Pengertian dan Fungsi Pupuk Mutiara

Diposting pada

Pengertian dan Fungsi Pupuk Mutiara – Pemupukan adalah pemberian bahan berupa pupuk atau bahan-bahan lain seperti bahan organik, bahan kapur, pasir ataupun tanah liat ke dalam tanah yang bertujuan untuk menambahkan unsur hara ke dalam tanah.

Pengertian dan Fungsi Pupuk Mutiara
Pengertian dan Fungsi Pupuk Mutiara

Istilah ini tentunya sering kita dengar dalam bidang pertanian dan perkebunan. Pupuk digolongkan menjadi dua jenis yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik.

Pupuk anorganik memiliki kelebihan dalam memenuhi sifat kimia tanah seperti penambahan unsur hara yang tersedia di dalam tanah, tetapi penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan akan berdampak terhadap penurunan kualitas tanah dan lingkungan.

Salah satu jenis pupuk anorganik yang biasa digunakan dalam budidaya tanaman adalah pupuk Mutiara NPK Majemuk, Urea, TS, dan lain-lain.

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian dan fungsi dari pupuk mutiara secara lengkap. Simak penjelasan berikut ini!

Pupuk Secara Umum

Pupuk secara umum merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk merubah sifat fisik, kimia atau biologi tanah dengan tujuan untuk membuat pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik.

Secara khusus, pupuk adalah salah satu bahan yang komposisinya terdiri dari satu atau lebih hara tanaman. Pupuk memiliki fungsi sebagai salah satu sumber zat hara buatan yang dibutuhkan untuk mengatasi kurangnya nutrisi beberapa diantaranya adalah unsur-unsur nitrogen, fosfor, dan kalium. (Baca Juga : Pengertian Nutrisi Tanaman)

Sedangkan unsur sulfur, kalsium, magnesium, besi, tembaga, seng, dan boron merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit (mikronutrien)

Pupuk Mutiara

Pupuk majemuk merupakan pupuk yang memiliki kandungan unsur hara paling lengkap. Pupuk majemuk yang memiliki kualitas yang sangat baik memiliki ukuran butiran yang seragam dan tidak terlalu higoskopis sehingga awet jika disimpan dan tidak akan mudah menggumpal. Variasi pupuk majemuk seperti NPK 15:15:5 dan NPK 16:16:16 menunjukan ketersediaan unsur hara yang seimbang.

Fungsi pupuk majemuk dengan variasi analisis tersebut antara lain untuk mempercepat perkembangan bibit, sebagai pupuk pada awal penanaman, dan sebagai pupuk susulan pada saat tanaman memasuki fase generatif, seperti saat mulai berbunga dan berbuah (Novizan, 2007).

Pupuk NPK mengandung berbagai unsur hara yaitu nitrogen, fosfor, kalium dan sulfur. Nitrogen dimanfaatkan tanaman untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan dan merangsang pertumbuhan vegetatif seperti daun, fosfor digunakan tanaman untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman dan merangsang pembungaan dan pembuahan, kalium berfungsi dalam proses fotosintesis, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air, dan sulfur yang berfungsi sebagai pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas (Shinta, 2014).

Pupuk NPK Mutiara (16:16:16) adalah pupuk majemuk yang memiliki komposisi unsur hara yang seimbang dan dapat larut secara perlahan-lahan.

Pupuk NPK Mutiara mempunyai banyak kelebihan, diantaranya adalah sifat yang dimiliku pupuk NPK Mutiara yang lambat larut sehingga bisa mengurangi kehilangan unsur hara akibat pencucian, penguapan, dan penjerapan oleh koloid tanah.

Pupuk NPK Mutiara juga bisa dijadikan salah satu cara untuk mengurangi biaya produksi serta meningkatkan kualitas lahan dan hasil tanaman. Keuntungan menggunakan pupuk majemuk adalah penggunaannya yang lebih efisien baik dari segi pengangkutan maupun penyimpanan (Pirngadi, 2005).

Novizan pada tahun 2007 mengungkapkan pendapat mengenai definisi dari pupuk NPK Mutiara (16:16:16), ialah salah satu jenis pupuk majemuk yang mempunyai komposisi unsur hara yang seimbang dan bisa larut secara perlahan.

Ciri-ciri Pupuk NPK Mutiara ialah memiliki bentuk yang padat dan berwarna kebiru-biruan dengan butiran yang mengkilap seperti mutiara.

Beberapa keunggulan yang dimiliki Pupuk NPK Mutiara diantaranya adalah sifatnya yang lambat dalam pelarutannya sehingga dapat mengurangi hilangnya unsur hara yang diakibatkan dari proses pencucian, penguapan, dan penjerapan oleh koloid tanah.

Pupuk NPK mutiara juga lebih efisien dalam pengaplikasian dan memiliki kandungan hara yang seimbang, juga memiliki sifat yang tidak terlalu higroskopis sehingga tahan simpan dan tidak mudah menggumpal.

Manfaat Pupuk NPK Mutiara

Sebenarnya, dengan melihat kelebihan dari NPK ini, sudah cukup untuk menyatakan bahwa NPK Mutiara Grower sangat bagus untuk pertumbuhan dan hasil panen tanaman.

Namun, agar lebih jelas, mari kita lihat manfaat dari pupuk NPK Mutiara Grower yang tinggi kalium ini. Berikut ini adalah manfaat dari pupuk NPK Mutiara:

  1. Mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman baik pada fase vegetatif maupun generative
  2. Menyediakan dan menjaga keseimbangan unsur hara makro dan mikro untuk tanaman
  3. Meminimalisir kekurangan dan kehilangan hara pada tanaman seperti nitrogen
  4. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan kekeringan
  5. Menyuburkan pertumbuhan tanaman
  6. Mencegah kerontokan bunga dan buah
  7. Meningkatkan hasil panen
  8. Meningkatkan kualitas panen seperti ukuran lebih besar, rasa lebih manis, warna mantap, dan memiliki daya simpan yang relatif lama
  9. Untuk penyerapan hara, pertumbuhan, dan hasil tanaman yang optimal serta menjaga tanah tetap subur, pupuk lahan menyarankan untuk tetap mengombinasikan pupuk organik dan anorganik.

Aplikasi pupuk dasar dengan pupuk kandang atau kompos pada saat penyiapan lahan merupakan langkah cerdas dalam upaya memperbaiki sifat-sifat tanah sehingga produktivitas lahan tetap tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *