Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman SawoAgrotek.id – Tanaman sawo adalah jenis tanaman yang berbuah secara musiman. Tanaman mempunyai banyak kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh seperti mineral, gula, vitamin, protein, dan lainnya.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawo

Maka tidak heran, buah sawo yang awalnya hanya tumbuh liar sekarang menjadi dibudidayakan sedemikian rupa. Tanaman sawo akan hidup dan berproduksi dengan baik pada ketinggian 700 mdpl, ketinggian maksimal untuk menanam pohon ini adalah 1.200 mdpl.

Tinggi tanaman sawo bisa mencapai 20 meter dan jenis tanaman ini terhadap cuaca kering yang ekstrim.

Klasifikasi tanaman sawo

Kalisifakasi dimaksudkan untuk membedakan jenis sawo ini dengan tanaman lain yang masih menjadi kerabat dekatnya seperti madhuca cuneata.

  • Kingdom : Plantae
  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Dilleniidae
  • Ordo : Ebenales
  • Famili : Sapotaceae
  • Genus : Manilkara
  • Spesies : Manilkara kauki

Jenis tanaman sawo

Di Indonesia dikenal dengan dua jenis tanaman sawo yang akrab di telinga. Walaupun sebenarnya masih banyak varietas tanaman sawo lainnya yang belum kita ketahui.

  • Sawo kecik

Pada saat ini budidaya sawo kecik sudah mulai berkurang. Kurangnya budidaya disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurang tahan terhadap perubahan cuaca, perawatan yang ekstra, buah yang yang tidak lebat.

  • Sawo liar

Tanaman sawo liar lebih tahan terhadap cuaca ekstrim pada musim kemarau. Oleh karena itu, banyak petani yang lebih tertarik membudidayakan jenis sawo liar dari pada sawo kecik.

Walaupun rasanya tidak semanis sawo kecik, namun buahnya yang besar dinilai jadi daya tarik sendiri.

Morfologi tanaman sawo

Tanaman sawo mempunyai ciri lebih khusus dibanding dengan kerabat dekatnya. Bentuk daun dan juga bentuk buah bisa menjadikan gambaran tentang perbedaan tanaman sawo.

  • Pohon

Tanaman sawo berbentuk bulat dan bisa hidup sampai ratusan tahun. Tanaman ini mempunyai kandungan latex yang tinggi yang biasa digunakan sebagai salah satu bahan pembuat permen karet. Pohon ini mempunyai daun yang lebat dan rindang.

  • Batang

Tanaman sawo memiliki batang berkayu yang keras dan kuat. Batang kayu berbentuk bulat dan berkerak ketika terjadi pergantian kulit. Arah pertumbuhan batang sawo lurus ke atas menjauhi permukaan tanah.

  • Akar

Tanaman sawo termasuk ke dalam jenis akar tunggang. Akar ini berbentuk mengerucut dan tumbuh tegak lurus ke bawah.

Pada akar sawo terdapat serabut akar yang berfungsi menghisap nutrisi dan air dari tanah.

  • Daun

Daun tanaman sawo termasuk dalam golongan tidak lengkap karena hanya mempunyai tangkai dan daun.

Pada pangkal daun berbentuk meruncing dan pada ujung daun berbentuk tumpul. Terdapat tulang daun pada daunnya berbentuk menyirip dan sedikit berbulu.

Saat masih muda daun berwarna hijau dan berwarna coklat juga mengkilap ketika sudah menua. Panjang daun hingga 14 cm dan lebar hingga 5 cm.

  • Bunga

Tanaman sawo dapat berbunga setiap sepanjang tahun. Bunga biasanya muncul pada area pertemuan cabang ranting dan mempunyai panjang sekitar 2 cm.

Bunga tanaman sawo mempunyai diameter sekitar 1,5 cm dan menggantung. Terdapat kelopak bunga di dalamnya.

  • Biji

Biji tanaman sawo dilapisi daging buah. Dalam satu buah sawo biasanya terdapat hingga lima biji.

Biji sawo berbentuk lonjong, hitam mengkilat, keras dan pipih. Terdapat dua lapisan, lapisan luar berwarna hitam mengkilat dan lapisan dlaam berwarna putih

  • Buah

Buah sawo berbentuk oval atau lonjong, berkulit kasar dan berwarna coklat tua. Ukuran buah sawo tergantung pada perawatan tanaman dan juga varietas yang ditanam.

Terdapat daging buah didalamnya biasanya mempunyai tebal 4 mm, berair dan berwarna coklat muda. Buah sawo mempunyai diameter sekitar 7 cm.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *