Syarat Tumbuh Tanaman Vanili

Diposting pada

Tahukah kamu jika makanan yang kita makan bisa bertambah sedap dengan menambahkan penyedap aroma? Nah Penguat aroma pada makanan ini berasal dari tanaman vanili.

Syarat Tumbuh Tanaman Vanili
Syarat Tumbuh Tanaman Vanili

Dari tanaman vanili ini akan diambil bubuknya lalu ditaburkan pada makanan, makanan akan memiliki aroma yang lebih harum (kuat).

Selain menjadi penyedap aroma pada makanan, vanili juga dimanfaatkan dalam aroma essential oil. Tanaman dengan kandungan tinggi antioksidan ini juga sering digunakan dalam pencegahan kanker ya readers. Tanaman vanili juga bisa digunakan sebagai pelindung tanaman di bawahnya karena daunnya yang rindang.

Syarat Tumbuh Tanaman Vanili

Tanaman vanili sendiri asalnya digunakan oleh orang suku Indian dari Meksiko. Namun tanaman dengan nama ilmiah vanilla planifolia ini ternyata juga bisa hidup di Indonesia loh readers.

Dikarenakan Indonesia memiliki iklim tropis, tanaman ini bisa berkembang dengan baik jika ditanam dengan cara yang tepat.  Jadi apa saja Syarat Tumbuh Tanaman Vanili? Yuk simak ulasannya!.

1. Pembibitan

Cara kembang biak tanaman vanili terbilang mudah. Kita bisa menggunakan setek untuk memperbanyaknya. Tanaman induk setek haruslah sehat, berdaun lebar, subur, lingkar batang besar, ruasnya rapat dan belum pernah berbunga atau berbuah.

Melakukan setek pada vanili saat awal musim penghujan biasanya akan lebih baik. Untuk penyemaian hasil setek, kita bisa menggunakan bak bekas yang diberi media tanam berupa pasir dicampur dengan pupuk dan tanah.

2. Lahan

Persiapkan lahan sejak awal datang musim hujan. Pastikan lahan telah bersih dari tanaman pengganggu dan rumput liar.

Tanah yang digunakan adalah tanah humus dengan struktur yang baik pada irigasi dan drainase nya. Untuk menggemburkan tanah lakukan pencangkulan setidaknya 2x dengan kedalaman 20 – 30 cm.

Hal ini dikarenakan akar tanaman vanili dangkal sehingga akar sebisa mungkin harus menembus tanah namun tetap perlu dipantau ketersediaan kebutuhan organik nya (natrium, fosfor, kalsium, magnesium).

Berikan saluran air yang mengelilingi kebun dengan lebar dan kedalaman 40 cm, hal ini untuk menghindari adanya genangan air di kemudian hari.

3. Iklim

Selain pada iklim tropis, tanaman vanili juga bisa bertahan hidup di iklim subtropis.

4. Suhu

Suhu yang tepat untuk menanam vanili adalah daerah dengan suhu rata-rata 22 – 25 derajat celcius. Umumnya di Indonesia daerah dengan suhu ideal ini berada di tanah Jawa.

5. Ketinggian

Ketinggian daerah tanam tanaman vanili berkisar 400 – 700 m diatas permukaan air laut.

6. Curah Hujan

Vanili membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk memproses pembuahannya dan memperbaiki kualitas tanamannya. Maka dari itulah, tanaman vanili menyukai daerah yang kering.

Kemudian jika telah selesai masa pembuahan, vanili membutuhkan waktu 8 – 10 bulan untuk hujan sebagai proses pertumbuhan dan pembentukan buah. Curah hujan yang dibutuhkan rata-rata 2000 – 3000 mm setiap tahunnya dengan kelembapan udara 80%.

7. Intensitas Cahaya

Karena tanaman vanili adalah tanaman yang berfotosintesis untuk bertahan hidup, ketersediaan cahaya matahari menjadi sangat penting untuk vanili.

Dengan penyinaran yang sesuai, akan menghasilkan daun dan batang yang maksimal. Sedangkan intensitas cahaya yang diperlukan setidaknya adalah 35 – 55%.

8. PH

Kadar keasaman media tanah berkisar 6 – 7, hal ini memungkinkan vanili terbebas dari penyakit pembusukan batang.

Itulah hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam menanam tanaman vanili. Semakin banyaknya permintaan vanili di pasar Indonesia, menjadikan tanaman ini salah satu hal yang patut dicoba untuk para pekebun.

Keberhasilan akan kualitas vanili terbaik bergantung pada bagaimana kita merawatnya. Setiap daerah tentunya memiliki ketahanan yang berbeda bagi tumbuh kembang vanili, jadi jangan heran jika vanili yang dihasilkan akan berbeda.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan mengenai Syarat Tumbuh Tanaman Vanili, semoga bisa memberikan manfaat. Selamat mencoba.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Vanili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *