Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur – Tanaman anggur sering diambil buahnya yang rasanya manis dan segar. Buah anggur sering diolah menjadi berbagai macam minuman seperti jus dan makanan seperti salad atau langsung dimakan.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Anggur

Anggur pertama tumbuh di dataran Eropa, Islandia, Amerika Utara dan akhirnya menyebar hingga ke Asia.

Di Indonesia, anggur masih dipandang sebagai buah yang bernilai komersial yang tinggi. Nah, dalam artikel kali ini, kita akan membahas klasifikasi dan ciri – ciri morfologi anggur. Yuk simak!

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Anggur

Klasifikasi Tanaman Anggur

Klasifikasi tanaman anggur bisa ditulis sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Trachebionta
  • Super Divisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub Kelas : Rosidae
  • Ordo : Vitales
  • Famili : Vitaceae
  • Genus : Vitis
  • Spesies : Vitis vinifera L.

Morfologi Tanaman Anggur

Selanjutnya adalah ciri morfologi atau ciri fisik dari tanaman anggur sebagai berikut :

1. Akar

Tanaman anggur memiliki system perakaran yakni akar tunggang yang bisa menembus tanah hingga kedalaman 30 – 60 cm atau lebih.

Perakaran ini juga menjulur pada permukaan tanah dan memiliki karakteristik tahan terhadap kekeringan. Perakaran tanaman anggur berperan dalam proses penyerapan air dan unsur hara di dalam tanah.

Akar anggur sendiri akan cepat berkembang pada tanah yang gembur, karenanya pada musim penghujan pada akar anggur akan muncul akar ranting.

Hal ini yang menyebabkan anggur mudah diperbanyak atau dikembangbiakkan dengan cangkok atau stek.

2. Batang

Batang anggur termasuk batang berkayu dengan bentuk bulat memanjang berdiameter 2 hingga 5 cm. Batang ini berwarna kehijauan sampai kecokelatan pada batang anggur tua.

Batang anggur memiliki permukaan halus dan percabangannya terdiri dari cabang utama, cabang primer, cabang sekunder dan cabang tersier. Bunga dan buah akan muncul pada cabang tersier tersebut.

Batang anggur juga tersusun dari buku –buku, setiap bukunya memiliki mata tunas. Mata tunas ini biasa digunakan untuk memperbanyak pohon anggur secara vegetative.

 Anggur termasuk tanaman rambat dan memiliki cabang pembelit yang berbentuk sulur. Fungsinya adalah membelit benda yang ada disekitarna sehingga para petani anggur biasanya memberikan cagak atau kayu penopang agar arah rambat batang anggur terarah dan lebih rapi.

Sulur tanaman anggur ini diapit dua helai daun yang terletak berhadapan, kemudian daun yang lain tidak memiliki sulur.

3. Daun

Daun anggur berbentuk seperti hati dengan tepi bergerigi serta bercangap. Sementara itu, tulang daunnya menjadi dengan ujung runcing dan pangkal membulat.

Umumnya, tanaman ini memilik daun tunggal yang  hanya terdapat beberapa helai daun yang berselang – seling.

Daun anggur memiliki panjang 10 – 14 cm dengan lebar 8 – 14 cm. Ada perbedaan antara daun mda dan daun tua yakni biasanya pada daun tua memiliki warna hijau yang lebih tajam dan pada permukaan daun berbulu kasar.

Sementara itu, pada daun muda memiliki warna hijau muda dengan rambut – rambut halus di permukaannya dan tepi daun muda biasanya agak menggulung.

4. Bunga

Tanaman anggur memiliki bunga berbentuk malai. Malai ini sendiri tumbuh sebagai kumpulan bunga, pada satu ranting terdiri dari beberapa malai.

Setelah bunga bermekaran, kelopak bunga akan rontok dan tergantikan dengan calon buah bulat dengan ukuran kecil. Buah anggur biasanya berwarna sesuai dengan varietas anggur.

Tanaman anggur memiliki dua tipe bunga yakni bunga sempurna (berkelamin ganda) yang sifatnya fertil dan kelamin bungan jantan – betina yang letaknya terpisah.

Bunga anggur biasanya berwarna kekuningan atau merah muda. Proses penyerbukan tanaman anggur biasanya dibantu oleh angin dan serangga.

5. Buah

Buah anggur berbentuk bulat seperti bola dengan diameter sekitar 2 – 4 cm. Buah anggur mempunyai warna beragam tergantung dari varietasnya seperti ungu, hijau, merah atau bahkan dalam satu pohon terdapat anggur dengan warna yang berbeda. Di dalam buah terdapat biji yang berukuran 1 -4 mm yang berjumlah 2 – 4 biji.

Buah anggur memiliki tekstur yang lunak dengan warna putih, di bagian dalamnya terdaat banyak serat.

Jika buah telah matang, buah akan berasa manis dan segar. Buah anggur nikmat jika dimakan langsung atau diolah menjadi berbagai macam hidangan.

6. Biji

Anggur digolongkan sebagai tumbuhan dengan biji berkeping dua atau dikotil. Dalam satu buah anggur terdapat 2 – 4 biji yang berbentuk lonjong dan berukuran sekitar 1 cm dan berwarna cokelat.

Bagian biji anggur baik kulit maupun bijinya memiliki kandungan bermacam zat seperti flavonol, anthocyanin, flavonoid dan lain – lain.

 Biji anggur biasa diekstrak untuk karena memiliki kandungan antioksidant yang berguna untuk menghambat penuaan hingga membunuh sel – sel kanker. Ada juga yang memanfaatkan biji anggur untuk diambil minyaknya.

Buah anggur selain bisa dikonsumsi langsung juga bagian – bagian tubuhnya bermanfaat seperti biji anggur atau daun anggur. Nah, itu semua adalah ulasan tentang klasifikasi dan morfologi tanaman anggur. Semoga menginspirasi.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Anggur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *