Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Cacar Pada Ayam Bangkok

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Cacar Pada Ayam Bangkok? Jika memiliki hewan peliharaan, tentu kita harus merawatnya dengan baik. Perawatan yang baik terhadap hewan peliharaan dapat mencegahnya dari berbagai macam penyakit. Begitu pula ketika memelihara ayam bangkok.

Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Cacar Pada Ayam Bangkok
Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Cacar Pada Ayam Bangkok

Salah satu penyakit yang menjangkiti ayam bangkok adalah cacar. Penyakit cacar ini juga sering disebut sebagai fowl diphtheria atau avian pox.

Tak hanya terdapat pada ayam, penyakit ini juga menjangkiti berbagai unggas lain, seperti bebek dan burung. Ketika ayam bangkok terjangkit cacar, biasanya akan timbul bungkul-bungkul pada kulit, bisa juga muncul lesi difterik di esophagus dan selaput lendir mulut.

Tak hanya menjangkiti ayam bangkok, jenis ayam yang lain juga bisa terkena cacar, mulai dari ayam petelur, ayam kate, hingga ayam buras.

Baca Juga : Jenis Ayam Buras Asli Indonesia

Penyebab cacar pada ayam bangkok

Biasanya cacar yang terdapat pada ayam berasal dari fowl pox virus. Penyebaran virus ini bisa secara langsung maupun tak langsung. Virus ini mampu bertahan pada keropeng kering, bahkan dalam keadaan tertentu mampu hidup sampai waktu yang cukup lama.

Salah satu media transmisi virus ini adalah spesies nyamuk. Nyamuk dapat membawa virus ini setelah nyamuk menggigit ayam yang terkena virus. Meski fowl pox penyebarannya cukup lamban, namun pengaruhnya bisa berlangsung dalam beberapa waktu. Masa inkubasi virus ini antara 3-5 minggu. Beberapa ciri yang bisa dilihat pada ayam ketika terkena serangan cacar adalah:

  1. Pada unggas muda perkembangannya lamban.
  2. Selera makan ayam menurun.
  3. Ayam dapat mengalami stres.
  4. Ayam mengalami susah nafas.

Menurut posisi lesinya, penyakit cacar pada ayam memiliki 3 wujud, yaitu : wujud kulit, wujud roup dan difteria. Wujud kulit ditandai dengan adanya bungkul-bungkul cacar yang beragam dan ukurannya hampir sama.

Bungkul-bungkul tersebut muncul pada kelopak mata, pangkal leher, kulit kepala, jengger, pial, jemari kaki dan kulit kaki. Lain lagi ketika wujud difterik. Cirinya ketika terdapat lesi dengan bentuk material layaknya keju pada mukosa mulit, larynx, esophagus dan trachea.

Ketika wujud roup, akan muncul lesi pada trachea dan rongga hidung. Hal ini menyebabkan unggas akan mengalami kesulitan bernafas. Untuk menjaganya dari virus ini, dapat dilakukan vaksinasi pada ayam.

Cara pemberian vaksinasi pada ayam dilakukan dengan menusuk sayap ayam menggunakan jarum spesial. Salah satu vaksin yang digunakan untuk mengatasi cacar pada ayam adalah medivac pox. Harga vaksin ini relatif mahal. Tempat penyimpanannya pun khusus, yaitu di tempat dingin seperti lemari es.

Terdapat dua ciri cacar pada ayam bangkok, yang pertama cacar kering dan yang kedua cacar basah. Pada umumnya cacar kering menyerang kulit ayam di sekitar mata, kaki, cakar dan paruh.

Pada bagian itu akan muncul tonjolan layaknya kutil yang kering. Jika muncul pada baian paruh yang berdekatan dengan hidung, maka dapat menyebabkan nafas ayam tersengal-sengal, susah makan, yang berdampak pada lemasnya ayam.

Lain lagi dengan cacar basah, tipe cacar ini memiliki resiko yang lebih tinggi. Biasanya pada bagian yang terkena tipe cacar ini, akan terlihat berair, warnanya coklat, bahkan bisa mengalami pembengkakan. Jika dibiarkan terlalu lama, tentu akan berpengaruh pada kesehatan ayam.

Cacar pada ayam bangkok memang disebabkan oleh virus. Namun virus ini dapat dibawa oleh hewan lain atau keadaan lingkungan tertentu. Serangga merupakan salah satu hewan yang dapat membawa virus cacar air pada ayam.

Kemudian mengenai keadaan lingkungan tertentu yang dapat memicu timbulnya cacar air pada ayam bangkok adalah kandang. Kandang ayam bangkok dapat menjadi pemicu munculnya cacar, manakala tempat pakan dan minumnya tidak dibersihkan dengan baik secara berkala.

Cara mengatasi penyakit cacar pada ayam bangkok

Ada dua cara yang bisa digunakan untuk mengatasi cacar pada ayam bangkok. Cara pertama menggunakan bahan alami, sedangkan cara kedua menggunakan obat-obatan.

Bahan alami atau herbal yang digunakan untuk mengatasi penyakit cacar pada ayam bangkok adalah bawang putih. Selain bermanfaat bagi manusia, ternyata bawang putih juga sangat berkhasiat bagi ayam bangkok. Cara menggunakan bawang putih untuk menyembuhkan cacar pada ayam bamgkok :

  1. Siapkan 1-2 siung bawang putih serta air hangat.
  2. Kupas dan bersihkan bawang putih yang telah disediakan.
  3. Lembutkan bawang putih dengan cara ditumbuk.
  4. Gosokkan perlahan bawang putih yang sudah ditumbuk ke adalam bagian tubuh ayam bangkok yang terkena cacar.

Obat-obatan yang dapat dipakai untuk mengatasi cacar pada ayam bangkok adalah Neo blue dan CIL. Neo blue merupakan antiseptik yang dibungkus dalam bentuk botol. Manfaatnya sangat besar untuk membunuh jamur yang terdapat pada cacar.

Jika menggunakan neo blue, sebaiknya selalu menyimpannya pada tempat terbuka dan kering. Selain neo blue, ada juga obat yang bernama CIL. Kegunaan dan cara kerjanya hampir sama dengan neo blue. Harga CIL relatif lebih murah dibandingkan dengan neo blue.

Baca Juga : Ciri Ayam Bangkok Aduan Yang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *