Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Manggis

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Manggis – Tanaman manggis diperkirakan berasal dari kawasan Semenanjung Malaysia, dengan pusat penyebarannya meliputi negara-negara asia tenggara, seperti Kamboja, Thailand, Filiphina dan Myanmar.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Manggis
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Manggis

Tanaman manggis sendiri memang merupakan tanaman yang berasal dari hutan tropis, dan memiliki usia atau masa hidup yang lama bahkan hingga puluhan tahun.

Pohon dari tanaman manggis bisa mencapai ketinggian 7 hingga 25 meter. Tanaman manggis sendiri memiliki buah yang mempunya cita rasa manis serta kulit dari buah manggis tersebut dapat dimanfaatkan ekstraknya yang tentu berkhasiat bagi tubuh.

Baca Juga : Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Manggis

Klasifikasi Tanaman Manggis

Tanaman manggis merupakan tanaman yang memiliki nama latin Garcinia mangostana L. Berikut akan dijabarkan lebih detail mengenai klasifikasi dari tanaman manggis:

  • Kingdom (Kerajaan) : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Division (Divisi) : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Class (Kelas) :  Magnoliopsida
  • Super Ordo : Rosanae
  • Ordo : Malpighiales
  • Famili   : Clusiaceae
  • Genus : Garcinia L.
  • Spesies : Garcinia mangostana L.

Morfologi Tanaman Manggis

Setelah anda mengetahui klasifikasi dari tanaman manggis sebagaimana telah dijabarkan diatas, selanjutnya akan dibahas ciri-ciri morfologi penyusun tanaman manggis itu sendiri.

Tanaman manggis sendiri tersusun dari organ vegetative yaitu akar, batang dan daun, serta oragan generative yaitu bunga, buah dan biji. Berikut beberapa ciri-ciri morfologi dari tanaman manggis, diantaranya:

1. Akar

Akar pada tanaman manggis merupakan sistem perakar tunggang, namun juga memiliki sedikit akar samping dengan pertumbuhan yang cukup dalam.

Akar pada tanaman manggis ini tumbuh menembus tanah yang cukup dalam dan memiliki warna cokelat serta putih namun agak kusam.

Akar ini memiliki fungsi sebagai penyokong berdirinya tanaman serta mengangkut unsur-unsur hara yang terdapat dalam tanah.

2. Batang

Pada tanaman manggis, batang pohonnya berkayu serta memiliki struktur yang keras, dan permukaan batangnya tidak rata. Pohon manggis ini bisa terus tumbuh hinga mencapai ketinggian 25 meter.

Warna dari batang tanaman manggis ini yaitu cokelat dan pada batangnya memiliki percabangan yang sangat banyak. Pada tanaman manggis biasanya memiliki sistem percabangan yang simetris membentuk tajung yang rindang.

3. Daun

Daun pada tanaman manggis memiliki warna hijau yang mengkilap di bagian atas permukaan daun, sedangkan untuk bagian bawahnya memiliki warna kekuning-kuningan.

Bentuk daun pada tanaman manggis ini bulat oval hingga bulat memanjang, memiliki tangkai daun yang pendek dan tanpa adanya penumpu serta tumbuh secara tunggal. Untuk ukuran daunnya sendiri, cukup tebal dan bagian permukaannya halus dengan struktur tulang yang tampak jelas terlihat.

4. Bunga

Buah manggis sendiri memiliki bunga yang bentuknya menyerupai lonceng. Bunga tersebut memiliki 4 kelopak bunga yang mana tersusun dalam 2 pasang.

Selain itu mahkota pada kelopak bunganya memiliki warna hijau kekuningan dengan terdapat sedikit warna merah pada bagian pinggirnya, serta berjumlah 4 helai mahkota.

Bunga dari buah manggis sendiri biasa tumbuh di bagian ujung ranting dengan tangkai yang pendek, tebal tapi teratur. Di dalam bunganya juga memiliki benang sari yang banyak dan bakal buah yang memiliki 4 hingga 8 ruang dengan 4 -8 kuping kepala putik.

Bunga manggis sendiri merupakan bunga yang sempurna, karena memiliki alat kelaman jantan dan alat kelamin betina, namun alat kelamin jantannya atau benang sari memiliki ukuran yang kecil dan mudah mengering, sehingga tidak mampu membuahi sel telur.

Hal inilah mengapa bunga manggis juga disebut apomixes, yang mana biji yang berkembang atau tumbuh tanpa melalui adanya proses penyerbukan terlebih dahulu.

5. Buah

Buah manggis sendiri bentuknya bulat dan berjuring berbentuk menyerupai bintang yang mana ini mencirikan segmen daging buah.

Daging buah manggis tebal berwarna putih dan memiliki biji berwarna putih kecokelatan. Tangkai dan kulit pada buah manggis juga tebal serta memiliki warna hijau apabila buah tersebut masih berusia muda, namun setelah matang akan memiliki warna merah keunguan bahkan hingga kecokelatan.

6. Biji

Calon dari buah manggis yang berbentuk bulat, biasanya terdiri dari 1 hingga 3 calon biji yang mana bisa tumbuh menjadi biji normal. Biji dari buah manggis sendiri berbentuk bulat dan agak pipih serta merupakan biji berkeping dua atau biasa disebut dengan dikotil.

Tanaman buah manggis sendiri memiliki nama yang berbeda-beda penyebutannya di masing-masing daerah, seperti di Lampung disebut dengan manggus, di Jawa Barat disebut manggu, di Sulawesi Utara disebut dengan  manggusto, dan lain sebagainya.

Demikian itulah beberapa ciri morfologi dari organ-organ tanaman manggis dan klasifikasi dari tanaman manggis itu sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan kita terkait tanaman manggis.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Manggis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *