Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara?

Diposting pada

Tahukah anda Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara?? Burung betet atau burung bayan adalah salah satu jenis burung yang paling laris di pasar hewan.

Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara
Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara

Bukan tanpa alasan mengapa burung betet disukai banyak kalangan pecinta burung, hal ini karena bulu-bulunya yang terlihat cantik dan menawan, tetapi yang paling unik adalah burung betet bisa bicara dengan cara menirukan suara yang sering ia dengarkan secara berulang ulang.

Di seluruh dunia, burung betet terdiri dari 372 spesies, dalam 86 marga. Burung betet memiliki kemampuan meniru suara secara alamiah sejak ia dilahirkan.

Di alam bebas, burung betet atau burung bayan ini memiliki suara yang merdu dengan mendengar dan belajar dari induknya.

Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara?

Tercatat, hanya ada beberapa spesies burung yang mampu menirukan suara atau bunyi, sebut saja adalah burung kolibri, burung beo dan burung bayan atau burung betet.

Burung betet atau burung bayan dapat meniru suara

Seperti anak-anak yang mendapat predikat peniru ulung, ternyata burung betet juga memiliki kemampuan untuk menirukan suara atau bunyi yang ia dengar secara kontinyu atau teratur.

Saat burung ini mendengar suara, otak akan merekam dan kembali memperdengarkan melalui otot-otot di tenggorokan.

Kecerdasan burung betet atau burung bayan memang tidak perlu diragukan lagi.

Oleh karena itu, banyak pecinta burung yang dengan senang hati dan bangga jika mampu mengajari burung betet bernyanyi atau mengucap kata-kata manusia.

Burung betet berkarakter hewan yang cerdas dan unggul

Dari semua kelebihan yang dimiliki burung betet atau burung bayan, kecerdasan adalah satu hal yang pasti diunggulkan. Perlu diketahui, burung betet memiliki 2 famili yaitu Psittacidae serta Cacatiuidae.

Burung betet memiliki kecerdasan serta cepat tanggap akan sesuatu misalnya terhadap bayangan diri sendiri di kaca.

Selain sifat alamiah yang pintar, burung betet juga memiliki kecerdasan dalam sosial yaitu senang dengan monogamy alias setia dengan pasangannya.

Jika antar pasangan burung betet dapat menirukan suara masing-masing, konon juga turut mempengaruhi tingkat intensitas produksi keturunan.

Ketika berada di lingkungan alam liar, burung betet yang berkoloni, dapat mengenal identitas anggota koloni dengan bunyi atau suara yang ditiru.

Burung betet jantan dapat “bernyanyi” lebih baik

Urusan menirukan bunyi atau suara, burung betet jantan mempunyai kemampuan yang lebih unggul ketimbang betet betina.

Di alam liar, burung betet jantan lah yang berlomba-lomba ‘menyanyi’ alias berkicau merdu demi menarik hati betet betina untuk dijadikan pasangan dan melakukan kawin untuk menghasilkan keturunan.

Tidak hanya itu saja, ternyata kemampuan burung jantan untuk menirukan suara, bisa dimanfaatkan untuk menakut-nakuti predator dengan cara membunyikan suara yang dapat mengusir ancaman atau predator dalam koloni.

Selama berada di dalam satu koloni, mereka akan bersahut-sahutan dan meniru berbagai macam suara yang beralih-alih (seperti dubber) yang dapat mengecoh musuh.

Tentu hal ini akan mencegah para predator untuk mendekat dan segera pergi menjauh.

Pandai bernyanyi tanpa pita suara

Keunikan lain burung betet yang bisa bicara ternyata ia tidak memiliki pita suara seperti manusia. Sejatinya, burung betet berbicara atau menirukan suara dengan mengubah kadar aliran udara sehingga menimbulkan nada tertentu.

Burung betet juga sebenarnya tidak bisa berbicara atau memahami kosa kata, akan tetapi burung betet hanya mengulang bunyi yang ia dengar secara kontinyu.

Di seluruh dunia, burung betet abu-abu dari Afrika dianggap sebagai burung betet yang pandai berbicara ranking teratas di antara jenis burung betet lainnya.

Demikianlah yang bisa saya sampaikan semoga artikel Mengapa Burung Betet Bisa Berbicara? bisa membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *