Daratan Adalah : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Proses Terjadinya

Daratan adalah habitat atau tempat tinggal untuk mahluk hidup yaitu tumbuhan, hewan serta manusia yang sangat bergantung secara langsung maupun tidak langsung dari daratan.

Daratan Adalah Pengertian, Jenis, Fungsi dan Proses Terjadinya
Daratan Adalah Pengertian, Jenis, Fungsi dan Proses Terjadinya

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan luas lautannya yang sangat besar, begitu juga dengan luas daratannya. Luas daratan Indonesia adalah 1.919.440 kilometer persegi.

Daratan memiliki banyak jenis dan fungsinya masing-masing. Lantas, apa sajakah itu? Bagaimana proses terjadinya daratan? Simaklah informasi berikut.

Pengertian Daratan

Apa itu daratan? Pengertian daratan adalah sebagai bagian permukaan bumi yang secara tetap atau permanen tidak tertutupi oleh air laut. Daratan digunakan sebagai batas geografis dari wilayah tertentu.

Jenis dan Fungsi Daratan

Berdasarkan tinggi atau rendahnya permukaan bumi, daratan dibagi menjadi beberapa macam yaitu dataran tinggi, dataran rendah, gunung serta pegunungan, bukit serta perbukitan, lembah, jurang, dan sungai, rawa serta danau.

1. Dataran Tinggi

Dataran tinggi adalah dataran yang memiliki tinggi lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Asal mula terbentuknya dataran tinggi karena terdapatnya proses erosi dan sedimentasi.

Baca Juga : Pengertian Sedimentasi Adalah

Ada beberapa fungsi dari dataran tinggi yakni sebagai berikut:

  • Untuk Perkebunan

Fungsi dari dataran tinggi yang pertama adalah sebagai ladang perkebunan khususnya untuk tanaman tertentu yang memerlukan udara dataran tinggi yang sejuk agar tetap hidup.

  • Sebagai Tempat Wisata

Daerah dataran tinggi pada umumnya kerap kali dijadikan tempat wisata seperti perkemahan, arung jeram, outbound, villa untuk liburan dan lain sebagainya.

Tidak sedikit orang yang ingin menghabiskan waktu liburnya di daerah yang memiliki dataran tinggi karena suasana alamnya yang menenangkan dan udaranya yang sejuk.

  • Untuk Tempat Pelestarian Flora dan Fauna

Dataran tinggi memiliki berbagai macam flora dan fauna khas yang harus dilestarikan keberadaannya, sebagai contoh adalah taman nasional Bukit Barisan di Lampung yang terletak di dataran tinggi.

  • Untuk Daerah Resapan Air

Pada daerah dataran tinggi biasanya memiliki curah hujan besar oleh sebab itu dataran tinggi yang memiliki pepohonan penting untuk peresapan air.

  • Untuk Sumber Air Minum

Fungsi dari dataran tinggi lainnya adalah sebagai sumber air minum, secara alami yakni melalui sungai yang mengalir dari mata air serta dengan membuat sumur aquifer.

  • Untuk Pencegahan Bencana

Bencana longsor atau banjir dapat dicegah salah satunya dengan melestarikan daerah hutan yang berguna untuk serapan air di dataran tinggi.

  • Untuk Pemukiman

Sebagaimana kita ketahui bersama, daerah dataran tinggi memiliki tanah yang datar oleh sebab itu sangat sesuai untuk pemukiman karena tidak seperti daerah pegunungan yang daerah sekitarnya curam sehingga rawan longsor.

  • Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air

Fungsi dari dataran tinggi yang terakhir adalah dataran tinggi cocok sebagai pembangkit listrik sebab ketinggian aliran sungai pada dataran tinggi dapat membuat waduk untuk pembangkit listrik tenaga air misalnya adalah Waduk Batu Tegi di daerah Lampung.

2. Dataran Rendah

Dataran rendah adalah suatu hamparan tanah yang luas, berada pada ketinggian yang relatif rendah.

Nama lain dari dataran rendah adalah dataran aluvial. Asal mula dataran rendah adalah terbentuk akibat proses sedimentasi sungai.

Baca Juga : Pengertian Sungai

Keberadaan dataran rendah adalah di dekat pantai serta hilir sungai oleh sebab itu wilayah yang tergolong dataran rendah sangat rentan banjir.

Ada beberapa fungsi dataran rendah yakni sebagai berikut:

  • Sebagai Jalur Transportasi

Manfaat dataran rendah yang pertama adalah sebagai jalur transportasi untuk manusia dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari.

  • Pusat Aktivitas Penduduk

Selain itu, dataran rendah juga bermanfaat untuk pusat aktivitas penduduk misalnya adalah pusat pemerintahan, pusat industri, pusat pendidikan serta pusat komunikasi.

Sebagai informasi tambahan, aktivitas penduduk yang tinggal di dataran rendah biasanya adalah pegawai kantoran, buruh, pedagang, petani dan lain sebagainya.

  • Sebagai Lahan Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

Manfaat dataran rendah yang terakhir adalah sebagai lahan pertanian, perkebunan serta peternakan yang mana dataran rendah itu terjadi karena proses sedimentasi sehingga dataran rendah memiliki tanah yang subur, sangat cocok untuk lahan pertanian dan perkebunan.

Selain itu, rumput juga akan mudah tumbuh karena lahan dataran rendah yang subur sehingga sangat cocok juga untuk dijadikan peternakan karena dataran rendah yang subur memudahkan untuk mengembangbiakan hewan ternak.

3. Gunung dan Pegunungan

Pengertian Gunung adalah suatu bentuk tanah yang menonjol pada wilayah sekitarnya. Gunung merupakan bagian dari permukaan bumi yang lebih tinggi dibanding wilayah di sekitarnya.

Fungsi gunung dan pegunungan adalah sebagai berikut:

  • Gunung Sebagai Tempat Tinggal yang Menyediakan Pangan

Banyak sekali makanan yang hanya dapat ditanam di daerah pegunungan dengan suhu tertentu misalnya jagung dan kentang.

Selain itu banyak sekali jenis makanan yang memiliki nilai gizi dan mutu tinggi yang diproduksi oleh masyarakat pegunungan misalnya adalah kopi, madu, rempah-rempah dan lain sebagainya.

  • Gunung Menyediakan Air Bersih

Pasti semua orang telah mengetahui bahwa gunung berperan penting dalam menyediakan air bersih untuk jutaan orang di dunia. Masyarakat di dunia sangat bergantung pada pasokan air bersih yang bersumber dari pegunungan.

  • Gunung Menjaga Keragaman Hayati

Tahukah anda bahwa pegunungan menampung 25 persen keanekaragaman hayati dunia di darat serta merupakan habitat untuk spesies tertentu yang tidak dapat bertahan hidup di wilayah lainnya?.

Berdasarkan data dari hasil penelitian, hampir sepertiga dari hutan dunia dapat ditemukan di daerah pegunungan yang berisi beraneka ragam pohon.

Pohon-pohon yang terletak di pegunungan juga berperan penting dalam mengatur iklim daerah, menyerap air hujan dalam skala besar, mencegah erosi serta tanah longsor.

  • Gunung Sebagai Pariwisata

Hampir di setiap daerah pegunungan di Indonesia memiliki tempat wisata yang sangat menarik minat masyarakat dari dalam negeri maupun luar negeri untuk berkunjung.

Dengan adanya tempat pariwisata di daerah pegunungan maka akan mendorong perekonomian masyarakat sekitar pegunungan tersebut.

Tak heran jika daerah pegunungan yang dijadikan tempat pariwisata terdapat banyak pedagang yang menawarkan beranekaragam barang misalnya aneka sayuran, aneka buah-buahan dan cendera mata dari daerah tersebut.

  • Pegunungan Penting Bagi Masyarakat Adat

Tidak sedikit masyarakat adat yang bertempat tinggal di daerah pegunungan dimana masyarakat adat tersebut mempunyai serta memelihara pengetahuan, tradisi serta bahasa yang berharga.

4. Bukit dan Perbukitan

Pengertian Bukit atau perbukitan merupakan wilayah pada permukaan bumi yang memiliki ketinggian sekitar 200 hingga 500 meter di atas permukaan laut dan juga disertai beberapa bagian yang merupakan lembah.

Bukit atau perbukitan memiliki fungsi sebagai wilayah resapan air. Sebagaimana yang kita ketahui, daerah daratan tinggi memiliki curah hujan yang tinggi.

Peran bukit dalam hal ini adalah air hujan tersebut akan diserap oleh bukit dan keluar sebagai mata air pada sungai.

5. Lembah

Pengertian Lembah merupakan suatu wilayah yang dikelilingi pegunungan atau perbukitan yang memiliki luas mulai dari beberapa kilometer persegi hingga ribuan kilometer persegi.

Lembah terbentuk karena beberapa proses geologis, sebagai contoh lembah gletser yang berbentuk U terbentuk puluhan ribu tahun lalu akibat peristiwa erosi gletser.

Lembah memiliki beberapa fungsi yaitu sangat membantu menghalangi angin serta cuaca buruk lainnya pada pemukiman.

Pada daerah yang medannya berat, lembah merupakan tempat yang aman untuk pemukiman serta mempersulit invasi.

6. Jurang

Jurang merupakan formasi bebatuan yang menjulang secara vertikal, terbentuk karena proses erosi. Pada umumnya, jurang ditemukan di daerah pantai, pegunungan serta sungai.

7. Sungai, Rawa, Danau

Sungai merupakan aliran sungai pada permukaan yang besar, berbentuk memanjang serta mengalir tiada henti dari hulu menuju hilir.

Rawa merupakan suatu lahan genangan air yang terbentuk secara ilmiah dan terjadi terus menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat.

Danau adalah suatu tubuh perairan yang dikelilingi oleh daratan serta terletak pada daerah cekungan. Danau biasanya memiliki kedalaman yang dangkal.

Fungsi danau yakni sebagai berikut ini:

  • Untuk tempat membudidayakan ikan, udang serta kepiting
  • Untuk pencegahan serta pengendalian bencana banjir
  • Sebagai sumber pengairan untuk area pertanian di sekitar danau
  • Untuk sumber energi pembangkit tenaga listrik
  • Sebagai tempat rekreasi atau hiburan

Fungsi rawa adalah sebagai berikut ini:

  • Rawa berfungsi sebagai sumber cadangan air
  • Rawa dapat menncegah bencana alam berupa banjir
  • Sumber energi
  • Sebagai objek wisata

Sejak dahulu sungai sering dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Ada beberapa manfaat dari sungai yakni sebagai berikut:

  • Merupakan pusat ekosistem
  • Mengalirkan air ke hilir
  • Sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar sungai
  • Sungai berfungsi sebagai sumber bahan makanan bagi mahluk hidup
  • Tempat rekreasi atau hiburan
  • Tempat wisata
  • Sebagai tempat ritual budaya
  • Dapat dijadikan jalur transportasi yakni menghubungkan desa yang satu dengan desa lainnya
  • Sungai berfungsi untuk menampung serta mengalirkan air hujan
  • Dengan adanya sungai maka wilayah sekitar dapat menjadi sejuk
  • Sungai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  • Sungai dapat menjadi sumber energi pembangkit tenaga listrik

Proses Terjadinya Daratan

Asal mula daratan tidak terlepas dari proses terbentuknya planet bumi. Asal mula terbentuknya planet bumi adalah dari awan yang kemudian bumi itu berupa bintang yang berukuran kecil akibat proses tekanan antar material pembentuk yang memiliki tekanan atau gravitasi ke arah inti bumi.

Lalu, saat melewati beberapa proses benda langit pada akhirnya bumi yang awalnya berupa bola pijar mulai mendingin.

Bola pijar tersebut mendingin diakibatkan oleh suhu ruang langit yang sangat dingin sebab jaraknya jauh dari matahari.

Bumi yang letaknya termasuk jauh dari matahari serta menerima panas matahari lebih rendah jika dibandingkan dengan planet-planet lainnya yang lebih dekat sehingga lebih dahulu mendingin serta membeku, bagian luar atau kulit bumi membentuk dasar tanah, air serta atmosfer.

Proses selanjutnya adalah siklus gejolak dari inti bumi yang mengarah keluar permukaan bumi atau disebut gunung berapi yang membentuk suatu aktivitas vulkanik serta tektonik.

Aktivitas inti bumi ini menyebabkan terbentuk banyak gunung berapi yang memancarkan material dari inti bumi yang membentuk daratan.

Dasar tanah serta tanah daratan yang terbentuk selama proses aktivitas planet bumi menyebabkan terbentuknya lempeng benua.

Baca Juga : Proses Terbentuknya Benua

Demikianlah informasi seputar pengertian, jenis, fungsi serta proses terjadinya daratan. Semoga informasi tersebut di atas dapat mudah dipahami dan dapat menambah wawasan anda khususnya mengenai daratan.

Tinggalkan komentar