Pengertian Bioteknologi Adalah : Sejarah dan Perkembangannya

Diposting pada

Orang awam pasti banyak bertanya apakah Pengertian Bioteknologi? Lalu apa pula manfaatnya untuk kehidupan mahluk hidup?

Pengertian Bioteknologi Adalah Sejarah dan Perkembangannya
Pengertian Bioteknologi Adalah Sejarah dan Perkembangannya

Sebelum membahas pengertian serta manfaatnya, berikut kita cukil terlebih dahulu sejarah singkat dari Bioteknologi tersebut.

Sejarah dan Perkembangan Bioteknologi

Menurut catatan Wikipidia, umat manusia di dunia sudah mengenal Bioteknologi sejak ribuan tahun yang lalu, namun pada awalnya Bioteknologi masih bersifat sederhana.

Proses pembuatan keju dan minuman bir yang sudah dimulai ada abad 19 oleh manusia, kala itu sudah menerapkan bioteknologi sederhana.

Selain untuk pembuatan keju dan minuman bir, penerapan Bioteknologi di masa lalu juga sudah dilakukan di bidang pertanian seperti untuk menghasilkan varietas-varietas baru tanaman dan reproduksi hewan.

Baca Juga : Pengertian Reproduksi Hewan

Dalam dunia medis, penerapan Bioteknologi dibuktikan dengan ditemukannya vaksin, insulin dan antibiotik.

Istilah Bioteknologi sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1970 oleh Karl Erekty, Saat itu Insinyur asal Hongaria tersebut menggunakan istilah Bioteknologi untuk mendeskripsikan produk babi dalam skala besar dengan menggunakan bit gula atau jenis tanaman berbunga dalam familia Chenopodiaceae yang aslinya berasal dari daerah Pesisir Barat dan Selatan Eropa, sebagai sumber pakan.

Pada perkembangannya hingga tahung 1997, bioteknologi selalu berkaitan dengan bidang rekayasa biokimia yang lebih dikenal dengan nama Biochemical Engineriing.

Pengertian Bioteknologi

Sementara itu berdasarkan terminologinya, Pengertian Bioteknologi terdiri dari 3 kata yaitu Bio, Tekno dan Logi. Kata Bio mengandung arti sebagai agen hayati (living things).

Kata Tekno bermakna sebagai teknik atau rekayasa (engineerig) yang berkaitan dengan rancang bangun. Dan kata logi sendiri memiliki pengertian sebagai sains atau ilmu pengetahuan alam.

Dari terminologi tersebut maka Bioteknologi meliputi antara lain :

  1. Bio yaitu organisme yang meliputi bakteri, jamur dan ragi. Bio juga merupakan jaringan atau sel yang terdiri antara lain kultur sel tumbuhan dan hewan. Enzim atau sub-seluler juga merupakan bagian dari Bio itu sendiri.
  2. Tekno yang merupakan teknik dari rancang bangun mencakup pada teknk industri dan kimia. Misalnya untuk rancang bangun suatu bioreaktor.
  3. Cakupan kata Logi pada Bioteknologi antara lain yaitu bidang ilmu pasti seperti Biologi, Kimia, Matematika, Fisika.

Dari uraian di atas maka dapat dipastikan bahwa Bioteknologi adalah penerapan berbagai bidang atau disiplin ilmu (interdispliner). Karena itulah tidak ada seorang pun yang dapat menguasai seluruh aspek Bioteknologi.

Karena tak seorangpun dapat menguasai seluruh aspek Bioteknologi, sejumlah pakar hanya menjelaskan fungsi serta manfaat ilmu ini dalam segala keterbatasan.

Seperti yang diuraikan oleh Bull et al (1982), Bioteknologi hanya dapat menghasilkan barang atau jasa saja.

Primroses (1987) meyatahkan bahwa pengertian bioteknologi adalah sebuah eksploitasi komersial yang terjadi pada organisme hidup atau sebuah komponen misalkan pada enzim.

Sedangkan menurut pendapatlain seperti OECD pengertian bioteknologi adalah sebuah penerapan dari pronsip ilmu pengetahuan dan rekayasa dalam mengelolan bahan pangan dengan menggunakan bantuan agen hayati untuk bisa

OTA-US (1982) mengungkapkan bahwa pengertian bioteknologi adalah ssalah satu teknik pendayagunaan organisme hidup atau bagian dari organisme tersebut untuk bisa membuat atau memodivikasi produk agar bisa meningkatkan sifat hewan atau tanaman atau organisme tertentu.

Dalam perkembangannya, manusia yang dahulu tidak memahami Bioteknologi, lambat laun mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Manusia yang dahulu membuat dan memodifikasi tanaman dan produk makanan hanya menggunakan prinsip dasar dari Bioteknologi, kini mulai menggunakan ilmu tersebut secara masiv.

Dan di negara-negara maju hal itu ditandai dengan ditemukannnya berbagai macam teknologi seperti rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangan sel induk, kloning dan masih banyak lainnya.

Dari semua teknologi tersebut, dapat berbagai penyakit genetik serta kronis seperti Kanker atau Aids yang hingga kini belum dapat disembuhkan.

Selain kedua penyakit mematikan itu, serangan stroke pada manusia juga bisa disembuhkan dengan teknologi ini.

Sementara dalam bidang pangan dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul yaitu dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan sehingga hasil dari tanaman tersebut mengandung zat gizi yang lebih tinggi dibandingkan tanaman biasa. Teknologi ini juga mampu menghadang serangan hama maupun tekanan lingkungan yang ekstrem.

Pada masa kini penerapan Bioteknologi juga dapat ditemukan pada pelerstarian lingkungan hidup yaitu terbebasnya lingkungan dari polusi.

Di satu sisi perkembangan Bioteknologi juga memiliki dampak dan tak jarang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat dunia.

Seperti teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan, di mana dalam konteks ini mendapat kecaman dari berbagai golongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *