Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kenaf

Diposting pada

Tanaman kenaf merupakan tanaman yang tidak begitu populer di Indonesia. Karena pertumbuhannya di sini tidak terlalu banyak dan para pekebun juga tidak begitu suka untuk membudidayakannya.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kenaf
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kenaf

Sekalipun demikian tetap perlu kiranya dijelaskan klasifikasi dan morfologi dari tanaman ini. Paling tidak ada informasi yang didapatkan yang bisa dijadikan sebagai tambahan ilmu pengetahuan. Ini dia penjelasan lengkapnya:

Klasifikasi Tanaman Kenaf

Tanaman Kenaf bukan tanaman asli Indonesia melainkan ditemukan pertama kali di Benua Afrika. Sedangkan negara pengekspor terbesar adalah negara India dan beberapa negara yang beriklim tropis.

Tanaman kenaf digolongkan sebagai tanaman semusim. Maksudnya sekali panen maka tanaman akan mati sehingga untuk panen selanjutnya petani harus menanam bibitnya dari awal.

Tanaman kenaf lebih suka tumbuh di tanah dengan countur basah dan berhumus. Maka dari itu wilayah dengan curah hujan 600 mm pertahun akan banyak ditumbuhi tanaman ini. Termasuk beberapa negara di Asia Selatan dan Afrika.

Selain itu tanaman ini juga lebih suka tumbuh di tanah berlempung dan berpasir. Karena unsur hara di dalamnya jauh lebih banyak. Namun kendala untuk pembudidayaan adalah tanaman sangat rentan pada serangan gulma.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Kenaf

Tanaman Kenaf tergolong kingdom jenis plantae atau tanaman. Sedangkan spesies-nya adalah hibiscus cannabinus yang masih masuk ke dalam golongan famili malvaceae. Ini di klasifikasi tanaman kenaf secara ilmiah yang lebih lengkap:

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Rosanae
  • Ordo : Malvales
  • Famili : Malvaceae
  • Genus : Hibiscus L.
  • Spesies : Hibiscus cannabinus L.

Morfologi Tanaman Kenaf

Tanaman kenaf memiliki ciri-ciri morfologi tertentu. Di antaranya adalah morfologi akar, batang, daun dan morfologi bunga. Ciri-ciri inilah yang menjadi pembeda antara tanaman kenaf dengan tanaman yang lain. Berikut morfologi selengkapnya:

1. Morfologi Akar

Karena sebagian besar tanaman kenaf berada di dalam air seperti rawa-rawa maka akar yang muncul adalah akar adventif. Sebuah jenis akar yang tidak busuk sekalipun digenangi oleh air rawa.

Karena akar semacam inilah yang menjadi alasan mengapa pembudidayaan tanaman keraf membutuhkan penyiraman yang tinggi. Karena jika tanah ber-kontur kering justru tanaman bisa mati dan busuk.

2. Morfologi Batang

Tanaman kenaf memiliki batang yang menjulang ke atas. Ukurannya mencapai 3 bahkan 4 meter dengan duri-duri tajam yang melekat di permukaannya. Untuk diameter batang tidak terlalu besar bahkan tipis.

Sebagian besar spesies tanaman kenaf memiliki batang condong dengan warna tunggal. Umumnya warna batang adalah hijau baik untuk tanaman yang masih baru ditanam maupun tanaman yang sudah siap dipanen.

Batang tanaman kenaf tidak memiliki cabang. Hanya ada beberapa ranting yang menjadi pengikat daun. Jika dilihat sekilas tanaman ini seperti rumpun bambu namun ada perbedaan pada buku dan aur-nya.

3. Morfologi Daun

Daun tanaman kenaf berbentuk lonjong yang sebagian besar berwarna hijau. Pertulangannya tidak terlalu jelas tetapi memiliki tekstur rapi dengan dua tulang cabang yang saling berlawanan.

Di bagian sisi daun terlihat bergerigi. Ini terdapat pada kedua sisi dengan jenis gerigi yang runcing di bagian ujung. Di setiap tangkai terdapat 5 helai daun dengan posisi satu daun menghadap ke atas, sedang 4 helai sisanya menghadap ke kanan dan kiri.

Diameter daun tidak terlalu besar hanya 1-2 cm saja. Sedangkan panjangnya mencapai 10 cm untuk daun yang sudah tua. Untuk panjang daun yang masih muda ukurannya hanya 5 cm saja.

4. Morfologi Bunga

Bunga tanaman kenaf memiliki dua varian warna yaitu kelopaknya berwarna kuning sedangkan bunga inti berwarna merah menyala. Bunga inilah yang bekerja untuk membentuk buah.

Uniknya sebelum proses pembuahan terjadi, muncul serat terlebih dahulu jika pembentukan batang sudah maksimal. Serat inilah yang dianggap menjadi penyebab munculnya bunga pada tanaman kenaf.

5. Morfologi Buah

Tanaman kenaf juga memiliki buah yang kasat mata. Letaknya ada di dalam kelopak bunga dengan bentuk bundar dan ujungnya terlihat meruncing. Umumnya buah ini tidak lekat sehingga mudah terlepas dan gugur ke tanah.

Klasifikasi dan morfologi tanaman kenaf yang sudah dijelaskan di atas bisa menjadi pembuka wawasan Anda terkait dengan taksonomi tanaman. Maka dari itu silakan disimak secara rinci lalu jadikan tambahan pengetahuan di dalam benak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *