6 Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula Hasil Melimpah

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula? Jenis ayam bangkok mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita.

6 Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula Hasil Melimpah
6 Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula Hasil Melimpah

Hewan unggas yang satu ini mempunyai karakter yaitu tubuhnya kekar, tinggi dan bagus sehingga sering dijadikan sebagai ayam aduan.

Lain halnya dengan ayam dari jenis pedaging atau petelur, ayam bangkok ini banyak peminatnya sehinga jarang sepi pembeli.

Baca Juga : Ciri Ayam Bangkok Aduan

Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula

Memulai bisnis dengan beternak ayam bangkok ini dirasa akan menguntungkan.

Agar tidak salah dalam beternak ayam bangkok, berikut uraian lengkap bagaimana Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula.

1. Pemilihan Bibit Ternak Ayam Bangkok Dengan Varietas Unggu

Bibit ayam bangkok dengan varietas unggul dapat dibedakan menjadi tujuh jenis berdasarkan warna tubuhnya seperti berikut:

  • Ayam bangkok warna putih dengan warna dasar bulunya putih.
  • Ayam bangkok jenis wiring dengan warna dasar tubuhnya hitam dan ekornya berwarna kuning kemerahan atau bulu rawis.
  • Jenis wangkas memiliki warna tubuh dasar kuning kemerahan.
  • Ayam bangkok jenis jali mempunyai warna dasar tubuh yaitu buli blirik (percampuran antara warna putih, hitam dan juga merah).
  • Ayam bangkok jenis klawu dengan warna dasar tubuhnya abu-abu.
  • Jenis blorok dengan warna dasar tubuhnya putih, hitam dan merah serta mempunyai bulu berupa bintik-bintik atau totol-totol dari gabungan berbagai warna.
  • Ayam bangkok jenis jragen mempunyai warna tubuh yang cukup unik yakni hitam.

Perlu diketahui juga bahwa bibit ayam bangkok yang harganya mahal pasti akan menentukan kualitas yang baik untuk dibudidyakan.

Ada sedikit tips untuk memilih bibit ayam bangkok yang baik untuk dibudidayakan. Yang pertama adalah membeli bibit ayam bangkok dari penjual yang banyak pembelinya.

Hal ini menandakan bahwa penjual tersebut mempunyai banyak costumer dan telah dipercaya oleh orang lain. Kedua, kita bisa memilih bibit ayam bangkok yang tampak aktif, lincah, dan juga sehat.

Ketiga, pilihlah ayam bangkok yang tidak dalam kondisi cacat atau sedang sakit.

2. Mempersiapkan Kandang Untuk Ayam Bangkok

Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam budidaya atau beternak ayam bangkok adalah mempersiapkan kandang atau tempat.

Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan sebelum kita membangun kandang  untuk ayam bangkok tersebut :

  • Lokasi kandang ayam sebisa mungkin jauh dari pemukiman.
  • Jarak antara kandang ayam bangkok yang satu dengan yang lain sebaiknya jangan berdekatan dan diberi jarak sekitar 5 meter.
  • Di sekitar kandang harus ada pohon pelindung, sirkulasi udara yang baik dan juga intensitas sinar matahari yang masuk ke dalam kandang.
  • Kandang harus mempunyai saluran air yang lancar untuk minum ayam bangkok.
  • Kandang harus menghadap ke arah sinar matahari pagi dan searah dengan jalur angin.

3. Pemilihan Kandang Harus Tepat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan kandang untuk beternak ayam bangkok, diantaranya.

  • Lokasi kandang ayam bangkok kurang lebih harus diberi jarak minimal 5 meter dari kandang ayam lainnya, apabila kita mungkin ingin memelihara jenis ayam yang lainnya.
  • Usahakan permukaan tanah tempat kita beternak ayam bangkok ini datar atau rata.
  • Di sekitar lokasi kandang ada beberapa pohon pelindung untuk mengatur sirkulasi atau keluar masuknya udara dan juga sebagai tempat masuknya intensitas sinar matahari ke kandang.
  • Area tempat beternak ayam bangkok juga harus mempunyai saluran air yang lancar dan tanpa sumbatan, sehingga apabila musim hujan tiba air tersebut tidak akan menggenangi lokasi kandang yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk.
  • Lokasi kandang ayam bangkok juga harus ditumbuhi rumput karena pada umumnya ayam menyukai rerumputan sebagai pengganti serat.
  • Buatlah pagar permanen untuk memagari kandang, kita bisa menggunakan material batu bata atau semen, tetapi jika kita tidak mempunyai biaya yang banyak bisa membuat pagar dari kawat atau bambu.

4. Jenis Kandang Ayam Bangkok

Secara umum ada tiga jenis kandang untuk beternak ayam bangkok, seperti berikut.

  • Kandang umbaran

Jenis kandang ini biasanya digunakan untuk banyak hal, mulai dari kandang kawin dan juga kandang anakan yang usianya 1,5 hingga 3 bulan.

Kandang umbaran ini dibuat dari kayu yang berukuran lebar 1 meter, tinggi 2,5 meter dan panjang 1,5 meter.

Untuk bagian alas kandang berupa tanah dan pasir, lalu bisa kita tambahkan kayu untuk tempat ayam bertengger.

  • Kandang Postal

Kandang ini digunakan untuk anak ayam yang baru menetas. Dengan ukuran kandang panjang 1 meter, lebar 0,8 dan tinggi 1 meter.

Kandang postal ini mampu menampung 10 hingga 15 anakan ayam bangkok. Untuk bagian dindingnya terbuat dari kawat sementara bagian dalamnya diberi bola lampu untuk pemanas.

Selain itu, bagian alasnya dapat dibuat dari sekam padi dan sebaiknya diganti setiap 3 hari sekali.

  • Kandang tidur

Sesuai dengan namanya kandang ini dibuat sebagai tempat ayam tidur pada malam hari. Kandang tidur ini dibuat dengan alas lebih tinggi jaraknya sekitar 1, 5 meter dari permukaan tanah.

Jangan lupa di dalam kandang ini disediakan tempat untuk minum dan makan.

Selain itu, perhatikan juga sanitasi, sirkulasi udara dan pemilihan bahan atap yang tepat agar kenyamanan serta kesehatan ayam kita terjaga.

5. Perawatan Bibit Ayam Bangkok

Adapun perawatan bibit ayam bangkok seperti berikut ini.

  • Anak ayam berusia 0 hingga 6 bulan sebaiknya dirawat di dalam kandang.
  • Apabila usianya sudah mencapai 3 minggu, kita dapat melakukan proses pencabutan sebagian bulu dan juga memotong bulu pada bagian sayap atau ekor. Pasalnya, bulu yang tumbuh terlalu lebat dapat menghabiskan porsi gizi dari makanan yang diserapnya.
  • Lalu, pada usia 2 bulan bulu yang mengalami kerontokan di bagian leher dan punggung kita cabut. Proses pencabutan bulu ini harus dilakukan untuk mengoptimalkan serapan makanan dalam proses perkembangbiakan ayam bangkok tersebut.
  • Perawatan untuk ayam bangkok yang tidak kalah penting adalah penjemuran di bawah sinar matahari pagi. Kita bisa menjemur ayam bangkok pada jam 6 pagi hingga 8 pagi. Sinar matahari pagi di jam ini banyak mengandung vitamin D yang sangat dibutuhkan untuk ayam. Jangan menjemur ayam lebih dari jam 8 pagi karena dapat mengganggu kesehatan ayam bangkok itu sendiri.

6. Pemberian Pakan

Hal yang paling penting pada pemeliharaan ayam bangkok adalah pakan atau makanannya. Pakan yang diberikan bisa berupa beras merah yang disesuaikan dengan umur dan frekuensi pemberian pakan.

Pada usia 1 hingga 2 hari ayam bangkok cukup diberi air karena telah mendapatkan nutrisi dari kuning telur yang masih menempel pada bulu-bulunya.

Sementara pada ayam bangkok usia 1 hingga 4 bulan dapat kita berikan pakan dengan komposisi susu bubuk bayi dan pur dengan perbandingan 1: 5.

Campuran ini penting untuk proses pertumbuhan tinggi, bulu dan badan anak ayam bangkok tersebut.

Apabila kita ingin mempersiapkan ayam bangkok untuk bertarung, maka bisa kita berikan jagung utuh atau giling agar massa otot ayam lebih keras dan bisa bertarung lama.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai Cara Ternak Ayam Bangkok Untuk Pemula. Semoga bisa membantu.

Baca Juga : Ciri Ekor Ayam Aduan Yang Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *