Ikan Discus : Ciri, Karakteristik, Klasifikasi dan Jenis

Diposting pada

Tahukah Anda mengenai  Ciri, Klasifikasi, Karakteristik dan Jenis Ikan Discus? Ikan discus memang terdengar asing bagi Anda yang pertama kali membudidayakan atau memelihara ikan hias.

Ikan Discus Ciri, Karakteristik, Klasifikasi dan Jenis
Ikan Discus Ciri, Karakteristik, Klasifikasi dan Jenis

Nama latin Symphysodon Discus mungkin masih jarang bahkan sulit untuk menemukannya pada kepulauan Indonesia.

Habitat asli ikan discus berasal dari Sungai Amazon, Brasil. Ikan hias ini mempunyai bentuk sangat unik terutama warnanya yang telah berhasil memikat hati pencinta ikan hias sebagai hewan peliharaan.

Jenis ini sering terdapat pada sekitaran akar dan ranting pohon. Hal ini mereka lakukan untuk melindungi diri terhadap serangan predator.

Mungkin akan berbeda ketika ikan ini berada dalam akuarium tidak akan menjumpai ancaman yang serupa. Hal terpenting saat Anda hendak memelihara ikan discus ini buatlah lingkungan yang mirip dengan habitat asilnya.

Tujuannya agar mereka lebih mudah beradaptasi pada habitat barunya, karena dapat mempengaruhi tumbuh dan kembang ikan ini.

Jika Anda belum mengenal ikan hias yang satu ini, berikut informasi karakteristik, ciri dan klasifikasi hingga jenis dari ikan discus antara lain.

Ciri dan Karakteristik

Ikan discus memiliki bentuk pipih seperti cakram atau kaset CD dan berwarna cerah dengan corak seperti batik.

Bentuk mata dan mulut ikan ini sangat kecil sama seperti mulut ikan cupang. Warna pada bagian matanya yaitu merah menjadikannya terlihat lumayan cukup sangar.

Jenis ikan ini mempunyai panjang tubuh bisa mencapai sekitar 15-27 cm, dan untuk warna sendiri cukup bervariasi tergantung pada jenis ikan ini.

Mulai dari warna biru, kuning, merah, hijau dan coklat. Pada tubuhnya juga terdapat garis-garis vertical yang membentuk layaknya corak batik, berfungsi sebagai kamuflase melindungi diri dari ikan predator.

Secara umum bentuk ikan discus yaitu oval seperti cakram, sirip yang terdapat pada bagian perut membentang lebar ke bawah.

Bagian sirip lainnya memanjang hingga pangkal ekor, terkadang sirip punggung dan sirip belakang ikan terlihat menyatu padahal sebenarnya tidak.

Jika melihat lebih dekat terdapat celah kecil yang memisahkan sirip punggung serta sirip dubur dengan sirip ekor.

Ikan discus tergolong ikan hias yang bersifat omnivora dan terdapat spesies discus yang memiliki garis-garis melintang secara vertikal. Jenis ikan ini termasuk dalam ikan nok-turnal atau jenis ikan yang sangat aktif pada waktu malam hari.

Klasifikasi Ikan Discus

Ikan discus tergolong dalam keluarga cichlidae dan juga spesies dari Symphysodon Discus. Habitat aslinya ikan ini menyukai genangan air atau berada pada aliran air yang lambat, dangkal, bersih. Seperti daerah sungai, danau yang berlokasi di sungai Amazon Brazilia, Colombia, Peru dan Venezuela.

Dengan pH air sekitar 5-6 dan kesadahan 10-30 ppm serta ideal suhu antara 28-30 derajat celcius. Untuk kandungan oksigen yang terlarut kurang lebih 5 ppm, namun juga bisa toleran hingga 2 ppm.

Karena termasuk jenis ikan omnivora opotunistik, maka pakan yang bagus berupa invertebrata dan tumbuhan.

Jika Anda ingin memelihara ikan ini dalam akuarium dan tempat lainnya, pastikan selalu memberi pakan berupa cacing, kutu air. Atau dengan pakan tambahan seperti pelet ikan.

Untuk indukan sebaiknya memberikan pakan berupa jentik nyamuk dan cacing darah yang berfungsi membantu mematangkan gonad.

Selain itu, perhatikan batas ideal pH air, suhu, kandungan oksigen agar ikan ini dapat berkembang dengan baik.

Jenis-Jenis Ikan Discus

Sebenarnya mengenai jenis ikan ini masih dalam perbincangan yang menuai pro dan kontra.

Hal tersebut dipicu adanya penemuan spesies baru, sehingga membuat para ahli biologi melakukan peninjauan ulang terhadap genus discus. Nah, berikut beberapa jenis ikan discus yang perlu Anda ketahui yaitu.

1. Angel Blue Diamond

Jenis ini memiliki warna biru polos pada seluruh tubuhnya. Bukan warna biru biasa yang terdapat pada ikan angel blue diamond lebih kearah seperti biru telur bebek.

Dengan kombinasi warna putih dan biru tua yang sangat cantik, apalagi bila terkena sorotan cahaya. Maka, pada bagian sirip ikannya akan dapat menyala.

Inilah yang menjadikan jenis angel sangat mahal dan memiliki kualitas tinggi bagi pencinta ikan hias. Apabila Anda melihat secara seksama pada jenis ikan ini akan terlihat seperti hantu malam.

Karena ikan ini memiliki bola mata berwarna merah menyala dan warna biru kehitaman yang membuatnya terlihat menyeramkan.

2. Checkerboard Pigeon

Ikan ini memiliki dasar putih dengan corak garis-garis yang berwarna merah pada seluruh tubuhnya.

Corak pada ikan checkerboard pigeon tergambar seperti goresan namun, tidak lurus melainkan berpola.

Selain itu, warna bagian mata ikan ini adalah merah dan ada sedikit warna kuning pada area sekitar kepalanya.

Warna yang menarik membuat jenis ikan checkerboard pigeon tidak sepi peminat terutama dari kalangan pencinta ikan hias.

3. Ikan Discus Green

Jenis berikutnya adalah ikan discus green. Pertama kali yang menemukan ikan green oleh Pallegrin pada tahun 1904. Habitat aslinya ikan jenis ini berasal dari wilayah Sungai Amazon Tengah, Brasil.

Kawasan ini juga meliputi wilayah bagian Santarem hingga Danau Tefe Brasil serta Sungai Putumayo Peru Utara.

Bahkan sebagian orang juga menyebutnya jenis ikan tersebut dengan nama tefe deiscus.

4. Red Marlboro

Untuk Selanjutnya ialah red marlboro. Ikan ini tidak kalah menarik dari sebelumnya.

Sesuai dengan namanya ikan ini memiliki warna jingga kemerah-merahan dan terdapat warna putih pada bagian kepalanya.

Warna merah pada tubuh ikan tersebut membuatnya seolah-olah nampak terlihat seperti menyala.

Sedangkan untuk bagian sirip ikan ini berwarna hitam, perpaduan warna secara keseluruhan pada ikan red marlboro, tentunya sangat mengesankan.

Apalagi bagi Anda pencinta ikan hias memilih jenis ikan ini adalah pilihan yang tepat.

5. Super Red Melon

Ini agak sedikit berbeda dengan jenis ikan discus yang sebelumnya. Nampak terlihat perbedaan antara super red melon dan red marlboro dari segi warna pada tubuh si ikan.

Jika pada red marlboro discus mempunyai warna jingga kemerahan saja.

Sementara untuk jenis super red melon discus memiliki warna dasarnya merah pekat pada seluruh tubuhnya.

Hal tersebut membuatnya berbeda dan memberikan warna tersendiri dalam akuarium Anda.

6. Golden Yellow Diamond

Pasti Anda sudah mengetahui warna dari jenis discus ini dengan hanya mendengar nama ikan tersebut.

Golden yellow diamond discus mempunyai warna dasar kuning keemasan pada bagian seluruh tubuhnya. Warna kuning keemasan membuatnya terlihat mempesona bahkan menjadi paling terang dari semua jenis ikan discus.

7. Pearl Pigedon

Jenis ikan discus terakhir adalah pearl pigedon yang memiliki warna dasar putih dan bervariasi. Warnanya hampir sama dengan jenis chechkerboard pigeon discus yang mempunyai pola pada tubuhnya.

Namun, pearl pigedon lebih dominan warna putihnya sedangkan warna pola sedikit tidak terlalu jelas.

Karena corak seperti bintik-bintik yang tidak beraturan, justru ini yang membuat ikan pearl pigedon berbeda dengan jenis-jenis ikan discus lainnya.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Ikan Discus : Ciri, Karakteristik, Klasifikasi dan Jenis. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *