Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek – Tanaman anggrek menjadi salah satu tanaman yang bisa memperindah ruangan atau lingkungan. Bahkan tak heran jika hampir semua warga masyarakat ini mengkoleksi tanaman bunga anggrek.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggrek

Pada umumnya tanaman anggrek ini memiliki berbagai spesies, dari beberapa sumber yang sudah ditemukan bisa mencapai puluhan ribu spesies dan sudah tersebar di seluruh dunia.

Tanaman anggrek ini termasuk pada famili  Orchidaceae dan memiliki bentuk yang menjari-jari. Bahkan tanaman anggrek ini sudah disertai dengan klasifikasi yang unik.

Nah pada artikel ini akan menjelaskan tentang klasifikasi yang dimiliki oleh tanaman anggrek dan juga morfologinya. Nah dibawah ini sudah dijelaskan tentang klasifikasi dan juga morfologi dari tanaman anggrek. Berikut pembahasannya.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Anggrek

Klasifikasi Tanaman Anggrek

Bagaimana sih klasifikasi yang dimiliki oleh tanaman anggrek ini? Mari kita simak bersama ulasan yang ada dibawah ini.

  • Kingdom – Plantae
  • Divisi – Spermatophyta
  • Sub Divisi – Magnoliophyta
  • Kelas – Liliopsida
  • Sub Kelas – Liliidae
  • Ordo – Orchidales
  • Famili – Orchidaceae
  • Genus – Dendrobium
  • Spesies – Dendrobium Macrophylumm, Dendrobium Lineale, Dendrobium Canaliculatum, Dendrobium Secundum, Dendrobium Bifale.

Morfologi Tanaman Anggrek

Berikut morfologi yang dimiliki oleh tanaman anggrek ini.

1. Buah

Pada bentuk dari buah yang dimiliki oleh tanaman anggrek ini berbeda-beda, dalam artinya hanya tergantung dari jenis tanaman anggrek.

Tanaman anggrek capsuar atau lentera mempunyai enam rusuk dan tiga diantaranya adalah rusuk sejat serta tiga lainnya terletak di bagian dua tepi daun bunga berlainan.

Nah buah yang dimiliki oleh tanaman anggrek memiliki warna yang kuning hingga coklat dengan ukuran yang kecil. Bahkan tersedia biji dengan jumlah yang banyak didalamnya dan lembut serta halus.

2. Bunga

Morfologi bunga dari tanaman anggrek ini yaitu tersusun pada karangan bunga. Perlu diketahui kalau jumlah kuntum disetiap karangan bunga biasanya mencapai lebih dari satu kuntum.

Bunga anggrek ini terdiri atas daun kelopak, mahkota, benang sari, putik dan calon buah serta daun kelopak dari tanaman anggrek ini biasanya memiliki jumlah tiga buah.

Pada umumnya warna yang dimiliki oleh bunga anggrek ini berbagai macam dan berfungsi untuk memperindah tanaman anggrek ini.

Bahkan fungsi dari bunga ini juga bisa menarik perhatian bagi para serangga untuk hinggap sehingga bisa terjadinya penyerbukan. Tugu atau collum yang terletak dibagian tengah bunga adalah salah satu tempat untuk alat reproduksi betina dan juga jantan.

3. Daun

Pada dasarnya bentuk daun yang dimiliki oleh tanaman anggrek ini berbagai macam, ada yang berbentuk oval, ada bentuknya seperti telur yang terbalik.

Maksudnya bentuk telur yang terbalik seperti daun diatas berukuran lebar sementara dibagian pangkal terdapat ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran yang ada diatas.

Ketebalan daun dari tanaman anggrek ini juga beragam, ada yang terlihat tipis hingga berdaging serta kaku dengan penampilan yang rata. Anda harus tahu kalau daun anggrek ini tidak memiliki tangkai, jadi daun anggrek ini langsung terletak pada batang tanaman anggrek.

Susunan dari daun tanaman anggrek ini juga berhadapan dan juga berselang-seling. Untuk soal warna dari daun anggrek ini memiliki warna yang bervariasi, biasanya warna tanaman anggrek ini hija mudah, namun seringkali hijau tua. Hal ini hanya tergantung dari jenisnya.

Dibagian tepi daun tanaman anggrek ini tidak bergerigi dan ujung daunnya terlihat seperti terbelah. Tepi daun ini berbentuk yang sejajar dengan tulang daun yang berakhir pada ujung daun tanaman anggrek.

Daun tanaman anggrek ini memiliki daun dan juga tulang daun berwarna yang bisa membuat tanaman anggrek menjadi lebih menarik.

4. Akar

Akar anggrek berbentuk silindris yang berdaging lunak serta mudah untuk patah. Dibagian ujung akar ini cukup meruncing, sedikit lengket dan licin.

Jika anggrek ini berkondisi yang kering, maka akarnya akan terlihat berwarna putih yang keperakan. Akan tetapi dibagian ujung akarnya akan tetap terlihat warna hijau yang agak keungu-unguan. Akar yang telah tua akan terlihat kering dengan warna yang coklat.

Akar anggrek ini biasanya berfilamen, maksudnya lapisan luarnya terdiri atas berbagai lapisan sel berongga serta transparan. Hal ini bertujuan untuk melindungi akar, karena filamen berfungsi sebagai pelindung akar  terhadap kehilangan air pada saat proses evapotranspirasi. Dengan begitu hal ini akan membuat akar tanaman anggrek menjadi lebih menempel pada tempat yang ditumpanginya.

5. Batang

Batang tanaman anggrek ini berbentuk dengan berbagai macam, ada yang berdaging serta gemuk dibagian seluruhnya dan ada pula berdagang pada bagian yang tertentu saja.

Berdasarkan pertumbuhannya batang anggrek dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu bertipe monopodial dan juga bertipe sympodial.

Batang yang bertipe monopodial ini bersifat tunggal serta mempunyai sebuah titik tumbuh. Sementara untuk batang yang bertipe sympodial memiliki sifat yang berumbi semu serta mempunyai berbagai ruas tahunan.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Anggrek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *