Pengertian, Fungsi dan Jenis Reproduksi Hewan

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Pengertian, Fungsi dan Jenis Reproduksi Hewan? Mahluk hidup yang ada di bumi yaitu tanaman, hewan dan manusia memiliki masa hidup yang berbeda-beda.

Pengertian, Fungsi dan Jenis Reproduksi Hewan
Pengertian, Fungsi dan Jenis Reproduksi Hewan

Jika mahluk hidup tersebut sudah mencapai akhir dari masa hidupnya maka mahluk hidup tersebut akan mati.

Oleh dari pada itu, agar mahluk hidup tersebut tidak punah dan tetap lestari maka setiap mahluk hidup dikaruniai oleh Tuhan sistem reproduksi agar dapat menghasilkan keturunan baru.

Setiap mahluk hidup memiliki sistem reproduksi yang berbeda-beda misalnya sistem reproduksi manusia tentu berbeda dengan sistem reproduksi tanaman begitu juga dengan sistem reproduksi tanaman akan berbeda dengan sistem reproduksi hewan.

Pengertian Reproduksi Hewan

Pengertian Reproduksi adalah proses penting bagi berlangsungnya proses kehidupan. Reproduksi adalah satu satunya cara untuk menjaga agar mahluk hidup tetap lestari supaya tidak punah.

Reproduksi berasal dari kata re yang artinya adalah kembali dan kaya production yang artinya mencetak. Secara harfiah, reproduksi dapat diartikan sebagai proses untuk membentuk generasi baru.

Secara umum, reproduksi dapat didefinisikan sebagai suatu proses biologi yang dilakukan oleh mahluk hidup untuk menghasilkan spesies turunan yang lebih banyak. Sistem reproduksi pada mahluk hidup itu berbeda-beda.

Pengertian Reproduksi hewan secara umum adalah suatu sistem berkembang biak pada hewan untuk menghasilkan keturunan atau generasi yang baru.

Fungsi Reproduksi Hewan

Menurut situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), tujuan reproduksi pada mahluk hidup adalah untuk menambah jumlah populasi.

Secara umum, fungsi reproduksi pada hewan adalah menambah jumlah populasi spesiesnya dan untuk menjaga dan mempertahankan populasi hewan tersebut serta kelestrarian jenisnya agar hewan tersebut tidak punah.

Namun, kelestarian mahluk hidup tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bereproduksi saja melainkan ditentukan oleh kemampuan organisme serta kemampuan mahluk hidup tersebut untuk beradaptasi.

Jenis Reproduksi Hewan

Ada dua jenis reproduksi hewan yaitu generatif atau seksual dan vegetatif atau aseksual.

1. Reproduksi Hewan Generatif

Reproduksi hewan secara generatif atau secara seksual adalah perkembangbiakkan yang terjadi jika sel kelamin jantan atau disebut dengan spermatozoid, bertemu dengan sel kelamin betina atau sel telur.

Ada tiga macam reproduksi generatif atau seksual pada hewan yakni:

Ovipar

Pengertian hewan Ovipar adalah salah satu jenis reproduksi generatif yang mana hewan berkembang biar dengan cara bertelur.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, ovipar adalah reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan oleh hewan tersebut berkembang dan menetas di luar badan induknya.

Ada beberapa jenis hewan yang berkembang biak dengan cara ovipar atau bertelur yakni reptil, amfibi, ikan, burung dan arthropoda.

Ada juga beberapa hewan mamalia yang berkembang biar dengan ovipar. Berikut ini adalah contoh-contoh hewan yang berkembang biar dengan cara ovipar:

  • Reptil

Beberapa contoh reptil yang berkembang biak dengan ovipar atau bertelur adalah cicak, tokek, buaya, penyu, kadal dan ular.

Namun tidak semua reptil berkembang biak dengan ovipar atau bertelur karena ada beberapa diantaranya berkembang biak dengan cara melahirkan dan gabungan antara bertelur dan melahirkan.

  • Amfibi

Sebagian besar hewan amfibi bereproduksi dengan cara ovipar atau bertelur. Ada beberapa contoh hewan amfibi yang bertelur yakni salamender dan katak.

  • Ikan

Ikan berkembang biak dengan cara bertelur bahkan bisa menghasilkan telur dengan jumlah ribuan.

Contoh ikan yang bertelur adalah ikan tuna, ikan salmon dan lain sebagainya.

  • Unggas

Contoh unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur adalah ayam, bebek, burung.

Semua jenis burung  dan ayam berkembang biak dengan cara bertelur yaitu ayam negeri, ayam kate, burung puyuh, burung dara, burung  merpati dan lain sebagainya.

  • Arthropoda

Hewan jenis arthropoda yang berkembang biak dengan cara bertelur adalah capung, kupu-kupu dan nyamuk.

Vivipar

Ovipar adalah salah satu jenis reproduksi generatif yang mana hewan berkembang biar dengan cara melahirkan.

Ada beberapa ciri-ciri hewan yang berproduksi dengan cara melahirkan yakni memiliki daun telinga, tubuhnya dilindungi bulu serta memiliki kelenjar susu.

Berikut ini adalah beberapa hewan yang bereproduksi dengan cara melahirkan yaitu:

  • Mamalia

Semua mamalia kecuali ekidna dam platypus, berkembang biak dengan cara vivipar atau melahirkan.

Beberapa contoh hewan mamalia adalah kucing, kuda, jerapah, kelinci, sapi, domba, harimau, anjing, singa, kambing dan lain sebagainya.

  • Katak

Ada beberapa contoh katak yang berkembang biak dengan melahirkan yaitu katak Nimbaphryniodes yang berasal dari Afrika Barat serta katak Nectophrynoides yang habitatnya di Tanzania.

Kedua jenis katak tersebut melahirkan berudu atau katak kecil yang bentuknya telah sempurna.

Di Indonesia juga ada katak yang bereproduksi dengan cara melahirkan yaitu katak Limnonectes Larvaepartus yang ditemukan di Sulawesi. Katak tersebut bukan menghasilkan telur melainkan melahirkan kecebong.

  • Hiu

Ada beberapa jenis hiu yang bereproduksi dengan cara melahirkan yaitu hiu biru, hiu martil, hiu banteng dan lain sebagainya.

Ovovivipar

Pengertian hewan ovovivipar adalah salah satu jenis reproduksi generatif yang mana hewan berkembang biar dengan cara bertelur dan melahirkan.

Jadi, embrio yang menjadi anak dari hewan yang berjenis ovovivipar tersebut berkembang dalam telur dimana telur tersebut berada dalam tubuh induknya hingga akhirnya menetas.

Setelah menetas, individu baru akan keluar dari dalam tubuh induknya tersebut. Ada beberapa contoh hewan ovovivipar yakni beberapa jenis hiu, ular sanca, ular piton, ikan pari, dan ular boa.

Reproduksi hewan secara vegetatif atau secara aseksual terjadi pada hewan tingkat rendah.

Hewan tingkat rendah adalah hewan yang struktur tubuhnya tidak sempurna karena tidak memiliki tulang belakang dan struktur anatominya lebih sederhana dibandingkan hewan bertulang belakang.

2. Reproduksi Hewan Vegetatif

Reproduksi hewan secara vegatatif atau secara aseksual adalah reproduksi tidak melalui kawin melainkan dengan cara lain.

Terdapat 3 cara perkembangbiakan secara vegatatif  pada hewan yakni tunas, membelah diri dan fragmentasi.

Tunas

Pada prinsipnya, berkembang biak dengan cara tunas, sama seperti cara perkembangbiakan pada tumbuhan.

Hewan bisa berkembang biak dengan tumbuh tunas yang awalnya menempel pada tubuh induk. Contoh hewan yang berkembang biak dengan tunas adalah spons dan hydra.

Membelah Diri

Hewan yang berkembang biak dengan membelah diri pada umumnya dilakukan oleh hewan bersel satu. Nah, Hewan bersel satu ini berukuran sangat kecil jadi hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop.

Hewan yang berkembang biak dengan cara membelah diri adalah amoeba. Amoeba merupakan sejenis hewan yang hidup di air atau sebagai parasit pada hewan lain.

Amoeba ini bentuknya selalu berubah-ubah dan bergerak menggunakan kaki semu.

Cara amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri adalah amoeba akan membagi tubuhnya menjadi dua bagian yang sama besar ukurannya.

Fragmentasi

Fragmentasi adalah salah satu jenis reproduksi aseksual pada hewan dengan cara membelah diri menjadi beberapa bagian dan setiap belahannya tersebut dapat berkembang biak menjadi suatu organisme baru.

Contoh hewan yang bereproduksi dengan cara fragmentasi adalah beberapa jenis cacing misalnya cacing pita, cacing pipih, porifera, planaria dan bintang laut.

Demikianlah yang bisa saya utarakan dalam kesempatan kali ini mengenai Pengertian, Fungsi dan Jenis Reproduksi Hewan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *