7 Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro

Diposting pada

Penangan pasca panen pada sebuah tanaman memang di perlukan, seperti hasil panen tanaman koro, apalagi hasil panen banyak, panen musiman sedangkan kebutuhan setiap hari.

7 Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro
7 Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro

Maka sangat di perlukan penanganan yang sesuai agar bisa bertahan lama dalam kondisi kualitas yang terjaga, Kacang Koro salah satunya.

Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro

Berikut ini adalah Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro yang harus di perhatikan agar kualitas dari kacang tersebut tidak turun :

1. Panen Kacang Koro

Panen di lakukan ketika kacang koro kondisinya sudah tua dan kering. Jadi memudahkan pengolahan pasca panenya. Tempatkan hasil panen pada wadah yang bersih seperti ember, karung atau keranjang.

2. Pengumpulan Kacang Koro

Setelah usai panen, lakukan pengumpulan pada tempat penampungan. Akan lebih baik jika tempat penampungan dekat sehingga memudahkan pengumpulan dan tidak merusak hasil panen.

3. Pengeringan Kacang Koro

Setelah usai pemanenann segera lakukan pengeringan dengan cara di jemur di atas lantai bersemen atau di atas anyaman bambu atau terpal hingga kering merata, untuk itu, perlu di tata secara rapi dan tidak menumpuk serta di bolak balik.

Dengan begitu polong kacang koro akan pecah dan biji – biji koro akan lepas denagn sendirinya ketika kering. Untuk yang tidak lepas, maka bisa di lepaskan dari polong – polong secara manual atau menggunakan mesin.

Untuk biji kacang koro yang di gunakan sebagai benih, sebaiknya pisahkan ketika menjemurnya, karena di khawatirkan akan tercampur dengan biji – biji kacang koro yang tidak sehat misalnya.

4. Penyortiran Kacang Koro

Penyortiran memang perlu di lakukan untuk memisahkan antara biji dengan kulit kacang koro serta kotoran yang menempel pada biji kacang koro.

Jika biji kacang koro masih dalam kulit tapi kondisi kering, maka bisa di pisahkan dengan cara di pukul menggunakan kayu, di pisahkan secara manual, atau menggunakan mesin.

Jika selesai, baru setelah itu memisahkan antara sisa kulit yang lembut dengan biji – biji koro. Biasanya menggunakan pengayak atau mesin, misalkan menggunakan tampi.

Ketika penyortiran ini, pisahkan juga antara koro – koro yang rusak dengan yang baik, jika jelek langsung pisahkan, jika baik maka pisahkan sesuai dengan ukuran atau perminataan pasar.

Setelah selesai, lakukan pengeringan ulang seperti pengeringan pertama yaitu di lantai bersemen atau anyaman bambu dan keringkan hingga benar – benar kering.

5. Pengemasan Kacang Koro

Kemas kacang koro yang sudah kering dalam karung yang bersih dengan memberinya label keteranagn seperti berat, tanggal panen, tanggal produksi, ukuran, jenis.

Dengan pemberian label tersebut akan memudahkan ketika barang akan di distribusikan saat pengambilan, apalagi kacang koro bisa di simpan dalam waktu lama.

6. Penyimpanan Kacang Koro

Mengingat kacang koro adalah salah satu biji yang bisa bertahan cukup lama, maka di perlukan tempat penyimpanan.

Kondisi tmpat penyimpanan haruslah kering, suhu ruangan terjaga, sirkulasi udara baik, jauh dari panas, cahaya yang di berikan sesuai, tidak lembab, jauh dari bahan – bahan yang dapat merusak kualitas kacang koro. Karung kacang koro di tumpuk di atas kayu demi tidak menyentuh tanah dan merusak kualitas koro.

7. Pengiriman Kacang Koro

Tata secara rapi karung – karung di atas kendaraan, demi tidak merusak hasil si kacang koro.

Ketika kacang koro di panen untuk sayuran (tidak muda dan tidak tua), maka pengolahannya hampir sama, yaitu Panen ketika warnanya sudah hijau  (tidak muda dan tidak tua), dilakukan pengumpulan hasil panen, penyortiran, pencucian, grading, pengemasan, penyimpanan (jika perlu) dan pendistribusian.

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai Cara Penanganan Pasca Panen Tanaman Kacang Koro. Semoga bisa bermanfaat.

Baca Juga : Hama dan Penyakit Tanaman Kacang Koro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *