari negara Afrika Timur. Hewan ini hadir di indonesia tidak langsung tersebar dari daerah afrika. Melainkan banyak perjalanan yang ditempuh penyebarannya melalui afrika, lalu ke indoa, kepulauan mauritius, malasya dan baru ke indonesia.

Saat ini kebutuhan akan bekicot semakin hari semakin tinggi saja biasanya digunakan untuk pakan ternak. Oleh karena itu semakin banyak saja yang melakukan budidaya.

Cara Budidaya Bekicot Dengan Hasil Melimpah

Untuk melakukan budidaya ternyata tidak sulit. Lalu bagaimana cara untuk Budidaya Bekicot dengan Hasil Melimpah.

Berikut ini adalah cara budidaya bekicot dengan hasil yang melimpah :

1. Tahap persiapan

Anda harus membuat kandang di atas tanah kering, lembab, teduh  yang suhu udaranya sekitar 25 – 30 derajat celcius. Ada beberapa jenis kandnag, diantaranya :

  • Kandang beupa kotak kayu yang terbuat dari lembaran triplek yang diberi kaki degan panjang 1 meter, lebar 1 meter dan tinggi 1,25 meter yang atasnya telah diberi kawat kasa agar bekicot tidak kabur.
  • Kandang dari semen yang ukurannya tidak jauh beda dengan kandang kayu, hanya saja pada bagian dasar kandang di beri tanah mengandung cacing untuk menjaga kelembaban kandang setebal 30 cm.
  • Kandang berupa galian tanah dengan ukuran panjang x lebar x tinggi 1x1x1 meter yang mana tanah galian itu pilihlah yang agak kering dan berada di bawah pohon rimbun.

Anda bisa mencampur antara bekicot yang masih kecil dan besar dalam satu kandang tapi anda harus memisahkan antara bekicot indukan dan bekicot yang akan di panen.

2. Tahap pembibitan

Ada dua jenis bekicot yang dapat di ternak spesies Achatina variegata dan Achatina fulica.

Kedua bekicot tersebut memiliki ciri cangkang atau tempurung yang bermotif garis – garis dan berwarna.

Jika bekicot  Achatina variegata memiliki warna garis tebal tapi bekicot Achatina fulica memiliki garis yang tidak terlalu tajam atau mencolok.

Kedua jenis bekicot ini juga sering kita temui di semak atau kebun – kebun pada umumnya.

3. Pemilihan calon indukan

Jika bibit bekicot unggul masih belum ditemukan di sekitar rmah anda, maka anda bisa mengumpulkan banyak bekicot dari kebun atau semak saat musim hujan dan dijadikan sebagai indukan.

Tetapi anda harus memilihnya secara selektif, karena indukan yang bagus adalah indukan yang tidak cacat dan memiliki berat kurang lebih 90 gram serta pastikan bekicot tersebut sehat kondisinya.

4. Reproduksi dan perkawinan

Untuk melakukan perkawinan, maka sebaiknya bekicot jantan dan betina di letakkan pada sat kandang.

Bekicot akan melakukan proses perkawainan saat usia 6 – 8 bulan di tempat pemeliharaan dan si induk betina akan berpindah ke tempat yang aman.

Mereka akan bertelur disembarangan tempat dan akan menetas dalam jumlah 50 – 100 butir telur.

Telur bekicot tersebut berukuran sangat kecil, sekitar 2 milimeter dan si induk bekicot tidak akan menunggui telurnya hingga menetas.

5. Proses kelahiran

Telur bekicot akan menetas ketika sudah cukup umur dan mereka akan menetas secara sendirinya.

Ketika anda memilih untuk membudidayakan bekicot anda bisa memberi mereka makan berupa daun bayam, buah pepaya, daun pepaya, buah mentimun hingga buah terong.

Anda harus memberi mereka makan secara teratur agar tumbuh dengan baik dan membersihkan tempat tinggal mereka secara teratur agar terhindar dari hama ataupun oenyakit yang tidak di inginkan.

Pastikan anda menjaga andang selalu teduh dan jauh dari para pemangsa bekicot.

5. Pemeliharaan dan Perawatan

Setelah benih bekicot menetas yang harus dilakukan adalah pemeliharaan dan perawatan yakni dengan dua cara yaitu yang pertama mencampur dengan bekicot yang memiliki ukuran yang jauh lebih besar atau dewasa sedangkan yang kedua dengan cara dipisah antara yang besar dan kecil.

Metode pemeliharaan dan perawatan kedua cara tersebut memiliki keunggulan dan kerugian masing masing. namun untuk mengurangi resiko kanibalisme para pelaku bisnis budidaya hewan bekicot melakukan pemisahan benih yang kecil dengan bekicot yang besar.

Selain itu pemeliharaan dan perawatan lainnya yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut :

  • Menjaga kelembaban lingkungan atau area kolam atau wadah.
  • Memberikan pakan yang teratur dan juga memberikan nutrisi yang cukup. misalkan sayur sayuran dan buah buahan.
  • Menjaga kandang tetap amandan bersih agar tidak dimasuki oleh hewan lainnya hal ini untuk mencegah bekicot dimangsa.

6. Makanan Bekicot

Benih bekicot biasanya diberi pakan berupa lumut, pupus dan juga penambahan zat kapur. Benih setelah usia 2 sampai 3 bulan sudah bisa dipindahkan kedalam kandang yang jauh lebih besar.

7. Mencegah Hama dan Penyakit

Masalah hama dan penyakit dalam budidaya hewan bekicot tidak bisa disampingkan karena mampu menurunkan mutu dan kualitas dari bekicot itu sendiri.

Untuk hama yang sering menyerang adalah semut dan juga bebek. Sedangkan untuk masalah penyakit saat ini belum ditemukan apa jensi penyakit yang sering menyerang. Namun untuk menghindari hal tersebut daerah kandang bekicot harus dijaga kelembaban dan kebersihannya.

8. Panen Bekicot

Usia bekicot yang siap untuk dipanen adalah 5-8 bulan dengan memiliki ciri seperti cangkang bekicot telah mencapai ukuran 8-10 cm.

Ada begitu banyak permintaan konsumen tentang bekicot. Ada yang ingin membeli sekaligus dengan cangkangnya ada pula yang hanya dagingnya saja.

Sehingga kita perlu memisahkan cangkang dengan dagingnya. Hal tyersebut tergantung kebutuhan dari pembeli.

Demikianlah pembahasan mengenai 8 Cara Budidaya Bekicot Dengan Hasil Melimpah yang bisa kami utarakan. Semoga bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *