Cara Menguji Kualitas Telur Yang Baik dan Layak Untuk Dimakan

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Cara Menguji Kualitas Telur Yang Baik dan Layak Untuk Dimakan? Telur merupakan sumber pangan hewani yang sangat diminati masyarakat.

Cara Menguji Kualitas Telur Yang Baik dan Layak Untuk Dimakan
Cara Menguji Kualitas Telur Yang Baik dan Layak Untuk Dimakan

Hal ini dikarenakan harga telur lumayan terjangkau serta teknik pengolahannya juga dibilang cukup mudah.

Selain itu, telur juga kaya akan manfaat untuk kelangsungan hidup manusia, mulai dari untuk sumber makanan sehari-hari, menjadi bahan dasar pembuatan kue, hingga menjadi masker untuk perawatan kulit wajah.

Dari sisi kesehatan, tentu telur juga diketahui memiliki banyak manfaat. Kaya akan protein dan kandungan vitamin, telur telah terbukti mampu membantu menjaga stamina tubuh serta mendukung perkembangan otak.

Akan tetapi, memilih telur yang berkualitas tinggi dan layak makan itu bukanlah perkara mudah. Kalau dari hasil peternakan sendiri, maka akan mudah untuk tahu kapan telur itu dikeluarkan ayam.

Tetapi, jika Anda membeli di pasar atau supermarket, akan lebih sulit untuk pembeli untuk tahu sudah berapa lama telur tersebut disimpan. Tentunya, Anda tidak mau membeli telur yang rusak dan tidak layak dimakan, kan?

Anda mungkin bisa melihat tanggal kadaluarsa pada kemasan. Tetapi, jika tanggal kadaluarsa tidak tertera pada bungkusan,  Lalu, ciri-ciri apa saja ya yang harus Anda diperhatikan saat membeli telur?

Yuk, simak tips-tips berikut agar Anda dapat menguji kualitas telur yang baik sebelum memakannya.

Cara Menguji Kualitas Telur

Untuk mendapatkan kualitas telur terbaik, kita harus tahu bagaimana cara untuk mengujinya. Berikut adalah cara menguji kualitas telur yang baik dan berkualitas sehingga aman untuk dikosumsi :

1. Periksa Kondisi Cangkang Telur

Ketika hendak membeli telur, pastikan permukaan cangkang telur mulus, utuh dan tidak ada retak sekecilpun. Jika ada, maka telur akan sangat mudah terinfeksi oleh kuman dan bakteri.

Bedasarkan informasi yang dilansir dari situs Fakultas Kedokteran IPB, telur yang segar dan berkualitas biasanya memiliki cangkang yang kasar dan ada butiran-butiran putih.

Sebagai konsumen, janganlah mudah terkecoh dengan kulit cangkang yang terlihat mulus dan mengkilap, karena ini menandakan bahwa telur telah disimpan terlalu lama.

Dari segi warna, telur yang segar akan berwarna cerah. Hal ini sangatlah penting untuk diperhatikan karena telur yang memiliki bintik-bintik hitam mendandakan telur sudah lama sehingga memicu pertumbuhan jamur-jamur kecil di bagian kulit cangkang telur.

2. Ukuran dan Bentuk Telur

Banyak orang berpikiran bahwa telur besar berarti kuning telurnya juga akan lebih besar. Pada kenyataannya, ukuran telur tidak selamanya menjamin kualitas dari isi telur.

Ada baiknya Anda agar memilih telur dengan ukuran normal atau kecil. Hal ini dikarenakan telur yang kecil biasanya dihasilkan dari ayam yang masih muda, sehingga kesegarannya lebih terjamin.

Tidak hanya itu, telur yang ukurannya kecil juga pada umumnya mempunyai cangkang yang lebih tebal, sehingga lebih tidak mudah pecah.

Jika diperhatikan dengan seksama, telur juga memiliki bentuk yang berbeda-beda. Ada yang bulat dan ada juga yang lonjong.

Telur yang berbentuk lebih bulat memiliki kuning telur yang lebih padat dan banyak, sehingga lebih cocok diolah untuk membuat kue. Sebaliknya, telur yang lonjong cenderung memiliki kuning telur yang lebih sedikit.

3. Endus Aroma Telur

Tidak hanya dari penampilan secara visual, Anda juga bisa menggunakan indra penciuman untuk menentukan kualitas telur yang layak dimakan.

Telur segar tentunya memiliki aroma tidak terlalu amis dan tidak berbau busuk. Di lain sisi, telur yang sudah tidak segar akan berbau busuk lebih tajam. Hal ini turut memastikan bahwa isi telurnya juga sudah tidak baik.

4. Goyangkan Telur Secara Pelan-Pelan

Untuk tips ini, Anda hanya perlu mengguncang telur secara perlahan dan dekatkan telinga. Telur yang baru dan berkualitas tidak akan mengeluarkan suara saat diguncang.

Hal ini terjadi karena tekstur putih telur pada telur baru masih terbilang sangat kental, sehingga putih telur masih mengikat kuning telur dengan sangat erat.

Sebaliknya, jika telur sudah disimpan terlalu lama, maka saat diguncang, isi telur terasa bergerak-gerak dan sedikit bersuara.

Memastikan Telur Segar Siap Dimakan Saat di Rumah

1. Sinari Telur Dengan Lampu atau Senter

Teknik lain yang dapat Anda lakukan untuk menguji kualitas telur adalah dengan menyorot telur dengan cahaya lampu atau senter. Setelah itu, perhatikan cahaya yang menembus cangkang telur.

Jika cangkang terlihat terang dan jernih, maka telur masih layak untuk dimakan. Akan tetapi, jika cahaya yang menembus terlihat buram dan keruh, maka telur sudah tidak layak dikonsumsi.

2. Posisi Kuning Telur

Pecahkan telur di atas piring dan perhatikan posisi kuning telur secara seksama. Jika posisi kuning telur ada di tengah, maka dapat dipastikan telur masih segar dan layak dikonsumsi.

Jika posisi kuning telur berada di pinggir telur saat dipecahkan, maka dapat dipastikan telur tersebut sudah lama disimpan.

3. Konsistensi Kekentalan Putih dan Kuning Telur

Melihat konsistensi dan kekentalan cairan telur merupakan cara yang paling mudah dan paling efektif dalam menentukan kesegaran telur. Pecahkan telur dalam sebuah wadah dan cermati beberapa hal berikut ini:

  • Lapisan putih telur yang kental, kuning telur membentuk bulatan sempurna dan memiliki lapisan albumin yang cukup tebal menandakan bahwa telur tersebut masih baru dan segar.
  • Ketika putih telur terlihat lebih encer, kuning telurnya memencar kemana-mana serta lapisan albumin yang transparan, maka artinya telur sudah berusia lebih dari satu minggu.
  • Jika putih telur berwarna abu-abu dan beberapa bagian kuning sudah tercampur dengan putih, maka kondisi telur tersebut sudah busuk.

4. Merendam Telur dalam Air

Ini merupakan teknik yang paling umum digunakan dan sangat mudah untuk dilakukan di rumah. Yang Anda perlukan hanya wadah bening seperti gelas dan air.

Lalu, masukkan telur secara perlahan supaya tidak pecah. Kemudian, perhatikan beberapa tanda-tanda berikut ini.

Jika telur tenggelam ke dasar gelas dan posisinya tidur, maka telur masih bagus dan layak dimakan.

Jika posisinya tenggelam dengan ujung runcingnya berdiri mencuat keatas, berarti telur harus dikonsumsi secepat mungkin.

Namun, jika mengapung dan mencapai permukaan air, telur berarti busuk dan tidak layak dimakan.

Nah, demikian beberapa penjelasan mengenai cara-cara mudah menguji kualitas telur saat membeli maupun di rumah.

Meskipun tidak menjamin 100% efektif, paling tidak memilih telur dengan cara-cara ini dapat mengurangi risiko Anda mendapatkan telur yang sifatnya rusak dan tidak layak dimakan.

Perlu diingat pula, selain menguji kualitas telur saat membeli, menyimpan telur dalam penyimpanan yang bagus juga tak kalah penting dalam membantu menjaga kualitas telur agar tetap segar dan awet, sehingga kandungan vitamin di dalamnya tetap terjaga.

Semoga informasi Cara Menguji Kualitas Telur Yang Baik dan Layak Untuk Dimakan ini bermanfaat dan bisa membantu Anda dalam memilih telur yang berkualitas dan layak makan. Selamat mencoba!

Baca Juga : Cara Meningkatkan Produksi Ayam Petelur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *